
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya.......
selamat membaca😁
🌿🌿🌿Princess of darkness🌿🌿🌿
ruang tamaram itu benar-benar terasa mencekam.jika biasanya sang ketua BE Arion yang sudah mampu memacu jantung dengan kehadirannya,apa jadinya jika kini iblis sesungguhnya justru terlihat berdiri diam seakan memindai sang korban.Arkansas Dimitri ,pria berwajah tanpa ekspresi itu kini mampu membuat ruang tamaram itu kian mencekam dingin menusuk keberanian siapa saja.
"kau sungguh bodoh Salvador,dimana kau taruh otakmu?"sinis Arion sembari memutar sebuah Baretta ditangan kirinya ,pistol berwarna coklat itu terlihat layaknya sebuah mainan ditangan pria tampan itu.
"sudah cukup main-mainya,kalian membuang waktu"suara berat dengan aura dingin Arkansas mampu membuat Arion berhenti dan kembali menampilkan wajah dinginnya.benar-benar kembar iblis.
"ck,benar-benar membuat jengkel.kau menambah pekerjaan kami"kesal Ryu dengan tangan masih sibuk menghitung jumlah peti berisikan senjata api diruang penyimpan salvador.
"Axel,Rion,Ryu!!ambil semua uang dan senjata api yang ada,jangan sisakan sedikitpun.berani mencuri dariku!!"pekik Arkansas dengan emosi tertahan.berdiri,pria tampan yang tengah diliputi amarah itu berdiri dan menedang perut Salvador keras hingga tubuh pria lemah itu terpental menghantam tembok.
"mati!!"desis Arkansas tanpa emosi,wajahnya benar-benar datar dengan aura yang sungguh mencekik.
"uhuk...bedeb*h a...aku tidak mencuri senjatamu uhuk...."dengan sisa tenaga yang dimiliki,Salvador berusaha menjawab tuduhan Arkansas.sungguh pria itu tidak taukah dia,menjawab sama saja memancing kematiannya semakin dekat.
Arkansas menyerigai sinis,tubuh tegapnya terduduk angkuh bak seorang raja tirani.Arion membuang nafas jengah,sungguh pria bodoh ini benar-benar tidak mengenal saudara kembar nya itu.
"SIAL*N KAU MEMANG TIDAK MENCURI,TAPI KAU MEMBAYAR DENGAN UANG PALSU.KARNA DIRIMU KAMI YANG TERKENA IMBASNYA,KAU TIDAK LIHAT WAJAH KAMI BABAK BELUR BEGINI!!"pekikan Axel benar-benar emosi,sehari setelah kembali ke markas.tanpa banyak bicara,Arkansas membogem Axel,Gabril,Ryu,James bahkan Arion tidak lepas dari amukan Arkansas saat manik tajamnya melihat keanehan pada uang yang dibawa kembali oleh kawan-kawannya itu.Arkansas tanpa banyak bicara langsung mengamuk menghajar mereka semua tanpa ampun.dari situlah,Axel benar-benar ingin membunuh Salvador.kini tangannya tak berhenti melayangkan cambukan pada tubuh Salvador.
Ctar...........Ctar........Aarrrgggkkkkhhh.......
"mom!!!....dad!!!...dimana kalian?"saat tengah sibuk dengan emosinya,Arkansas mendengar suara seorang anak berteriak dari luar memanggil orang tuannya.
seringai Arkansas semakin mengerikan.linda,istri dari Salvador semakin ketakutan ditengah rasa sakit yang menghantam tubuhnya.suara itu,itu suara putra mereka.
"eeemmm....putramu mencarimu salvador,apa perlu kubawa kemari?"Arkansas tersenyum sangat tenang namun percayalah ,keringat dingin mulai menjalar di seluruh tubuh Salvador dan istrinya.Arion bahkan sudah menggeleng pasrah ,Arkansas tidak akan melepaskan siapapun kecuali pria itu ingin.
__ADS_1
"hiks...tolong jangan sentuh putraku tuan Arkansas hiks....ia hanya anak kecil tidak berdosa"linda sudah menangis meraung,wanita itu tidak sanggup membayangkan akan apa yang bisa dilakukan pemimpin besar BE itu.
"uhuk...jangan menangis linda,bagaimana jika Petter kemari?"panik Salvador sembari mencoba menenagkan istrinya .
"INI SEMUA SALAHMU,JIKA KAU TIDAK TERLALU PICIK MAKA SEMUA INI TIDAK AKAN MENIMPA KELUARGA KITA.MENGAPA KAU TIDAK BERFIKIR ULANG SAAT MEMBELI BARANG DARI MAFIA DENGAN UANG PALSU"bentak Linda dengan deraian air mata menatap murka pada suaminya itu.
Arkansas ,Arion,Axel ,Ryu dan semua anggota BE yang ada hanya melihat jengah pada pertengkaran suami istri itu.
"lin-" jantung Salvador tercekat saat melihat sorot penuh amarah dari mata milik wanita yang ia cintai.
"apa kau kekurangan uang untuk membeli senjata-senjata itu?kau egois Salvador kau bahkan tidak memikirkan keselamatan anak dan istrimu.aku sungguh menyesal tidak bisa mencegahmu"lirih Linda dengan air mata mengalir deras.
"kau menyesal tidak bisa mencegah suamimu"itu bukan sebuah pertanyaan ,tapi terdengar seperti sebuah pernyataan begitu dingin dan menusuk.
"ya hiks.....aku sudah mencoba mencegahnya menipu mu ,tapi aku tidak mampu dan akhirnya kau datang dan turun tangan sendiri hiks....sungguh maafkan aku tuan Muda "ucap Linda masih menangis sembari memegang kuat kepalanya yang tadi mendapat jambakan kasar oleh Ryu.
Arkansas nampak terdiam tanpa suara,manik tajamnya menatap dalam pada Linda.memejamkan mata dan kembali berdiri.
"kau...kau sakit bos?kau sadar menyuruhku melepaskan mangsa BE?"tanya Ryu tidak percaya,Arion bahkan Axel pun menatap tidak percaya pada Arkansas.
"kau dan putramu bebas,tapi suamimu akan tamat"ucap Arkansas tanpa emosi.tenang dan penuh arti.
"su...sungguh kau melepaskan ku?terima kasih tuan muda"isak Linda ,entah ia senang atau sedih.nasib suaminya sudah diujung tanduk.
"lin...Linda kau tega meninggalkanku begitu saja?"ucap Salvador tidak percaya.
"maaf suamiku,andai dulu kau sadar akan perbuatanmu.maka aku tidak akan seperti ini,jika kau tidak egois dan hanya mementingkan kepentingan duniamu tanpa berfikir bagaimana aku dan petter.nasibmu tidak akan sampai sejauh ini"ucap Linda sembari bangkit dan berlalu pergi dibantu bawahan Arkansas.
Salvador terpaku kosong,seandainya ia tidak menipu seorang Arkansas.nasibnya tidak akan berakhir seperti ini.membuang nafas dan menatap punggung sang istri,salvador tanpa sadar mulai menangis .
"maaf,maafkan aku linda.aku memang salah dan egois,pergilah jaga putra kita dan carilah pria lain yang bisa menjagamu lebih dari diriku.Arkansas bunuh aku sekarang,hidupku sudah tidak berguna lagi dan aku siap menerima kematianku"ucap Salvador putus asa .
Linda menangis,namun tidak mampu berbalik dan menatap akhir hidup suaminya itu.kini pasrah dan berlapang dada ,linda pergi dan membiarkan takdir terjadi.
__ADS_1
Dor..........
sebuah timah panas menembus jantung Salvador dengan 4 buah peluru bersarang disana.
"hiks....maaf suamiku"lirih Linda dengan hati seakan teriris menyaksikan kematian suaminya sendiri.
berbalik dan memeluk tubuh Salvador dengan raungan keras menyayat hati.walau bagaimana pun salvador adalah suaminya dan pria itu kini telah berbaring tak bernyawa didepan matanya.
"mom"panggil petter sendu,anak lelaki berusia 5 tahun itu menatap ibunya dari atas tangga dengan tatapan hampa.tubuh salvador tidak terlihat akibat ditutupi oleh bawahan Arkansas.
linda berdiri dan menghampiri putra semata wayangnya itu.
"kenapa baju mom banyak darahnya?darah siapa ini mom?"tanya petter khawatir.
"bukan in...ini noda saus"panik Linda.
"itu darah......dan itu darah daddymu "suara dingin Arkansas menyentak semua orang.
"apa maksud paman?darah daddy,kenapa dengan daddy mom?"petter sudah mulai berkaca-kaca menatap sang ibu.
"daddymu tewas,dia membunuh dirinya sendiri"lagi-lagi linda tersentak kala ia terbungkam oleh jawaban para pembunuh suaminya itu.Axel menjawab dengan seringai puas,tidak perduli meski ia menyakiti hati bocah kecil sekalipun.
"NOOOO.....DADDY TIDAK MUNGKIN !!!PAMAN BOHONG,KALIAN PEMBOHONG HIKS......"Petter jatuh tak sadarkan diri,bocah itu lelah dan terkejut.
"hiks...kenapa kau mengatakan hak sekejam itu pada putraku?"tangis Linda menatap nanar pada wajah datar Arkansas .
"untuk apa ditunda,semakin cepat putramu tahun semakin bagus.jadi tidak usah mempertanyakan keputusan bos kami"sarkas Ryu santai.
"sekarang jalani hidupmu aku akan melepaskan kau dan juga anakmu,tapi semua harta suamimu akan menjadi milik BE 70%dan kau boleh memiliki 30% sisanya"telak Arkansas berlalu pergi menyisakan kepedihan bagi linda.
hari ini wanita itu tahu,mengusik Arkansas berarti mengantar nyawa.dan suaminya sudah membuktikan itu.
TBC........
__ADS_1