Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana

Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana
Beradu cinta


__ADS_3

Putri Via sudah selesai ke kamar mandi. Wah ditunda lagi. Kata hatinya Putri Via.


"Sayang, aku mau balik dulu ke markas. Nanti kepala prajurit mencariku" Kata Anton.


"Lho bagaimana sih" Jawab Putri Via.


"Nanti malam saja kesini Anton" Kata Putri Via.


Anton bergegas menuju ke markas. Sedangkan Putri Via masih disitu.


Ini semua gara-gara Pangeran Bryan, selalu ikut campur urusanku. Kata hatinya Putri Via.


Lalu Putri Via menuju ke ruangannya.


Malam pun tiba. Anton dan Putri Via menuju ke pintu merah bata. Mereka langsung menuju ke ruangan yang indah tersebut. Tidak berlama-lama mereka pun beradu cinta. Ini sebenarnya untuk pernikahan kita, tetapi ada Pangeran Bryan yang selalu menganggu hubungan kita. Mereka tidak ada paksaan. Agar mereka cepat menikah.


Tak lama kemudian mereka menuju ke tempat mereka masing-masing.


Tiba di tempat Putri Via membayangkan tadi dengan Anton. Sambil melamun sampai tidak tahu siapa yang dihadapannya.


"Putri Via" Sapa Clara.


"Hai, Clara" Jawab Putri Via.


"Kamu tadi ngapain sama Anton" Tanya Clara.


"Anton itu kekasihku, Raja tidak merestui hubunganku dengan Anton. Karena aku dijodohkan dengan Pangeran Bryan" Jawab Putri Via.


"Aku sepertinya tahu dengan Pangeran Bryan itu jahat, kasar, keras orangnya" Kata Clara.


"Iya aku juga mengetahuinya" Kata Putri Via.


"Semoga saja aku bisa menikah dengan Anton" Kata Putri Via.


"Iya aku doakan" Kata Clara.


Malam pun tiba.


Anton dan Putri Via bergegas ke pintu merah bata. Mereka seperti biasanya beradu cinta.


Begitu seterusnya mereka berdua sampai Putri Via dinyatakan hamil.


Bulan demi bulan mereka selalu dengan aktifitas yang sama.


Putri Via yang bingung kenapa tidak hamil-hamil. Padahal tiap hari selalu beradu cinta dengan Anton.


"Hai sayang cantikku" Sapa Pangeran Bryan.


"Kenapa kamu sedang bingung ya" Tanya Pangeran Bryan.


"Enak ya selalu berduaan dengan Anton" Kata Pangeran Bryan.


Putri Via hanya diam saja tidak menghiraukan apa yang dikatakan Pangeran Bryan. Putri Via berpikir tentang hubungannya dengan Anton.


Pangeran Bryan yang dicuekin terus akhirnya meninggalkan Putri Via.


Malam harinya Anton dan Putri Via seperti biasanya melakukan aktifitas yang sama.


"Kenapa sayang" Tanya Anton.

__ADS_1


"Bagaimana ya tidak ada tanda-tanda telat bulan" Jawab Putri Via.


"Iya padahal berapa bulan kita, tiap hari juga" Kata Anton.


"Masa dari kita ada yang mandul" Kata Anton.


"Tidak mungkin, buktinya Selir Raja hamil anaknya Raja. Berarti aku tidak mandul" Kata Putri Via.


"Kalau aku ya juga tidak mungkin" Kata Anton.


Anton yang mengulangi aktifitas yang sama.


Tiba-tiba mereka berdua tidak tahu ada Pangeran Bryan yang melihat aktifitas mereka.


Kurang ajar Anton, kamu sedang beradu cinta dengan calon istriku. Akan aku balas perbuatanmu Anton. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Lalu Anton bergegas meninggalkan ruangan tersebut karena sebagai prajurit harus tepat waktu dalam hal apapun.


Putri Via pun kembali ke ruangan.


Tiba-tiba Putri Via muntah-muntah. Perutku tidak enak mual banget. Kata hatinya Putri Via.


Selir Lisa yang menghampiri Putri Via.


"Kenapa Putri Via" Tanya Selir Lisa.


"Apa masuk angin" Kata Selir Lisa.


"Iya mungkin" Jawab Putri Via.


Pangeran Bryan yang menguping dari bilik jendela kamar Putri Via. Mendengar pembicaraan mereka berdua.


Jangan-jangan Putri Via hamil. Tidak mungkin awas kalian. Akan aku buat berantakan rencana kalian. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Putri Via tiba di pintu merah bata yang dibuntuti oleh Pangeran Bryan.


"Hai sayang" Sapa Pangeran Bryan.


"Kamu lagi" Kata Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan menarik paksa tangan Putri Via, lalu menuju ke ruangan yang mewah tersebut.


Putri Via di jatuhkan ranjang itu.


"Apa maumu Pangeran Bryan, lepasin aku" Teriak Putri Via.


"Diamlah, aku hanya inginkan kamu" Kata Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan membuka pakaian Putri Via, Putri Via berteriak minta tolong.


Putri Via tidak bisa menghindari kejadian ini.


Pangeran Bryan yang sedang beradu cinta, sudah di nanti-nanti dari dulu.


Putri Via yang menangis melihat apa yang dilakukan Pangeran Bryan.


Tiba-tiba ada Anton yang melihat mereka berdua. Anton sangat kaget sekali melihat wanita yang dicintai mengkhianatinya.


"Putri Via" Teriak Anton.

__ADS_1


Pangeran Bryan yang terus beraktifitas tidak menghiraukan Anton. Putri Via ingin menghentikan aktifitasnya. Dilarang oleh Pangeran Bryan.


Anton yang melihat hal itu, berlinang air matanya.


"Putri Via, katamu membenci pria itu. Kenapa kamu suka dengan Pangeran Bryan" Kata Anton.


"Kamu bohong Putri Via, kamu mengkhianatiku" Kata Anton.


Lalu Anton meninggalkan mereka berdua.


Pangeran Bryan yang tersenyum melihat hal itu,


"Sayang, terimakasih" Kata Pangeran Bryan.


"Kurang ajar kamu. Kamu tahu kamu tidak bisa menjadi suamiku. Karena aku sedang hamil anaknya Anton" Kata Putri Via.


Pangeran Bryan kaget mendengar kata Putri Via. Putri Via mengejar Anton. Tetapi Anton tidak ditemukan. Putri Via menangis.


Lalu Putri Via keluar Istana mencari keberadaannya Anton.


Ketemu di taman dekat pasar.


"Anton, aku tadi dipaksa oleh Pangeran Bryan" Kata Putri Via.


"Apa, kamu kenapa mau" Jawab Anton.


"Aku tidak bisa menghindar karena aku sedang hamil ini anakmu Anton" Kata Putri Via.


"Tidak mungkin, itu bukan anakku" Kata Anton.


"Kenapa kamu tidak percaya apa yang aku katakan" Kata Putri Via.


"Kamu tadi menikmati bercintamu dengan Pangeran Bryan, kamu tadi tidak menghiraukanku" Kata Anton.


"Aku sudah bilang, aku mual perutku tidak enak. Aku mau menghindari tidak bisa aku dalam keadaan lemah" Kata Putri Via.


Putri Via pun muntah-muntah.


Anton yang ingin menolongnya tetapi tidak jadi.


"Kamu sering bercinta dengan Pangeran Bryan" Kata Anton.


"Anton, aku tidak pernah. Hanya dengan kamu saja" Kata Putri Via.


"Sudahlah Putri Via menikahlah kamu dengan Pangeran Bryan. Kamu cocok dengan dia. Kamu. Anton sambil menangis.


Putri Via yang melihat Anton.


" Anton, percayalah denganku. Ini anakmu darah dagingmu. Kita sepakat kalau aku hamil, kamu bakalan menikah denganku" Kata Putri Via.


"Tidak ada kesepakatan lagi Putri Via" Jawab Anton.


"Menikahlah dengan Pangeran Bryan" Kata Anton.


"Kasihan anakmu, ini anaknya Pangeran Bryan" Kata Putri Via.


"Maksudmu, aku tahu ini anakmu Anton" Kata Putri Via.


"Aku tadi tahu dari kamu bercinta dengan Pangeran Bryan, kamu merasakn sentuhannya. Kamu tersenyum dengan semua yang dilakukan Pangeran Bryan" Kata Anton.

__ADS_1


"Aku tadi menangis bukan menikmatinya" Jawab Putri Via.


"Kamu tidak bisa membedakannya Anton" Kata Putri Via.


__ADS_2