
Prajurit itu pun pergi meninggalkan Istana. Isak tangis Putri Via yang melihat kepergian Anton alias prajurit itu.
Lalu Selir Lisa menenangkan Putri Via.
"Ini semua gara-gara kamu Pangeran Bryan, kekasihku diusir oleh Raja. Dengarkan aku, aku tidak akan pernah mau menikah denganmu" Kata Putri Via.
"Kamu jahat sekali, licik sekali. Pastinya Raja akan mengetahui kejahatanmu" Kata Putri Via.
Pangeran Bryan hanya diam saja dan berkata dalam hati. Tenanglah wahai Putri Via yang cantik. Aku akan segera menikahmu.
"Raja ingatlah, kelak pasti tahu siapa yang licik, jahat" Kata Putri Via.
"Dan pasti Raja akan menyesal telah berbuat seperti ini ke aku" Kata Putri Via.
Lalu Putri Via meninggalkan tempat tersebut.
__ADS_1
Putri Via yang menangis ditinggalkan oleh Anton. Aku akan kabur dari sini. Raja dan Ibu Ratu sudah kena guna-guna Pangeran Bryan, kenapa malah nurut ke Pangeran Bryan yang gila itu. Kata hatinya Putri Via.
Tangisan Putri Via terdengar diluar. Selir Lisa mendengarkan Putri Via menangis. Lalu menghampiri Putri Via.
"Tenanglah Putri Via, pasti ada jalan keluar dari masalah ini. Kita selidiki kenapa Raja dan Ibu Ratu nurut sama Pangeran Bryan" Kata Selir Lisa.
"Putri Via apakah kamu beradu cinta dengan Anton itu" Tanya Selir Lisa.
"Belum pernah, kemaren kalian ketahui oleh Raja. Beradu cinta dengan Anton" Kata Selir Lisa.
"Aku janjian sama Anton itu lalu aku heran kenapa matanya berbinar-binar melihat aku. Tidak seperti biasanya Anton itu. Lalu mau beradu cinta kan sudah persiapan. Ketahuan Raja" Kata Putri Via.
"Aku akan kasih pelajaran buat Pangeran Bryan, tujuannya tidak baik. Biasanya aku bersama Anton, mengobrol bareng sambil melihat pemandangan di dalam pintu merah bata" Kata Putri Via.
Putri Via sambil menangis mengingat kebersamaan dengan Anton. Pria yang dicintainya. Tetapi Raja dan Ibu Ratu tidak mengerti apa isi hatinya Putri Via.
__ADS_1
"Kenapa aku membawa Anton ke Istana, sebenarnya dulu tidak ku bawa disini. Malah jadi begini. Kamu tahu Selir Lisa, aku sangat mencintai Anton Pria yang sederhana dia baik hati tulus kepadaku" Kata Putri Via.
Pangeran Bryan yang mendengar tangisan Putri Via. Lalu masuk ke dalam kamar Putri Via.
"Tenanglah wahai sang Putri Via, aku akan mengobati rasa sedihmu. Sabarlah pasti semua ini akan berlalu. Kamu tidak usah khawatir aku juga mencintaimu Putri Via. Dibandingkan prajurit itu mending aku yang masih mempunyai derajat. Aku akan membahagiakan Kam Putri Via " Kata Pangeran Bryan.
"Tutup mulutmu yang manis tetapi mengandung racun. Ingat ya aku tidak akan pernah menikah denganmu Pangeran Bryan. Kamu jangan bersenang-senang dulu karena Anton itu telah pergi dari Istana ini. Kamu yang akan pergi dari sini kelak" Kata Putri Via.
"Aku tidak akan pernah pergi dari Istana ini wahai sang Putri" Kata Pangeran Bryan Sambil tertawa.
"Semua orang disini akan tunduk kepadaku termasuk kamu Putri Via yang cantik" Kata Pangeran Bryan.
"Silahkan Pangeran Bryan harap keluar dari kamar ini" Usir Selir Lisa.
"Kamu Selir Lisa ikutan saja urusanku dengan Putri Via" Kata Pangeran Bryan.
__ADS_1
"Ini Putri Via juga anakku" Kata Selir Lisa.
"Ini Putrinya Ibu Ratu. Kamu itu bukan Ibunya ngerti" Bentak Pangeran Bryan.