
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya guys......
ok cekidot........
ย
๐๐๐Princess of darkness๐๐๐
ย
mengapa kalian membawa duka dalam hidupku.......
apa salahku......
mengapa mengabaikan ku.......
kemana semua kasih sayang yang selama ini ada,cinta dan kasih yang tulus tiada lagi semua hilang tak bersisa,meninggalkan luka hati yang kian mendalam.
apakah ini adalah jalan takdir?jalan yang penuh duri dan penderitaan.
Naya,gadis 15 tahun itu mulai mwrasakan penderitaan yang sesungguhnya.ayahnya yang dulu penuh kasih kini berubah menjadi dingin dan tidak lagi menatap dirinya.
pagi itu Naya terbangun dengan seluruh tubuh serasa remuk dan penuh luka.Ayahnya baru saja pergi keluar kota untuk menyelesaikan urusannya dan waktu seperti itu digunakan ibu dan saudari tirinya untuk menyiksa Naya.
dirumah itu,ia bukan lagi seorang putri namun selayaknya seorang budak yang diperlakukan kasar oleh monika dan Vani.
perlahan Naya mencoba turun dari ranjangnya.rasa pusing begitu berat terasa mencengkram akibat jambakan ibu tirinya masih terasa.
"isss...hiks...mengapa papa membiarkan ku seperti ini hiks...sakit ma hiks...aku rindu mama"Naya menangis pilu sambil menahan sakit disekujur tubuhnya.
tidak jarang Naya tidak masuk sekolah akibat hukuman dari ibu tirinya,seperti saat ini rasa sakit pada tubuhnya membuatnya urung berangkat ke sekolah.entah kemana ibu tirinya itu, dan vani pasti nya sedang berada disekolah sekarang.
setelah mandi dan meminum segelas susu,Naya pergi keluar rumah mencari angin segar demi meredakan sedikit sakit kepalanya.
__ADS_1
kaki jenjangnya terus berjalan tak tentu arah hingga sampai di area pemakaman kota.
"hiks....naya rindu mama hiks...papa jahat ma,sampai kapan naya begini sudah 15 tahun ma hiks....kenapa mama gak bawa naya ikut mama"tangis Naya sembari bersimpuh memeluk nisan sang ibu.
selama hidupnya,naya selalu diperlakukan berbeda oleh ayahnya.meski ayahnya tetap memberikan uang dalam credit card nya namun naya tak pernah sekalipun memakain uang pemberian ayahnya.semua fasilitas tidak pernah tersenyuh oleh Naya,rasa sakitnya membuat gadis itu enggan menggunakan apapun pemberian William.
semua barang itu tersimpan rapi dalam lemari besar di kamar nya.Tanpa diketahui oleh William,naya selama ini bekerja part time di cafe family milik kakak jessy sahabatnya.selain itu otak cerdasnya yang selalu membantu sekolahnya dalam memenangkan kompetisi membuatnya tak repot memikirkan uang sekolah karna besiswa penuh yang ia dapat.
setelah merasa cukup melepas rindu,Naya pergi ke arah apotik demi membeli salep untuk mengobati luka lukanya. tak terasa waktu terus berlalu hingga sore menjelang.
**************
"kemana anak itu,memang tidak tau diri berbuat sesuka hatinya"William yang baru saja pulang begitu kesal saat Vani melapor bahwa Naya tidak bersekolah dan tidak ada dirumah.belum lagi Vani mengadu bahwa Naya sudah menyakitinya hanya karna Vani adalah anak tiri papanya.
"Naya pulang"sapaan salam Naya terasa hening,tak ada jawaban sama sekali.
Naya berjalan lemas tanpa tau apa yang akan dihadapinya.Naya berjalan perlahan menaiki tangga namun sebuah tangan menariknya dengan kencang dan menghempaskan tubuh rapuh itu jatuh.
"apa yang sudah kau perbuat pada Stephani dasar anak tidak tau diri,dan kemana kau seharian ini apa kau sudah jadi gadis nakal JAWAB"suara dingin bentakan William kembali menusuk dan menorehkan luka baru di hati Naya.
"LALU APA INI,KAU MEMOTONG RAMBUT STEPHANI SEENAKMU,JANGAN KARNA KAU ANAK KANDUNGKU MAKA AKU AKAN MEMBENARKAN PERBUATANMU"teriak William pada Naya.gadis itu menggeleng keras dengan air mata yang terus membanjiri wajahnya.
"hiks....sungguh papa,naya benar benar tidak tau hiks....naya tidak-"suara tangis pilu naya tak mampu meredam amarah William.
Plak.........
tamparan keras William membuat sudut bibir Naya robek dan berdarah.
"KAU BENAR BENAR TIDAK TAU DIRI,PEMBOHONG SEPERTI MAMAMU ITU.APA KURANG FASILITAS YANG AKU BERIKAN PADAMU HINGGA KAU MERASA IRI PADA STEPHANI KAU MELUKAI PUTRI MAMA TIRIMU"murka William menunjuk wajah sedih Naya,William bahkan tak pernah tau semua hak Naya telah diambil setengah oleh ibu tirinya.
dengan emosi William menarik rambut putri kandung nya itu dengan kencang dan memaksa Naya berdiri menatap dirinya.tanpa belas kasih pria itu kembali menampar pipi gadis lemah itu hingga bengkak.
Naya menangis pilu kembali siksaan itu di layangkan oleh ayah kandungnya sendiri,William justru merangkul Stephani dan berlalu pergi meninggalkan Naya yang masih bersimpuh dengan tangisan teredam menyayat hati.
William tanpa sadar telah membuat satu lagi kesalahan besar yang suatu saat pasti akan disesalinya.tanpa mau mendengar penjelasan Naya ia sudah menjudge gadis itu buruk.
__ADS_1
"hiks....kenapa....kenapa papa begini hiks...papa berubah sudah tidak menyayangiku lagi.bagaimana aku bisa menyakiti Stephani jika merekalah yang menyakitiku hiks....papa kalian Jahat"isakan disertai ratapan pilu naya membuat para maid yang bekerja dikediaman Alexander merasa iba,namun tidak ada yang bisa mereka lakukan.
William tak pernah tau,selama ini Nayalah yang sering dibully oleh Stephani disekolah.jika tidak ada sahabat sahabatnya,maka sudah lama Naya akan depresi.wajah cantik serta manis Naya tertutup oleh penampilan cupu dan kutu buku gadis itu,membuatnya menjadi sasaran bullyan Stephani dan teman temanya.
bi Asih selaku asisten rumah tangga mencoba membantu Naya berdiri.
"sudah bi hiks....Naya gak apa apa kok,bibi kembali saja bekerja terima kasih"Naya pamit dan berjalan pelan menuju kamarnya.
bi asih menghela nafas sedih dan membiarkan nona mudanya itu berlalu.
didalam kamar,Naya mengunci diri dan menangis sejadi jadinya dibawah tumpukan bantal yang meredam suara tangisnya.setalah puas dengan gontai gadis itu berjalan ke arah kamar mandi dan menyalakan shower.
ia memegang rambutnya yang terlihat banyak rontok akibat jambakan ayahnya.ingatan ingatan menyakitkan perlakuan William padanya membuat tangisnya kembali pecah.
"hiks....ma apa mama lihat papa sudah tidak lagi perduli pada Naya hiks....Naya lelah ma "isakan isakan pedih seakan meremas jantung nya.
selama 7 tahun hidup bersama ibu tirinya,perlakuan William semakin kasar.pria itu selalu memukuli,menampar bahkan berkata pedas pada Naya jika Monika dan Stephani sudah mulai bicara bohong dan menghasut akan perbuatan buruk yang tidak pernah dilakukan Naya.dan William menelan semua itu bulat bulat tanpa mencoba mencari kebenarannya.
semua penderitaan yang dialami oleh Naya diterima dengan sabar dan berharap esok akan menjadi lebih baik.
***********
"ma gimana nih rambut panjang Fani jadi rusak gini"rajuk Fani kesal akan ulah Monika yang memotong rambut Putrinya demi membuat William salah paham pada Naya.
"udah kamu tenang aja,kita ke salon dan ubah rambut kamu jangan bawel"kesal Monika pada grutuan Fani.
"ok deh ma,kita shoping sekalian ma"ucap fani berbinar.
"dengar kamu harus bisa ngambil hati papa tirimu itu dan buat Naya tersingkir dari pandangan suami mama itu.cukup kamu,mama,lukas dan papamu yang tinggal dirumah ini.buat papamu semakin membenci naya paham kamu"ucap Monika tegas.
"hahah mama tenang aja,akan aku buat gadis nerd itu menderita dimana saja aku melihatnya"tawa Stephani menanggapi ucapan Monika.
"bagus"pasangan ibu dan anak itu benar benar berbahagia diatas penderitaan Naya.
TBC....
__ADS_1
maaf pendek,el udh konslet nulis CSS jadi nemu alur POD segini aja๐๐