Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana

Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana
Putri Via hamil dengan siapa


__ADS_3

Saat pulang sampailah di Istana. Putri Via yang muntah-muntah. Selir Lisa yang keheranan dari kemaren masuk anginnya belum juga sembuh.


"Putri Via, kenapa, masuk angin belum juga sembuh-sembuh dari kemaren" Tanya Selir Lisa.


"Iya, perutku mual ingin muntah tetapi" Kata Putri Via.


"Seperti orang hamil saja kamu Putri Via, Jangan-jangan kamu sedang hamil. Anak siapa tuh" Tanya Selir Lisa.


"Memang aku sedang hamil" Jawab Putri Via.


Raja yang mendengarkan perkataan Putri Via kaget. Lalu Raja masuk ke dalam ruangan Putri Via.


"Sayang, siapa yang berani menghamilimu" Tanya Raja.


Putri Via yang bolak-balik muntah-muntah.


"Aku Raja, maaf" Kata Pangeran Bryan.


"Apa, kamu berani sekali melakukannya apakah kami tidak sabaran untuk menikah dengan Putri Via" Kata Raja.


"Aku akan bertanggungjawab, segera aku menikah dengan Putri Via" Kata Pangeran Bryan.


Putri Via hanya terdiam pasrah, karena perutnya yang mual-mual dan lemas


"Kamu urus Putri Via dia sedang hamil anakmu Pangeran Bryan" Kata Raja.


"Aku akan mengatur tanggal berapa kalian akan menikah" Kata Raja.


Pangeran Bryan mengantar Putri Via ke kamarnya.


"Sayang, jelaskan aku akan menikahmu meskipun kamu membenciku" Pangeran Bryan sambil tertawa.


"Kamu bakalan jadi permaisuriku, aku sangat-sangat mencintaimu apalagi kemaren beradu cinta denganmu tidak akan pernah aku lupakan" Kata Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan meninggalkan Putri Via. Lalu Selir Lisa bertanya kepada Putri Via.


"Masa kamu beradu cinta dengan Pangeran Bryan, terus Anton bagaimana. Katamu mencintai Anton kenapa salah sasaran" Tanya Selir Lisa.


"Aku bingung mau menjelaskan semua ini, aku mau muntah" Kata Putri Via.


Putri Via muntah-muntah lagi. Perutnya mual-mual.


Aku harus ke Anton, kenapa Putri Via hamil ini anaknya siapa. Kata hatinya Selir Lisa.


Lalu Pangeran Bryan menghampiri Putri Via.


"Selir Lisa Mohon tinggalkan kita dulu" Kata Pangeran Bryan.


Selir Lisa pun pergi meninggalkan mereka.

__ADS_1


Selir Lisa menguping dari belakang jendela.


"Sayang, ayo periksa ke dokter. Ini buah-buah yang kamu inginkan" Kata Pangeran Bryan.


Kenapa Putri Via nurut sama Pangeran Bryan. Ada yang aneh. Apakah Putri Via di guna-guna ya. Kata hatinya Selir Lisa.


Pangeran Bryan yang mengiris buah-buah untuk Putri Via. Lalu Putri Via memakan buah-buah tersebut. Mata Putri Via berbinar-binar melihat Pangeran Bryan.


Kamu akan menjadi milikku lagi Putri Via. Kata hatinya Pangeran Bryan.


"Kenapa sayang" Tanya Pangeran Bryan.


"Apakah buahnya enak" Tanya Pangeran Bryan.


Putri Via mendekati Pangeran Bryan. Lalu mereka melakukan aktifitas beradu cinta. Selir Lisa melihat semua itu tidak percaya. Ini pasti di kasih ramuan agar Putri Via takluk pada Pangeran Bryan.


Lalu Selir Lisa pergi meninggalkan mereka. Masa anaknya Pangeran Bryan, tetapi tidak mungkin. Putri Via tidak bisa menceritakan semua itu hanya terdiam Putri Via tidak seperti biasanya. Kata hatinya Selir Lisa.


Selir Lisa menuju ke rumahnya Anton. Tetapi Anton tidak ada dirumah. Hanya ibunya saja yang ada. Lalu Selir Lisa mencari keberadaannya Anton. Anton yang sedang duduk-duduk di taman.


Selir Lisa menghampiri Anton.


"Anton. Anak siapa yang ada di rahim Putri Via" Tanya Selir Lisa.


"Aku tidak tahu. Putri Via mengkhianati aku, dia beradu cinta dengan Pangeran Bryan" Kata Anton.


"Iya sering tiap malam bahkan tiap hari tiap bulan, tetapi dia malahan beradu cinta dengan Pangeran Bryan juga, sakit hatiku" Jawab Anton.


"Kayaknya itu anakmu Anton" Kata Selir Lisa.


"Anak, itu bukan anakku" Kata Anton.


"Hanya Putri Via yang tahu semuanya. Tetapi mengapa Putri Via terdiam" Kata Selir Lisa.


"Anton, kamu segera menolong Putri Via. Dia dikasih sesuatu oleh Pangeran Bryan makanya Putri Via nurut sama Pangeran Bryan" Kata Selir Lisa.


"Kamu percaya, percayakan sama Putri Via, cepat sebelum terlambat Anton" Kata Selir Lisa.


Lalu Selir Lisa meninggalkan Anton. Anton yang berpikir, sambil membayangkan Putri Via. Kenapa ini terjadi pada kita. Kata hatinya Anton.


Terus kenapa Pangeran Bryan bisa beradu cinta denganmu, aku bingung dengan semua ini. Kata hatinya Anton.


Aku harus menyamar menjadi pelayan Istana, agar aku bisa menyelidiki Putri Via.


Anton yang bergegas menuju ke Istana. Para prajurit-prajurit yang sibuk. Para pelayan-pelayan yang sibuk juga.


Banyak bunga-bunga dimana-mana. Hiasan-hiasan, lampu-lampu. Anton yang sebagai pelayan juga membantu mereka.


Tiba-tiba ada Lina yang menghampiri Anton.

__ADS_1


"Eh pelayan, ini tolong iris buah-buah ini. Jangan lupa cuci dengan air ini lalu berikan ke Putri Via karena dia sedang hamil" Kata Lina.


Anton curiga, ini air buat apa ya. Jangan-jangan ini ramuan untuk Putri Via agar nurut sama Pangeran Bryan.


Lina melihat apa yang dilakukan Anton.


Kurang ajar Pangeran Bryan dan Lina mereka jahat kepada Putri Via. Kata hatinya Anton.


Anton pelayan menuju ke ruangan Putri Via tiba-tiba Anton pelayan itu menjatuhkan buah-buah tersebut. Lina menghampiri Anton pelayan itu.


"Kamu kenapa menjatuhkan buah ini" Kata Lina.


"Aku akan ganti buah-buahan ini" Jawab Anton pelayan.


"Ini kasih air ini ya untuk mencucinya" Kata Lina.


Anton pelayan yang bergegas untuk mengiris buah-buahan itu. Tetapi tidak di cuci dengan air pemberian Lina.


Lalu Anton pelayan itu menuju ke kamar Putri Via.


"Putri Via, ini buah-buahan untuk anda" Kata Pelayan itu Anton.


Lalu Putri Via menerima buah-buahan itu.


"Terimakasih" Kata Putri Via.


Putri Via memakan buah-buahan itu. Lina yang mengintip dari bilik jendela. Pelayan Anton pun menghilang agar tidak dicari oleh Lina.


Rencana pernikahan Pangeran Bryan dan Putri Via akan diramaikan sampai 7 hari 7 malam. Apakah akan menjadi kenyataan karena pelayan Anton menggagalkan rencana Lina yang memberi air untuk Putri Via.


Pangeran Bryan menuju ke kamarnya Putri Via.


"Sayang, sudah makan buah-buahannya" Kata Pangeran Bryan.


"Ngapain kamu ada disini, beraninya kamu" Tanya Putri Via.


Pangeran Bryan kaget, kenapa Putri Via seperti dulu lagi. Ini pasti Lina belum memberi air itu. Wah gawat. Kata hatinya Pangeran Bryan.


"Kamu ngapain melamun, cepat pergi dari sini" Usir Putri Via.


"Kita akan menikah sayang, semua orang telah mempersiapkan untuk pernikahan kita" Kata Pangeran Bryan.


"Kamu bukan ayah anak yang aku kandung, ini anaknya Anton. Kamu tidak berhak memaksa aku untuk menerima kamu" Jawab Putri Via.


"Lebih baik kamu mundur sekarang, agar kamu tidak mempunyai masalah yang lebih besar lagi" Kata Putri Via.


"Aku tidak akan mundur" Jawab Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan pun pergi meninggalkan Putri Via.

__ADS_1


__ADS_2