Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana

Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana
Putri Via mencari pelayan yang bernama Lina


__ADS_3

Putri Via menanyakan pelayan yang bernama Lina ke kepala pelayan.


"Ibu pelayan, apakah disini ada yang bernama Lina" Tanya Putri Via.


"Ada. Tetapi sudah tidak bekerja sebagai pelayan. Dia pulang ke desanya" Jawab Ibu pelayan itu.


"Iya" Kata Putri Via.


Putri Via meninggalkan tempat kepala pelayan.


Pintar juga Pangeran Bryan. Semua yang terlibat disembunyikan oleh dia. Kata hatinya Putri Via.


Aku harus ke Anton. Anton harus membantuku untuk mencari Lina.


Putri Via kembali ke ruangan kepala pelayan.


"Maaf, alamat tempat tinggal Lina dimana" Tanya Putri Via.


Lalu Pelayan itu memberi tahu alamat tempat tinggal Lina.


Besok harinya,


Putri Via bergegas ke rumahnya Anton. Saat tiba di rumahnya Anton. Rumahnya kosong tidak ada orangnya.


Lalu Putri Via mencari alamat Lina. Berjalan sambil melihat kanan dan kiri barangkali ketemu sama Anton.


Ini alamat dimana ya, kata orang tadi lurus terus lalu belok ke kiri. Kata hatinya Putri Via. Sampailah tempat tujuannya Putri Via. Putri Via mengetuk pintu.


Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!


Tidak ada yang membukakan pintu. Putri Via masih menunggu diteras rumahnya Lina.


Ada orang yang menghampiri Putri Via.

__ADS_1


"Maaf ini kan Putri Raja" Tanya orang itu.


"Iya, rumah ini penghuninya kemana" Tanya Putri Via.


"Mereka masih pulang ke negeri seberang" Jawab orang itu.


"Apakah anda tahu alamat disana" Tanya Putri Via.


"Wah tidak aku" Jawab orang itu.


"Sudah dulu ya Putri Raja" Pamit orang itu.


Lalu Putri Via kembali ke Istana. Sesampai di Istana. Selir Lisa menghampiri Putri Via.


"Bagaimana pencarianmu" Tanya Selir Lisa.


"Katanya tetangganya lagi berada di negeri seberang" Jawab Putri Via.


"Wah ini pasti disuruh bersembunyi agar tidak ketahuan" Kata Selir Lisa.


"Licik sekali Pangeran Bryan" Kata Selir Lisa.


"Terus bagaimana Selir Lisa, aku sepertinya menyerah" Kata Putri Via.


"Semangat harus semangat jangan menyerah, kamu pasti bisa" Kata Selir Lisa.


Putri Via pun memeluk Selir Lisa.


Pangeran Bryan dari kejauhan melihat mereka berdua. Pasti menyelidiki sesuatu hal sampai kalian tidak berhasil. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan tertawa..


Semua sudah aku sembunyikan secara rapat-rapat. Kalian telah kehilangan jejak dan terlambat Putri Via, kamu akan menjadi milikku. Kata hatinya Pangeran Bryan.

__ADS_1


Selir Lisa melihat Pangeran Bryan dari kejauhan.


"Itu Pangeran Bryan, ngapain dia melihat kita" Kata Selir Lisa.


"Biarin dia, senang kelihatannya" Kata Putri Via.


"Berarti dia yang menyuruh pelayan Lina itu" Kata Putri Via.


Pangeran Bryan pun pergi meninggalkan mereka berdua.


Selir Lisa dan Putri Via juga pergi menuju ruangan masing-masing.


Kemana Anton, ini gara-gara Pangeran Bryan ngapain cari Anton. Pasti disuruh Raja. Kata hatinya Putri Via.


Masa ke negeri seberang. Terus ngapain juga dia ke negeri seberang. Besok akan kucoba ke rumahnya pelayan itu lagi. Barangkali ada pelayan itu. Kata hatinya Putri Via.


Putri Via pun beristirahat dan menenangkan diri agar tidak memikirkan Anton.


Besoknya, Putri Via bergegas pergi ke rumahnya pelayan itu. Tiba disana pintu rumahnya pelayan Lina terbuka. Lalu Putri Via masuk ke dalam rumah tersebut.


"Apakah benar kamu yang bernama Lina" Tanya Putri Via.


"Tidak, aku Lili adiknya Lina, ada apa mencari Lina. Karena Lina masih ada di negeri seberang" Kata Lili.


"Anda kan Putri Raja" Tanya Lili.


"Iya, tolong kabari Lina segera suruh pulang, kalau sudah pulang temui aku Putri Via" Kata Putri Via.


"Iya, aku akan kabari Lina" Jawab Lili.


"Terimakasih ya Lili" Kata Putri Via.


Putri Via pun berpamitan lalu pergi meninggalkannya. Putri Via kembali ke Istana.

__ADS_1


Ehm bakalan kamu ketahuan Pangeran Bryan. Kejahatanmu akan tercium juga. Kata hatinya Putri Via.


Oh iya tadi kenapa tidak mencari Anton waktu ke sana. Tahu gitu mampir ke rumahnya Anton. Kata hatinya Putri Via.


__ADS_2