Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana

Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana
Ibunya Anton bertemu dengan Raja


__ADS_3

Setelah pulang dari hutan, Anton bergegas berbenah diri. Setelah selesai dari bersih-bersih lalu Anton sarapan pagi. Lalu istirahat.


Ibunya Anton pergi ke pasar. Untuk jualan di pasar. Disekitaran pasar ramai sekali. Ada Raja yang datang berkunjung ke pasar. Melihat-lihat pedagang pasar yang berjualan.


Tiba-tiba Raja melihat Ibunya Anton. Raja menghampiri Ibunya Anton.


"Ibu ini apa benar Ibunya Anton" Tanya Raja.


"Iya Raja" Jawab Ibunya Anton.


"Anda berjualan disini, jualan apa kok hanya sedikit" Tanya Raja.


"Aku jualan nasi dan lauknya saja, karena anakku tidak bekerja. Pekerjaan musiman berburu. Kalau ada buruan lalu dijual. Kalau kemaren waktu menjadi prajurit dia dapat penghasilan. Aku diberi uang. Sekarang dipecat dari prajurit ya kembali berburu" Jawab Ibu Anton.


"Penghasilan jualan sehari berapa Ibu" Tanya Raja.


"Satu hari kadang-kadang tidak ada yang beli, kadang satu bungkus kadang tiga. Maksimal hanya lima bungkus" Jawab Ibunya Anton.


"Harga satu bungkusnya berapa" Tanya Raja.


"Satu bungkus 5000" Jawab Ibunya Anton.


"Harganya murah sekali, terus buat sehari-hari bagaimana" Tanya Raja.


"Kalau kurang ya utang" Jawab Ibunya Anton.

__ADS_1


"Anton itu pacaraan sama Putri Via, padahal Putri Via sudah dijodohkan dengan Pangeran Bryan. Kalau Anda ingin modal banyak, jauhi Putri Via" Kata Raja.


Ibunya Anton masih terdiam sejenak...


"Iya Raja, aku usahakan"Jawab Ibunya Anton.


Raja dan pengawal-pengawalanya meninggalkan Ibunya Anton.


Ibunya Anton masih terdiam memikirkan apa yang dikatakan Raja. Padahal Anton selalu mencintai Putri Via.


Setelah menjelang siang, Ibunya Anton bergegas untuk pulang. Sampailah dirumahnya.


"Anton, aku tadi ketemu dengan Raja" Kata Ibunya Anton.


"Kenapa Ibu nurut saja sama Raja itu, Putri Via itu tidak suka dijodohkan dengan Pangeran Bryan" Kata Anton.


"Putri Via itu sukanya sama aku, Anton sambil tertawa.


" Kamu jangan kepedean dulu, ini Raja yang ngomong. Sudahlah nuruti saja apa kata Raja" Kata Ibunya Anton.


"Oke aku akan menjauh dari Putri Via" Jawab Anton.


"Beneran kamu akan menjauh dari cintamu" Tanya Ibunya Anton.


"Iya" Kata Anton.

__ADS_1


"Besok kalau Raja masih berkeliling, akan aku beritahu tentang ini. Atau kalau aku sempat akan berkunjung ke Istana" Kata Ibunya Anton.


"Silakan saja Ibu" Kata Anton.


Lalu Anton keluar meninggalkan Ibunya.


Anton berjalan menuju ke taman. Duduk-duduk di taman. Merenung apa yang direnungkan pastinya memikirkan Putri Via.


Semua orang tidak merestui aku dengan Putri Via. Putri Via belum mengetahui tentang hal ini. Kemanakah dia belum juga muncul. Kata hatinya Anton.


Dari kejauhan ada prajurit dan Pangeran Bryan. Ngapain orang itu kesini. Aku harus bersembunyi. Kata hatinya Anton.


Anton bersembunyi di balik pohon besar.


Tepat di pohon besar Pangeran Bryan berhenti sambil ngomong dengan prajurit-prajuritnya.


"Kalian lihat rumahnya Anton, apakah ada dia" Kata Anton.


Ngapain orang itu mau ke rumahku. Pasti cari gara-gara. Kata hatinya Anton.


Pangeran Bryan dan prajurit-prajuritnya berjalan menuju rumah Anton.


Sedangkan Anton masih duduk di balik pohon besar agar tidak diketahui Pangeran Bryan.


Untung dirumah sepi, tidak ada Ibu. Kata hatinya Anton.

__ADS_1


__ADS_2