Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana

Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana
Pangeran Bryan mencari tahu hubungan Anton dan Putri Via


__ADS_3

Aku harus menemui Raja segera. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan mencari Raja. Lalu bertanya kepada pelayannya Raja.


"Raja ada dimana pelayan" Tanya Pangeran Bryan.


"Raja masih singgah di negeri tetangga untuk beberapa hari" Kata pelayannya Raja.


"Iya terimakasih pelayan" Kata Pangeran Bryan.


Waduh bisa-bisa mereka berdua pacaran secara tidak wajar bagaimana, ini saja pacaran secara rahasia mereka. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Masa ke Ibu Ratu, katanya Ibu Ratu sedang sakit. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan ketemu Anton.


"Prajurit, aku lihat-lihat kamu akrab banget sama Putri Via apa hubunganmu dengan Putri Via" Tanya Pangeran Bryan.


"Aku disuruh menjaganya karena ada orang yang sering membuntuti atau sering mengawasi Putri Via dari kejauhan" Jawab Anton.


Pangeran Bryan mendengar jawabannya Anton. Itu kan aku yang mengawasi Putri Via. Berarti Putri Via sudah tahu kalau aku sering mengawasi Putri Via. Kata hatinya Pangeran Bryan.


"Ya sudah pergi sana" Kata Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan terlihat marah. Dia pasti berbohong. Kemaren ketahuan kelihatan mesra mereka berdua. Dasar laki-laki. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan mencari Putri Via.

__ADS_1


Berjalan menuju tempat Putri Via. Ternyata ketemu prajurit yang berjaga-jaga di depan pintu kamar Putri Via.


"Ada apa lagi Pangeran Bryan, apakah penjelasanku kurang jelas sehingga kamu mau mencari Putri Via" Kata Anton.


"Iya mana Putri Via" Tanya Pangeran Bryan.


Lalu Putri Via menghampiri Pangeran Bryan.


"Ada apa kamu mencariku, sepertinya ada hal penting" Tanya Putri Via.


"Prajurit itu kekasihmu ya, aku tahu kamu dengan dia" Tanya Pangeran Bryan.


"Bukan dia yang menjagaku karena ada orang sepertimu yang mengawasiku" Jawab Putri Via.


"Aku memang mengawasimu, karena aku tahu kalian mempunyai hubungan bukan sekedar itu. Akan aku laporkan kalian ke Raja" Kata Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan pun meninggalkan mereka dengan raut wajah yang marah.


Awas kalian, sudah ketahuan masih saja menghindar. Aku akan terus mengawasi kalian sampai ada bukti yang nyata untuk dilaporkan ke Raja. Kata hatinya Pangeran Bryan.


"Kita tidak boleh lengan Anton, karena Pangeran Bryan terus mengawasi kita" Kata Putri Via.


"Biarin dia mengawasi kita, seharusnya kita sudah menikah dan mempunyai anak yang lucu-lucu" Kata Anton.


"Punya anak, jangan-jangan pikiran kamu aneh-aneh ya" Tanya Putri Via.


"Atau kamu hamil duluan baru direstui oleh Raja" Kata Anton.

__ADS_1


"Apa, bener kan kamu pikirannya kotor" Kata Putri Via.


"Oh atau aku pura-pura hamil ya agar direstui oleh Raja" Kata Putri Via.


"Ehm tiru-tiru aku ya" Kata Anton.


"Sudahlah kamu ke markas sana" Kata Putri Via.


Anton berjalan menuju ke markas. Sedangkan Putri Via masuk ke dalam kamarnya.


Pangeran Bryan tiba-tiba menuju ke kamarnya Putri Via. Menoleh ke kanan dan ke kiri tidak ada orang. Mana tuh prajurit yang jaga. Ehm alasan tidak ada yang jaga. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Lalu Pangeran Bryan mengintip ke jendela kamar Putri Via. Putri Via yang sedang duduk di cermin.


Memang kamu cantik sekali Putri Via. Lalu pelan-pelan membuka pintu kamar Putri Via.


Bersembunyi di balik pintu kamar Putri Via.


Pangeran Bryan berjalan pelan-pelan menghampiri Putri Via. Sampai Putri Via kaget.


"Hei ngapain kamu ke kamarku" Tanya Putri Via.


"Kamu memang cantik sekali Putri Via, lihat rambutmu yang terurai panjang, wajahmu yang putih, semua sempurna" Kata Pangeran Bryan.


"Kamu kalau mendekatiku, aku akan berteriak" Kata Putri Via.


"Tenanglah Putri Via, aku akan mencoba mendekatimu.

__ADS_1


__ADS_2