
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya.....
selamat membaca....
🌿🌿🌿Princess of darkness🌿🌿🌿
suasana hari minggu di mansion Wiguna terasa hangat dengan celotehan riang si bungsu.hari ini dimeja makan telah duduk tenang Rafendra beserta kedua putra dan putrinya,selain itu nampak Alex bersama sang istri dan juga putra mereka Axel.kebiasaan di keluarga besar Wiguna akan mengajak para sahabat dan keluarga dekat mereka untuk sarapan bersama di hari minggu untuk menjaga hubungan baik.tidak semua akan hadir,namun cukup membuat suasana menjadi ramai.
"Ara mau makan nasi atau roti sayang?"tanya anggi lembut setelah menaruh sarapan untuk suaminya Rafendra.
"astaga!Ara sudah besar masih diurusin mommy Valeri?"goda Axel pada Adik sahabatnya itu.
Ara mendelik jengkel menatap Axel,pria ini sungguh membuatnya kesal.menarik kursi dan duduk diantara kedua kakak kembarnya.
"pagi daddy,mommy,kakak twin,uncle Alex dan aunty zenit"sapa Ara riang.
"kak Axel tidak disapa?"tanya Axel kesal.
"buat apa menyapamu?tidak penting"balas Zenit sang ibu dengan senyum mengejek di wajah cantiknya.
wanita paruh baya itu sibuk melayani Alex sang suami mengambil sarapannya,tidak perduli kini sang putra Axel mendengus kesal padanya.Anggi terkikik geli melihat kelakuan Zenit pada Putranya sendiri.
"nah sayang,jadi mau makan apa?"tanya ulang anggi lembut.
"nasi goreng buatan mommy dong"jawab Ara girang.Rion tersenyum hangat melihat sifat polos sang adik yang tidak pernah berubah.sedang Arkansas,pria kaku itu hanya diam tidak perduli.Rafendra?pria paruh baya yang masih gagah meski tidak muda lagi itupun sama saja dengan putranya Arkansas.diam dan tenang.
"makan yang banyak Ara"Rion mengelus sayang surai panjang adik bungsunya itu.
suasana sarapan pagi itu terasa hangat,dengan para pria membicarakan seputaran bisnis dan para wanita dengan segala hal berbau feminin khas wanita.
"Arkan,bagaimana perusahaan barumu di Amerika?"suara Rafendra terdengar tenang dan penuh wibawa.pria itu menatap wajah putra sulungnya itu tenang.
"hm baik"seperti biasa,Arkansas akan menjawab singkat dan tenang.sungguh Rafendra generasi kedua.
Rafendra tersenyum tipis akan sikap putra nya itu,sudah biasa.
"PAGI SEMUA,MARSEL YANG GANTENG DATENG"Marvel menggeleng malu melihat kelakuan putranya itu.pagi ini Marvel bersama Zoya datang seperti biasa menghabiskan waktu weekend bersama keluarga Wiguna.
Cup.......
dengan seenak jidat,Marsel mengecup pipi chubby Ara.
uhuk...........
Ara yang terkejut langsung tersedak hingga kedua matanya memerah dan berair.dengan sigap rion mengambilkan air untuk adiknya itu,sedang Arkansas sudah menatap tajam pada si pelaku tidak tahu diri yang kini hanya menyengir bodoh.
"Ara baik-baik saja sayang?"tanya rion menepuk punggung sang adik.Anggi menatap khawatir pada putrinya itu,sedang semua orang menatap tajam pada Marsel yang kini tersenyum kikuk.
"Ara tidak apa kak,hanya kaget saja"jawab Ara setelah berhasil meredakan batuknya.menengadah dan menatap jengkel pada Marsel yang kini menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"kau!kenapa kak Marsel cium Ara?"desis Ara menatap Marsel dengan mata bulatnya yang kini melotot.bukanya takut,Marsel justru tertawa keras begitupun dengan yang lainya.Arkansas,Rafendra?kedua pria itu hanya diam melanjutkan sarapan pagi mereka tidak perduli keributan yang terjadi .
Ara menggembungkan kedua pipi nya kesal .wajahnya memerah dan menatap Marsel bengis,lucu.Marsel dan Axel justru semakin merdeka dengan tawa mereka.
HAHAHAHAHA..............
"Ara tidak minta kak Marsel tertawa,ihh diam jangan ketawa lagi.Ara ngambek nih"desis Ara semakin kesal.gadis manis itu memakan sarapannya dengan brutal..
__ADS_1
"sayang makannya pelan-pelan nanti kamu tersedak lagi"ucap Rion sambil menahan tawanya,sungguh adiknya ini sangat menggemaskan.
"puft.....ngambek malah bilang-bilang"goda Axel sembari menutup mulutnya menahan tawa.
"kak Axel diam,Ara tidak tanya kakak"desis Ara menatap sengit wajah kedua pria perusuh didepannya.Marsel dan Axel para pembuat onar ini benar-benar.
"memang salah kakak cium adeknya sendiri?"tanya Marsel tanpa dosa.
"Marsel,Ara itu sedang makan.jelas salah kamu tiba-tiba menciumnya,dasar anak bodoh kau ini"ucap Marvel membuat Marsel mendengus kesal.memang salah?siapa perduli Marsel tetap Marsel.
"ADUH.....MAMI TANGANNYA....SAKIT DEMI APA LEPAS MI!!!"pekik Marsel saat tangan Zoya mendarat mulus menyubit perutnya.
"jangan bawa kebiasaan anehmu pada adikmu kerbau!"ucap Zoya mendelik tajam tanpa dosa sembari menjauhkan tangan ya dari perut sang anak.
"BWAHAHA mantap sarapanmu Marsel"tawa Axel diatas penderitaan Marsel.
"mi,kalau Marsel kerbau.mami apanya,induknya?"tanya Marsel polos-polos minta ditendang.
"induk kepalamu!kamu fikir mami hewan ?"kesal Zoya hendak meraih rambut Marsel gemas.
"BWAHAHAH hajar saja aunty Zoya,pukul aja si Marsel hahahah ......"tawa Axel.
"masukin ke kandang tiger saja Mami"kompor Rion.
"jangan-jangan,botakin saja kak Marsel mami Zoya"tambah Ara heboh.
"mami sudah !"tegur Marvel setelah berhasil meredakan tawanya akan ulah istri dan juga putranya.Anggi,Zenit,Ara,Rion ,Alex,axel bahkan sedari tadi tidak berhenti tertawa.sedang Arkansas dan Rafendra hanya menarik seulas senyum tipis menanggapi suasana riuh keluarganya.
"Ara sayang,kalau Axel juga berulah.kamu lapor aja sama mami zenit,biar mami botakin nanti"zenit juga ikut menimpali setelah melihat sifat jahil putranya axel..
"ck,ini kenapa Axel dibawa-bawa?mami curigaan terus sama anak sendiri,awas durhaka mi.orang tua juga bisa jadi durhaka sama anak"axel kesal sendiri melihat wajah maminya yang selalu mencari ribut dengan nya,axel bahkan sampai berfikir.maminya itu Anggi atau Zenit?anggi selalu berbicara lembut dan keibuaan padanya,sedang maminya sendiri selalu menyindir dan selalu membuatnya kesal.
"terserah mami,Axel lelah debat sama nyonya Lumiro"dengus Axel menyerah.
"jelas mami zenit kamu lawan,mami masukin lagi kamu dalam perut baru tau rasa kamu"zenit tersenyum puas berhasil membuat kesal Axel putranya .
"ADUH!!!!"pekik Ara memegang sebelah lengan nya yang terkena tumpahan kuah Sup panas yang tidak sengaja dijatuhkan seorang maid.
semua berdiri panik ,Arkansas tanpa banyak bicara membawa Ara menuju wastafel dapur dan mengguyur lengan sangat adik.
Hiks.......
air mata Ara jatuh tidak tertahan saat rasa perih pada lengan nya mulai terasa.
"jangan menangis Ara"arkansas berucap tenang meski amarah nya sudah naik.
"astaga Sayang,tangan kamu merah"pekik Zoya,Anggi dan Zenit semakin panik.
"Axel,cepat ambil P3K didapur biar mami obatin luka Ara"ucap Zenit pada Axel,pria itu mengangguk dan bergegas mengambil perintah ibunya.
Rion segera memanggil maid yang telah ceroboh menyebabkan adiknya terluka.ia marah,namun jika sampai Arkansas yang bertindak.sudah dipastikan maid malang itu akan tewas dan Arion masih mencoba berusaha lebih tenang .
Ara sudah menangis di pelukan anggi sang ibu ,sedang sang ayah Rafendra.pria paruh baya itu terlihat tenang dan melihat apa yang akan dilakukan kedua putranya.
"kemasi barang-barangmu dan pergi,kau dipecat"geram Arion menahan emosi.
"ma....maafkan sa...saya tuan muda,sa...saya tidak sengaja"maid itu menunduk ketakutan.Kini Ara sudah digendong Rafendra kelantai atas diikuti para wanita.sedang Rion,Axel dan Marsel berdiri menatap maid itu murka,berani sekali wanita ini menyakiti putri kesayangan Wiguna dan adik dari para leader BE.
"PERGI!!!"geram Rion.
__ADS_1
maid itu menunduk dan siap berlalu pergi,namun suara dingin Arkansas menghentikan langkahnya.
"siapa yang menyuruhmu pergi?"suara Arkansas benar-benar sangat mengerikan.bahkan axel,Marsel dan Rion merinding mendengarnya .
"untuk apa kau menahan nya bos?dia menyakiti Ara!!"pekik Axel sekuat tenaga menahan aura bengis Arkansas.
"PERGI!!"usir Arion mulai kesal melihat keterdiaman Arkansas.
maid itu berbalik dan berlari tergesa-gesa namun.
Dor..........
tubuh wanita itu tumbang dengan peluru menembus jantungnya.
"tidak ada seorangpun yang bisa pergi hidup-hidup setelah mengusik keluargaku"Arkansas masih duduk tenaga setelah menembak mati maid yang telah ceroboh melukai adiknya.
Semua orang mengigil takut,Sungguh Arkansas tidak mengampuni siapapun jika pria itu sudah bertekad.
"bereskan wanita itu,dan buang mayatnya"Mata tajam itu menatap semua maid yang berdiri ketakutan tidak berani menatap sang tuan muda.
"jangan ada noda darah sedikitpun,dan tutup mulut kalian dari ibu dan juga adikku"
hening.......
axel menghela nafas melihat sikap kejam sang bos dan berlalu bersama Marsel melihat keadaan Ara.
"bersihkan dan tutup mata,mulut dan telinga kalian jika ingin hidup"ucap Arion berlalu pergi.
****🍁🍁🍁****
sementara itu di tempat lain.....
seorang pria tampan sedang menatap keadaan jalan dari balik kaca mobilnya,hujan turun dengan deras mengguyur ibu kota Jakarta.
"Kenan,kapan mobil ini bergerak?ck hujan begini bisa-bisanya kita terjebak macet"grutuan kesal pria tampan berjas hitam itu menatap asisten sekaligus sahabatnya itu.
"tenanglah Leon,kau bertanya padaku seakan akulah yang menurunkan hujan dan membuat macet"balas pria yang dipanggil Kenan itu jengah.
manik abu-abu kelam leon tidak sengaja menatap seorang gadis yang berjalan dengan payung birunya sambil menatap langit.
entah mengapa ,maniknya tidak bisa lepas dari sosok cantik bersurai coklat itu.
"hei,itu bukannya gadis yang ada di cafe waktu itu"pekik Kenan menunjuk sosok Queen yang sedang berjalan ditengah guyuran hujan entah kemana.
Leon berdehem dan tak lama seulas senyum tipis menghiasi wajah tampannya.
"cari tahu siapa gadis itu,dia menarik dan aku mau kau berikan laporannya besok diatas mejaku"perintah Leon sembari terus menatap sosok Queen hingga hilang dari pandanganya.
"WOW......KAU SERIUS LEON?SUDAH ADA KEMAJUAN PADA WANITA,BAGUS-BAGUS.KU FIKIR KAU GAY"heboh kenan tertawa tanpa dosa.
"ck,aku bukan gay .hanya belum ketemu yang menarik saja,perhatikan kata-katamu jika tidak mau kukirim ke Afrika"sinis Leon jengkel.
"siapa tahu kan?kau terakhir berhubungan dengan wanita saat SMA dulu.sudah........7 tahun lebih "gumam Kenan mengingat.
"hm,sudah cepat jalan jangan banyak bicara"leon harus sabar menghadapi kelakuan kurang ajar kenan.jadi atasan tidak ada image sama sekali jika berhadapan dengan seorang kenan .
TBC...........
nah yang cari sambungan novel ini ada di akun yang el kasih dibawah ini ya...jangan lupa mampir😁
__ADS_1