Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana

Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana
Pertemuan Pangeran Bryan dan Putri Via


__ADS_3

Lalu Putri Via meninggalkan Raja.


Raja bersikeras untuk menjodohkan aku dengan Pangeran Bryan, aku sendiri tidak tahu siapa Pangeran Bryan.


Putri Via menemui Selir Lisa. Sampailah di ruangan Selir Lisa.


"Selir Lisa, tahu tidak tentang Pangeran Bryan" Tanya Putri Via.


"Pangeran Bryan itu dari kerajaan tetangga, Raja dan Ratu nya baik tetapi Pangeran Bryan ini putranya dari Selir bukan dari Ratu. Pangeran Bryan ini orangnya kejam, keras dan kasar, dia ini orangnya pendendam" Kata Selir Lisa.


"Kenapa Raja memilih Pangeran yang jahat seperti itu ya" Tanya Putri Via.


"Iya ya kenapa kasihan kamu Putri Via" Kata Selir Lisa.


"Mendingan Putri Via menolak sajalah dari pada menyesal memilih si Pangeran jahat itu" Kata Selir Lisa.


"Aku telah menemui Raja, aku sudah menolaknya tetapi Raja malah ingin mempertemukan aku dengan Pangeran Bryan" Kata Putri Via.


"Aku harus bagaimana ya" Tanya Putri Via.


"Masa aku harus kabur" Kata Putri Via.


"Tidak usah Putri Via, mendingan temui saja Pangeran Bryan lalu katakan kalau aku tidak suka dijodohkan" Jawab Selir Lisa.


"Iya Selir Lisa" Jawab Putri Via.


Raja mengumpulkan prajurit, pelayan, Selir, Ibu Ratu.


"Kita akan kedatangan tamu dari kerajaan tetangga, Pangeran Bryan akan menginap untuk beberapa hari di istana ini" Kata Raja.


Anton terlihat kaget.


Sedangkan Putri Via kelihatan kaget. Kenapa cepat sekali Pangeran itu datang. Kata hatinya Putri Via.


Besok Pangeran itu datang. Kata hatinya Anton.


Besoknya penghuni Istana Kristal menyambut kedatangan Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan yang tampan memasuki Istana. Dia tersenyum dengan orang-orang Istana.


Pangeran Bryan berjabatan tangan dengan Raja dan Ibu Ratu.


Raja mempersilahkan duduk untuk Pangeran Bryan.


"Bagaimana Raja dan Ibu Ratu apa kabar, dimana Putri Via yang cantik jelita " Tanya Pangeran Bryan.


"Masih ada di ruangannya" Jawab Raja.


"Sebentar lagi akan bertemu denganmu Pangeran Bryan" Kata Ibu Ratu.


Putri Via yang kelihatan bingung, mondar-mandir. Mau menemui atau tidak ya. Kata hatinya Putri Via. Putri Via ingat wajahnya Anton yang tampan dan baik hati.


Bagaimana ya kata hatinya Putri Via. Ini menentukan masa depanku, menikah itu harus satu kali dalam kehidupanku. Kalau Pangeran jahat itu tidak cinta hanya buat bersenang-senang bagaimana kata hatinya Putri Via.


Selir Lisa menemui Putri Via.

__ADS_1


"Temui sajalah Putri Via, kalau sudah berkenalan kamu beritahu kalau tidak suka di jodohkan" Kata Selir Lisa.


"Tidak usah bingung Putri Via" Kata Selir Lisa.


"Iya Selir Lisa, terimakasih ya" Kata Putri Via.


Lalu Putri Via segera menemui Raja, Ibu Ratu dan pangeran Bryan yang berada di ruang tamu kerajaan.


"Ini perkenalkan putri Via" Kata Raja.


Pangeran Bryan terpukau melihat paras cantik Putri Via yang alami.


"Wauh cantik jelita Putri Via" Kata Pangeran Bryan.


"Aku Pangeran Bryan" Kata Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan, tetapi Putri Via tidak menghiraukannya.


Ehm kurang ajar perempuan ini, orang mau salaman malah dicuekin sombong banget kamu putri Via. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Awas kamu, kamu harus jadi milikku. Kamu harus jatuh kepelukanku. Karena kalau kamu jadi milikku tahta kerajaan ini akan menjadi milikku juga. Kata hatinya Pangeran Bryan yang jahat dan pendendam itu.


Putri Via pun meninggalkan mereka.


Sombong sekali Putri Via tetapi dia cantik sekali. Kata hatinya Pangeran Bryan.


"Maaf ya Pangeran Bryan, Putri Via agak pemalu orangnya" Kata Ibu Ratu.


"Iya, Ibu Ratu tidak apa-apa" Jawab Pangeran Bryan.


Bagus sekali Istana ini mewah sekali berlapiskan emas. Raja ini kaya raya. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Anton bertemu dengan Putri Via di pintu merah bata.


"Kamu sudah bertemu Pangeran Bryan" Tanya Anton.


"Iya" Jawab Putri Via.


"Katanya orang-orang prajurit Pangeran Bryan tampan, berarti cocok denganmu Putri Via makanya Raja menjodohkan kamu dengan dia" Kata Anton.


Sepertinya Anton cemburu mengetahui pertemuan Pangeran Bryan dengan Putri Via.


"Apakah kamu cemburu" Tanya Putri Via.


"Tidak aku tidak cemburu" Jawab Anton.


"Dia menginap disini biar bisa dekat dengan kamu Putri Via" Kata Anton.


"Sudahlah tidak usah membahas Pangeran itu" Kata Putri Via.


"Dengar-dengar kamu dipuji 'cantik" Kata Anton.


"Berarti kamu menguping dong, kok tahu ya" Tanya Putri Via.


"Kata orang-orang prajurit, aku tadi masih latihan" Jawab Anton.

__ADS_1


"Kalau kamu dekat dengan Pangeran itu, lalu aku ditinggal terus kamu menikah dengan dia" Kata Anton.


"Kamu selalu membayangkan yang aneh-aneh" Kata Putri Via.


"Pangeran itu jahat kata Selir Lisa" Kata Putri Via.


"Dan lagi dia bukan putranya Ibu Ratu, tetapi putra dari Selir Raja. Kita tidak tahu Selir itu apakah masih keturunan kerajaan kalau bukan keturunan kerajaan berarti sama denganmu rakyat biasa" Kata Putri Via.


"Tetapi kan Ayahnya Raja" Kata Anton.


"Kalau anak laki-laki keturunannya Ibunya" Kata Putri Via.


"Kalau bisa kamu juga harus menyelidiki apakah Pangeran Bryan itu Ibunya rakyat biasa atau keturunan kerajaan" Kata Putri Via.


"Oke aku akan coba tanya ke kepala prajurit, pasti tahu kan orang lama disini maksudnya orang kepercayaannya Raja" Kata Anton.


"Iya" Kata Putri Via.


Tiba-tiba terdengar ada orang yang membuka pintu merah bata. Putri Via dan Anton kaget, lalu mereka berdua bersembunyi dibalik semak-semak.


Raja dan Selir Lisa keheranan pintu merah bata tidak dikunci.


"Selir Lisa, kamu belum mengunci pintu ini kan" Tanya Raja.


"Seingatku sudah Raja" Jawab Selir Lisa.


"Kenapa pintu tidak terkunci, apakah kamu lupa" Raja.


"Tidak Raja, aku tidak lupa atau Raja yang kesini lalu lupa mengunci pintu merah bata" Kata Selir Lisa.


Raja dan Selir Lisa seperti biasanya beradu cinta di dalam kamar.


"Putri Via, Raja sedang bercinta" Kata Anton sambil tersenyum.


"Apakah kamu mau juga seperti Raja dan Selir Lisa" Tanya Anton.


"Tidak, aku tidak mau. Waktu menikah saja. Karena semua ada waktunya masing-masing" Jawab Putri Via.


"Salut aku sama kamu Putri Via" Kata Anton.


Lalu mereka berdua meninggalkan pintu merah bata.


Anton pun menuju ke markas.


Sedangkan Putri Via masih berjalan menuju ke kamarnya, tiba-tiba ada yang menghentikan langkah kakinya Putri Via. Ternyata Pangeran Bryan.


"Sayangku, kamu dari mana saja" Tanya Pangeran Bryan.


Ehm ngapain ini orang panggil - panggil sayang, aku saja sama Anton tidak pernah dipanggil sayang. Ini lancang sekali. Kata hatinya Putri Via.


Putri Via tidak menghiraukan Pangeran Bryan. Melanjutkan berjalan menuju kekamarnya. Lalu Putri Via masuk ke dalam kamar.


Oh itu kamarnya Putri Via. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Sombong sekali dia kenapa menghindar dariku. Aku akan mencari tahu kenapa dia begitu sombong dengan aku. Kata hatinya Bryan.

__ADS_1


__ADS_2