
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya๐
ok selamat membaca...........
๐๐๐Princess of darkness๐๐๐
naya menatap nanar keluar jendela dari dalam cafe tempat ia bekerja dulu,yah.naya memutuskan berhenti bekerja dan mulai mempersiapakan dirinya pada kehidupan baru yang akan datang nanti.
didalam fikiranya berkecamuk berbagai kejadian yang belakangan ini menimpa dirinya.keluarga,sahabat dan Steven.laki laki yang kini berusaha bersikap baik dihadapanya.
tidak berapa lama Angel,Daisy dan Jessy tiba dan mereka berkumpul di cafe milik Jason kakak Jessy.naya memberi tahu pada sahabat sahabatnya itu bahwa ia akan mentraktir mereka sebagai ucapan syukur atas kenaikan gajinya.
namun tak ada satupun dari para sahabatnya yang tahu bahwa mungkin ini adalah saat mereka bisa berkumpul bersama untuk terakhir kalinya,yah.ini hari terakhir naya akan berada di Indonesia sebelum pergi ke negara tempat Mathew berada.semua hanya alibi ,naya hanya ingin menikmati kebersamaan mereka sebagai sahabat sebelum pergi.
angel,Daisy dan Jessy menatap cemas pada naya yang sedari tadi melamun sambil menyenderkan kepalanya pada dinding kaca cafe,maniknya terlihat kosong dan sendu.yah,akhir akhir ini naya terlihat berbeda.
"naya,kamu baik baik saja?"tanya angel cemas melihat naya yang terlihat melamun kosong.
"kalau ada masalah cerita sama kita nay,kita ini sahabatmu"ucap Daisy menimpali.
"apa mereka berulah lagi?"tanya Jessy sedikit emosi.
"tidak,aku baik baik saja .kalian tidak perlu khawatir"balas naya tersenyum seceria mungkin.
"jika kau baik baik saja,mengapa terus melamun?"selidik Jessy menatap tajam manik mata naya mencari kepastian disana.
"maaf,oh ia cepat habiskan makanan kalian setelah itu kita ke Timezone.sudah lama sekali kita tidak bermain bersama tenang saja kali ini aku traktir"ujar naya semangat mencoba mengalihkan pembicaraan para sahabatnya.
ke tiga gadis itu mengangguk semangat,jarang jarang naya memiliki waktu berkumpul bersama mereka karna kesibukan kerja gadis itu.setelah selesai mengisi perut dan membayar,ke 4 gadis itu segera menuju sebuah mall terbesar di Jakarta.naya tidak ingin memikirkan apapun lagi,hanya ingin menikmati waktu yang tersisa.
Angel dan Daisy sibuk bermain permainan cabit boneka,sedang Jessy sibuk dengan dance floornya.naya diam memperhatikan
ke 3 sahabatnya,terkadang mendengar Jessy mengumpat lelah.Daisy dan angel mengeluh karna terus saja gagal dan naya tersenyum miris melihat semuanya.tanpa sadar naya menitikkan air matanya penuh pengharapan,semoga ke 3 sahabat nya akan terus bahagia seperti saat ini.
"nay main sini"heboh Daisy melambai tangan ya kepada naya.
"jangan main itu nay,sini aja sama aku"Jessy tak mau kalah.
"jangan nay,dance gitu capek.sini sama aku dan angel"timpal Daisy ngotot.
naya tersenyum lebar namun menggeleng kemudian.
"kalian main saja,naya jadi penonton"tawa naya menatap geli wajah kesal Jessy dan pelototan Daisy.angel gadis itu malah sibuk dengan boneka panda yang masih berusaha ia dapat.
tidak terasa hari mulai sore.Naya,angel,Daisy dan Jessy sudah merasa lelah karna menjelajah semua permainan yang ada.merekapun bersiap pulang.
Daisy sudah dijemput oleh supirnya begitupun dengan angel.sedang Jessy sudah dijemput oleh kakaknya jasson dengan motor sport nya.
"nay,mau bareng kita pulang?"tanya Daisy yang diangguki angel,karna tidak mungkin bersama Jessy karna mereka naik motor.
Naya menggeleng pasti,ditatapnya ke 3 sahabatnya penuh arti.
__ADS_1
"tidak usah Daisy,kalian pulang saja .lagi pula aku mau mampir ke suatu tempat dulu"jawab naya menolak halus.
"kamu yakin dek,pulang sama Daisy atau angel saja.ini sudah mau malam kakak khawatir sama kamu"ucap Jason ikut membujuk naya.
"tidak apa apa kok kak jason,naya cuman sebentar dan tempatnya dekat dari sini"Ucap naya berusaha meyakinkan mereka semua.
"baiklah kakak dan Jessy pulang dulu,ingat jangan pulang terlalu malam"putus Jason sambil mengacak pucuk rambut naya sayang.sungguh,jasson sudah menyayangi naya layaknya kasih sayangnya pada Jessy adiknya.
sebelum ke 3 sahabatnya beranjak,naya tiba tiba memeluk erat tubuh Daisy,angel dan Jessy erat secara bersamaan.
"terima kasih untuk hari ini,terima kasih sudah menjadi sahabat terbaik untukku dan jaga diri kalian sampai nanti kita berjumpa lagi"ucap Naya lirih .kini bahkan air matanya tak sanggup lagi jatuh.
Deg.............
debaran jantung Daisy,angel dan Jessy berdebar kencang.perasaan mereka tidak enak.
"hey,ada apa naya?"ucap Jessy mengigit bibirnya gelisah.
"benar nay,kau aneh sekali hari ini"tambah Daisy menatap wajah naya dengan pandangan yang sulit diartikan .
"kamu bicara apa nay,jangan menakutiku.seakan kau akan meninggalkan kami jangan membuatku cemas"angel sudah berkaca kaca sembari meremas telapak tangan naya kuat.
naya tersenyum begitu lembut
"tidak apa apa hanya saja hari ini aku terlalu bahagia setelah lama kita tidak punya waktu seperti ini"naya tertawa dengan riang sambil mendorong Daisy dan angel memasuki mobil jemputan mereka seraya melambaikan tangan saat mobil itu beranjak meninggalkan area parkiran mall bahkan Daisy dan angel tidak punya kesempatan sedikitpun membalas ucapan naya.
setelah ke 2 sahabatnya tidak terlihat,naya menatap jessy dan kakaknya .
"Jessy tunggu apa lagi,sudah cepat naik kasihan kak jason menunggu lama"ucap naya ceria.
"hati hati kak jangan mengebut,dan selamat tinggal"lambai naya.
"bukan selamat tinggal nay,tapi sampai jumpa"ucap Jessy sebelum motor itu melaju pergi meninggalkan naya seorang diri.
hening........
senyum naya luntur dan ddigantikan sorot mata dingin penuh tekad.
"maaf Daisy,angel,jessy.aku bukan lagi naya yang dulu,kini aku adalah Queen dan hidupku tidak akan lagi terisi air mata kelemahan.masa depanku menunggu"gumam naya kemudian beranjak pergi.
ย
๐๐๐
ย
Naya memandang datar sebuah potret keluarga bahagia didalam sebuah restoran bintang 5 dari pinggir jalan .
ada sosok ayah,ibu dan kedua putra putri mereka.william,monika,Stefani dan lukas kini tengah bersenda gurau merayakan hari pernikahan mereka yang ke 10 tahun.tanpa naya,yah naya bukannya tidak mau bergabung namun selama ini keluarganya tidak pernah mengajaknya dalam perayaan apapun.
Monika dan Stefani sebenarnya menyadari keberadaan naya,namun mereka besikap seolah olah tidak melihat dan membiarkan naya melihat betapa harmonisnya keluarga mereka tanpa naya.
"selamat hari jadi pernikahan papa"riang Stefani sambil memberikan sebuket bunga lili pada monika dan sebuah jam tangan mewah pada william.
"selamat papa,mama ini tiket nonton gratis dari lukas"senyum monika dan william mengembang .
__ADS_1
sementara itu dari jauh.....
"selamat hari pernikahan papa dan mama monika,dan selamat hari kematian untuk mama Naya Alisya"_gumam naya dengan sorot mata penuh kehampaan.naya kemudian mencium sebuket mawar merah di tangan ya dan meletakkan karangan itu dipinggir jalan tempatnya berdiri.
berbalik pergi membawa kemarahan dihatinya.
lukas secara tidak sengaja melihat keberadaan naya,kakak tirinya itu terlihat berbeda.meski jarak naya berdiri lumayan jauh,lukas dapat melihat senyum dingin penuh kepedihan sambil bibir mungil gadis itu bergerak mengucapkan sesuatu sebelum meninggakkan sebuket bunga dan beranjak pergi.Lukas tertegun bahkan keluarganya tidak menyadari itu,entah mengapa ada sesuatu hal yang terasa mengganjal dan mengusik hati,senyum naya.senyuman itu terasa menakutkan,lukas merasa seperti akan kehilangan sesuatu tapi apa dan kapan?.
**************
"eh kalian tahu tidak,anak pembawa sial itu udah get out dari rumahku"
"yang benar Stefani?gadis sok cantik itu udah ditendang sama papamu"
"kasian banget setelah ditinggal steven,bahkan keluarganya membuang dia hhaha"
"murahan dasar haha"
suara suara penuh ejekan dan cemoh dari Stefani,lusi dan Helena terdengar jelas saat Angel,Daisy dan Jessy melewati tempat Stefani berkumpul dengan teman temanya.
Jessy menatap tajam pada kakak kelasnya itu,hatinya panas dan tidak terima sahabatnya dikatain jelek .
"pernah denger kata pepatah tidak gel,yang merendahkan orang itu tidak sadar bahwa dia justru lebih rendah dari orang yang mereka hina?"tanya Jessy pada angel dengan suara lantangnya memenuhi seluruh kantin,seketika suasana menjadi hening.
ke 3 gadis itu mendekati tempat duduk Stefani .
"gibah orang pas orang yang digibah gak ada,b*go dipelihara,perlu nih diajarin cara ngegibah yang benar?"ucap Daisy menantang Stefani dan kawan kawannya .
"denger ya Stefani ,aku harap kamu minta maaf sama naya.kalau tidak lihat saja akan kurobek mulut busukmu itu"ancam Jessy tidak main main .
"denger gak?sekalian cium kaki naya"tambah Daisy sinis.
"apa apaan kalian ,datang datang ngerusuh disini.main suruh kita cium kaki naya gak usah mimpi"balas Stefani sengit.
"kau tadi bilang naya murahan?asal kalian tahu mendapat maaf dari naya harus dengan harga diri kalian sendiri.agar kalian sadar arti dari murahan sendiri,dan harga itu setara dengan perlakuan kalian mencium kaki sahabat kami jadi rasakan itu"sarkas Angel mulai bersuara.
seketika semua terdiam termasuk Stefani dan ke 2 sahabatnya.
"kenapa diam?kalian bisu?"tanya Jessy mengejek.
"just keep your damn **** mounth silent *****"tambah Daisy buas.
seketika mereka sadar,menganggu naya berarti membangunkan ke 3 sahabat singa nya.
Jessy dengan kekerasan dan tempramentalnya.
daisy dengan kata kata pedas dan nyelekitnya.
angel dengan kesabaran namun sorot mata tajam nya.
sosok naya kini bukan lagi si cupu yang bisa mereka injak injak seperti dulu.
TBC.........
__ADS_1