
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya.....
selamat membaca.......😁
🌿🌿🌿Princess of darkness🌿🌿🌿
terlihat 2 orang pria bertubuh tegap membawa sebuah papan nama menunggu kehadiran seseorang di sebuah bandara internasional di Jakarta.
sudah hampir 1 jam lamanya mereka berdiri dengan sabar.
"wah lihat lihat siapa gadis itu,cantik sekali"
"kau lihat wajah dan tubuhnya sangat indah"
"apa mereka model yang sedang syuting"
"bla bla bla"
suara ribut penuh pekikan kagum kaum adam dan cemohan iri para wanita menarik eksistensi ke dua pria itu.
disana,seorang gadis cantik dengan wajah tenang sangat manis berjalan anggun dengan 2 orang wanita dan seorang pria berjalan di belakangan ya.percaya diri,cantik,tenang dan memancarkan aura keanggungan yang amat memikat.
"maaf apa anda tuan Beni dari SJ Grup?"tanya seorang gadis yang berdiri dibelakang gadis cantik berkaca mata hitam itu datar.
Beni dan seno nampak masih diam mematung memandangi wajah Cantik yang nampak tak asing.gadis cantik penuh pesona dengan tubuh mungil,kulitnya terlihat putih lembut,rambut panjang coklat yang begitu halus serta wajah Cantik natural tanpa riasan berlebihan.
"apa benar ini utusan Dark Corp?kenapa terlihat seperti model sangat cantik dan manis"batin seno takjub.
"kalian mau sampai kapan membuat nona kami menunggu"seorang pria bermata biru berucap sarkas.
"benar kami utusan dari Dark Corp"seorang wanita cantik berambut hitam berucap sopan menjawab sorot keingintahuan kedua pria tampan dihadapan Queen itu.
sementara Queen hanya diam nampak acuh ,wajah manis itu terlihat datar.
"astaga,dikantor melihat wajah es Steven dan Robert dan kini gadis utusan ini lebih datar lagi,apakah semua orang berwajah cantik dan tampan akan berhati dingin?"batin beni nelangsa.
"tunjukkan jalan,kami tidak mempunyai banyak waktu"Queen berucap datar tanpa emosi sedikitpun.wajah cantiknya menyimpan luka dan kekecewaan yang besar,tidak menyangka yang menjemputnya adalah Beni dan seno.orang orang yang dulu menjadikan dirinya sebagai bahan taruhan,kini mereka berdiri dengan terpaku dihadapannya memandang tanpa berkedip.
****🌺🌺🌺****
banyak pasang mata melihat ke arah pintu masuk PT Tirta Buana.kagum,takjub dan terpikat semua mata seolah terhipnotis akan sosok cantik yang berjalan anggun dengan kaki jenjangnya keluar dari sebuah mobil mewah toyota Alphard milik seno.wajah cantik yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya,wajah yang bahkan mengalahkan model sekelas Stefani yang kini sudah vakum dan beralih menjadi wanita karir.para pria berdecak kagum sedang para wanita mengigit jari penuh iri dengan pesona ketenangan sang gadis manis.
sementara itu diruang rapat,kini para petinggi 6 perusahaan besar tengah menunggu dengan perasaan tak menentu.
"maaf sudah membuat anda semua menunggu"suara dingin namun terdengar merdu dan halus menyapa gendang telinga semua yang tengah menunggu di ruang rapat.
steven menegang,William mematung,Stefani mengangga kaget dan Robert terlihat terkesiap.
suara itu,suara itu adalah suara seorang gadis yang pernah hadir dimasa lalu semua orang yang hadir.
"presdir Rush,presdir William,Dirut Robert,Dirut Stefani dan presdir Holland .perwakilan Dark corp sudah tiba"ucap Beni ada keraguan menatap ekspresi semua orang.
Meski pembawaan dan penampilan gadis itu lebih dewasa dari gadis masa lalunya,bolehkah steven berharap itu dia?.
"nona perkenalkan mereka semua adalah kolega dari PT tirta buana"ucap seno memecah lamunan semua orang.
mata hitam steven bertemu coklat caramel yang terlihat dingin.William bahkan bungkam seribu bahasa,waktu seakan berhenti.jantung pria paruh baya itu berdetak cepat ,porosnya kembali putrinya. itu putrinya yang ia tunggu bertahun tahun.
__ADS_1
"naya"lirih steven menatap miris pada ekspresi gadisnya,bolehkah ia berharap?.
"putriku"gumam william pedih.
disana gadis itu berdiri dengan pandangan datar dan dingin menatap semua orang,tidak disangka semua penyebab lukanya berkumpul disini.penampilan ya begitu dewasa dan memikat mendatangkan tatapan lapar dari para pria diruang rapat itu,kaki jenjangnya terlihat indah dengan rok hitam span berbelah cukup panjang.
"selamat siang ,saya Liora perwakilan dari Dark corp dibawah GLJ Corporation datang kemari untuk mengambil alih Tirta Buana, senang bertemu dengan anda semua"ucap Queen terdengar datar tak ada emosi sedikitpun.
William dan stefani tersentak kaget,terlalu syok mendengar ucapan tenang gadis yang sudah duduk angkuh di kursi yang berada diujung meja menatap semua orang tajam.
"APA MAKSUDMU,DAN SIAPA KAU SEENAKNYA SAJA MEREBUT PERUSAHAAN KELUARGAKU"pekikan emosi Stefani membuyarkan lamunan semua orang.
Amber tersenyum miring melihat sikap kurang ajar Stefani pada sahabatnya itu.
"bisakah anda duduk dengan tenang nona Stefani?"ucap Nixon,pria itu yang diam sedari tadi mulai menatap sengit wajah Stefani.
"tunggu nona liora,perusahaan ini belum kolaps dan tuan William masih belum melepas sahamnya"ucap Holland terkejut akan perkataan Queen.
"sebelum saya kemari,para pemegang saham PT Tirta Buana sudah melepas saham mereka dan menjualnya pada kami.dan kami sudah membeli surat surat kepemiliki dengan uang yang tidak sedikit"jelas Starla wanita yang berdiri sebagai asisten Queen.
"tidak ada bantahan lagi,Tirta Buana sudah kolaps dan semua kolega nya sudah lepas tangan.Rush,ALR,SJ,Dipta dan Holland.jika kalian ingin jatuh bersama tidak masalah,namun jika tidak jangan ikut Campur dan kembalilah ke perusahaan kalian masing masing.kami akan mengurus Tirta Buana"jelas Queen jengah.
"KAU JANGAN MEMBUAL,PERUSAHAAN INI BAIK BAIK SAJA DAN AKU PASTIKAN ITU"murka Stefani menyalang benci pada Queen .
"para petinggi tidak becus seperti dirimu tidak berhak berteriak padaku"ucap Queen santai sembari menyilangkan kaki jenjangnya angkuh.
"tidak,maaf nona liora apa maksudmu dengan kolaps?"tanya william sendu.Queen tersenyum miris William tidak mengingat dirinya.
"mulai hari ini saya akan mengambil alih Tirta Buana dan Starla akan menjadi presdir mengantikanmu tuan william,sedang anda jika masih ingin bekerja.anda boleh menjadi wakil starla"ucap Queen mengejek dinada akhirnya.
Stefani membola syok,beraninya gadis ini menendang ayahnya dari perusahaan nya sendiri.
"KURANG AJAR,SIAPA KAU BERANINYA MENGGANTI KEDUDUKAN PAPAKU"maki Stefani berang.
"besok semua akan diurus dan jika ada yang tidak suka.angkat kaki dari perusahaan ibuku"ucapan Queen membuat semua orang terkejut,ibu?siapa?.
"si...siapa kau sebenarnya?"gagap Stefani.
"Liora Queensia Benedict kalau kau lupa namaku "smirk Queen terlihat mengerikan.
"ti...tidak mungkin,Na...naya putriku"lirih William bangkit ingin memeluk putri yng sangat ia rindukan.
"naya,siapa naya?namaku Liora jika anda lupa tuan william"sarkas Queen sinis.
william dan semua orang terpaku,gadis itu putri william,putrinya yang telah pergi bertahun tahun yang lalu.dan kini kembali membawa genangan penuh kepedihan untuk william,ayah kandung yang telah kehilangan haknya .
"kita selesai,sampai jumpa besok"Queen berlalu pergi menyisakan kebungkaman semua orang.
sedari tadi,steven tidak fokus sama sekali.mata nya mengilat tajam menatap penampilan gadis manis dihadapannya.
"ada apa dengan gaya busana gadis ini,apa ia tidak sadar semua orang menatap tubuhnya"batin steven geram.
rasanya steven ingin mencongkel mata mata lapar para pria yang menatap kaki jenjang Queen penuh puja,bahkan Robert sahabatnya tidak per paling sedetikpun sungguh menguras kesabaran seorang Rush.
rapat selesai dengan keputusan telak Queen dan teriakan tak terima Stefani.
*******
"Liora hem?"ucap steven sembari mengeram kesal,matanya penuh kerinduan,amarah dan penyesalan dalam.
bertahun tahun ia mencari,namun kini gadis itu muncul dengan nama dan identitas yang berbeda.
__ADS_1
sementara Queen yang diseret paksa ke sebuah atap oleh steven mencoba bersabar meredam detakkan jantungnya yang berdetak cepat,bukan karna rindu namun karna menahan amarah yang sudah lama terpendam ingin menghabisi siapa saja yang ada dihadapannya saat ini.percuma menghindar semua sudah terungkap.
"kenapa kau pergi?"desis Steven sembari mencengkram kuat lengan Queen.
"apa yang anda ucapkan tuan muda Steven,maaf kau bukan siapa siapa bagiku.jadi untuk apa kau bertanya?"seringai dingin Queen membungkam steven seketika.
Robert,seno dan beni yang mengikuti mereka segera merasakan atmosfer yang mencekam setelah ucapan Queen.
"khem...kau naya kan?"ucap Robert canggung.
"apa benar kamu naya,pacar steven dulu?"ragu ragu beni bertanya .
"oh,salam kenal tuan Robert,tuan beni dan tuan seno.maaf saya tidak kenal dengan naya dan saya adalah liora asal anda tahu"ucap Liora tenang.
ke 4 pria itu menatap Queen ,gadis itu terlihat menolak sosok naya dan menekan bahwa ia adalah gadis bernama liora bukan Naya.Robert merasa sedang berhadapan dengan orang yang sama namun terlihat berbeda.terasa familiar namun asing bersamaan.
"Naya,jawab aku kemana kau selama ini?"tekan Steven mulai emosi.
"naya?who is she?i'm Liora remember"jawab Queen datar.naya gadis lembut dan pemalu,namun gadis dihadapan mereka sangat angkuh dengan segala kharismanya.sama namun terlihat berbeda.
"JANGAN BERMAIN MAIN LAGI,JAWAB DENGAN JUJUR KAU NAYA,KAU GADISKU"murka Steven.
Robert hampir saja maju demi menenangkan steven,namun seno menahan dan menariknya keluar bersama beni.
"biarkan steven meluruskan masalah mereka"ucap seno tegas.terpaksa robert dan beni mengalah melangkah pergi.
tatapan tajam Steven memandang geram wajah tak perduli Queen .
Grep........
dengan kerinduan memuncah,steven memeluk erat tubuh Queen.menumpahkan semua rasa yang ada.Queen membeku hatinya terbakar penuh amarah,dia meronta tidak ingin semua lukanya terulang.
"kumohon,sebentar saja biarkan aku memelukmu"lirih steven.
"sungguh rindu ini membunuhku"bisik Steven sambil mencium pipi kiri Queen lembut .
Plak.........
sebuah tamparan keras mendarat dipipi Steven,Queen mendorong tubuh tegap steven hingga pelukan itu terlepas.jika itu Naya ,mungkin gadis lugu itu akan tersenyum senang mendengar steven merindukannya ,namun Liora Queensia bukanlah Naya.jadi lupakan saja balasan manis yang steven harapkan karna semua itu hanya mimpi.
"Bustard ,apa.yang.kau .lakukan bedeb*h"maki Queen dengan nafas memburu penuh amarah penuh penekanan.
steven bukanya marah,pria itu justru tersenyum penuh arti.
"apa yang kulakukan adalah memastikan kau tetap tinggal dan tidak pergi dariku lagi.kau adalah nayaku"ucap Steven tajam.
"siapa kau mengatur diriku"desis Queen geram.
"tutupi kakimu atau aku akan menggendongmu pulang ke mansion ku"desis Steven memandang marah kaki indah Queen yang terpampang jelas.
"kau bukan siapa siapa bagi Queen,jadi perhatikan sikapmu"Nixon yang baru saja datang langsung memandang tajam pada steven yang sudah berani membawa paksa sahabatnya itu.
"siapa kau?"desis steven emosi.
"kami sudah bertunangan jadi hentikan sikap kurang ajar mu itu tuan muda Rush"ucap Queen tenang.
steven membatu dan Nixon terlihat kaget ,apa sahabatnya ini mulai bersandiwara?tapi Nixon tersenyum dan mulai mengikuti alur.
"sayang,mari kita kembali.Amber dan Starla sudah menunggu"ucap Nixon lembut menatap sinis pada steven yang diam mematung.
mereka pergi......
__ADS_1
"aku tidak percaya ini,ini tidak mungkin"lirih steven terjatuh dengan air mata penyesalan.
TBC.......