Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana

Putri Raja Yang Mencintai Pria Sederhana
Pangeran Bryan menyelidiki Putri Via


__ADS_3

Pangeran Bryan bertemu dengan Selir Lisa.


"Selir Lisa, tahu tidak Putri Via ada dimana, mulai kemaren aku tidak menemukannya. Apakah ada di tempat Selir Lisa" Tanya Pangeran Bryan.


"Aku tidak tahu, kenapa kamu mencari Putri Via" Tanya Selir Lisa.


"Aku hanya ingin mengenalnya lebih dekat, tetapi Putri Via selalu menghindariku. Apakah dia Putri yang sombong" Kata Pangeran Bryan.


"Dia tidak sombong" Jawab Selir Lisa.


"Kemungkinan Putri Via tidak suka dijodohkan karena dia ingin memilih sendiri untuk pasangan hidupnya, kamu jangan memaksakan kehendakmu itu tidak baik bagi semua" Kata Selir Lisa.


Lalu Selir Lisa meninggalkan Pangeran Bryan.


Dasar perempuan, sama saja. Mana mungkin dia tidak suka sama aku. Aku ini tampan tidak mungkin dia menolak cintaku. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Tiba-tiba secara kebetulan Putri Via lewat di dekatnya Pangeran Bryan.


"Tunggu Putri Via" Kata Pangeran Bryan.


Putri Via berhenti.


"Kenapa kamu menghindar dariku" Tanya Pangeran Bryan.


"Apakah kamu tidak suka denganku" Kata Pangeran Bryan.


"Iya aku tidak suka dijodohkan, hanya itu saja. Karena aku ingin memilih sendiri masalah pasangan hidupku. Itu hak aku. Kamu jangan pernah memaksaku. Paksaan itu tidak bagi semua" Kata Putri Via.


"Aku tidak memaksamu, aku hanya ingin kita dekat seperti teman" Kata Pangeran Bryan.


"Oke kamu beritahu ke Raja dan Ibu Ratu kalau kita ini berteman" Kata Putri Via.


Kamu memang cantik sekali kalau didekati. Siapa coba yang tidak mau dengan kamu. Ehm aku akan meluluhkan hatimu, mana mungkin aku ke Raja beritahu seperti itu. Kata hatinya Pangeran Bryan.


"Sudah aku mau pergi" Kata Putri Via.


Putri Via meninggalkan Pangeran Bryan.


Aku akan memaksamu mencintaiku Putri Via. Semua harus dipaksa karena kalau tidak kamu tidak akan mungkin kepelukkanku. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan mempunyai rencana ingin menyelidiki Putri Via dan aku akan berbuat sedikit jahat untukmu Putri Via. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan selalu mengawasi Putri Via dari kejauhan.


Oh dia satu kamar dengan Selir Lisa. Mereka tahu kalau aku mau berbuat jahat. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Anton melihat gerak-gerik Pangeran Bryan yang mengawasi Putri Via.


Anton menghampiri Pangeran Bryan.

__ADS_1


"Ada apa Tuan, kenapa anda melihat kamar Selir Lisa" Tanya Anton.


"Tidak, kenapa Putri Via ada dikamar Selir Lisa" Tanya Pangeran Bryan.


"Itu urusannya mereka. Sepertinya Putri Via tetap ada dikamarnya sendiri" Kata Anton.


"Oke terimakasih" Jawab Pangeran Bryan.


Pasti kamu mengawasi gerak-gerik Putri Via. Wah gawat bisa-bisa aku ketahuan pacaran sama Putri Via. Kata hatinya Anton.


Aku akan ke tempatnya Putri Via, akan aku suruh ke pintu merah bata. Kata hatinya Anton.


Pangeran Bryan meninggalkan Anton.


Dasar prajurit ngapain bertanya kayak aku dianggap maling saja. Sialan orang itu ikut campur urusanku. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Lalu ada Putri Via tergesa-gesa ditemani pelayan. Pelayan yang satunya pergi.


"Eh pelayan, kemana Putri Via itu" Tanya Pangeran Bryan.


"Mau mandi" Jawab pelayan itu.


Lalu Pangeran Bryan membuntuti Putri Via.


Oh ini kamar mandinya besar sekali. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan ingin mengintip Putri Via.


Ehm cantik sekali dia. Kata hatinya Pangeran Bryan.


"Pelayan tolong, pelayan yang ada didalam suruh ke dapur dipanggil sama Selir Lisa" Perintah Pangeran Bryan.


Lalu pelayan yang memijat punggung Putri Via keluar ruangan.


Tiba-tiba Pangeran Bryan masuk ke dalam lalu mendekati Putri Via. Pintunya dikunci oleh Pangeran Bryan.


"Hey, ngapain kamu kesini" Tanya Putri Via.


"Aku sayang sama kamu Putri Via" Kata Pangeran Bryan.


"Kurang ajar kamu tidak sopan denganku, akan aku laporkan ke Raja dan Ibu Ratu" Kata Putri Via.


Putri Via beranjak berdiri segera memakai handuk. Untung saja pakaian sudah dipakai.


Putri Via pun menampar pipinya Pangeran Bryan lalu bergegas pergi meninggalkannya.


Awas kamu Putri Via, akan aku balas perlakuanmu terhadapku. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Kali ini kamu lolos dari tanganku. Kata hatinya Pangeran Bryan.

__ADS_1


Anton yang menunggu di dalam pintu merah bata. Lalu Putri Via masuk ke dalam pintu merah bata.


Putri Via hati-hati kamu selalu di awas sama Pangeran Bryan yang jahat itu"! Kata Anton.


"Iya, aku tahu tadi aku sudah menampar pipinya, karena telah masuk ke ruangan pijat" Kata Putri Via.


"Berarti Pangeran Bryan menginginkanmu Putri Via" Kata Anton.


"Dia laki-laki yang jahat, aku tidak suka dipaksa-paksa untuk suka atau dekat dengan dia" Kata Putri Via.


"Karena aku suka denganmu Anton" Kata Putri Via.


Anton mendengarkan kata-kata Putri Via sangat senang sekali.


"Aku juga mencintaimu Putri Via" Kata Anton.


Mereka pun meninggalkan pintu merah bata.


Situasi Pangeran Bryan memanas dan marah.


Sombongnya kamu Putri Via, kamu menolakku secara kasar. Kata hatinya Pangeran Bryan.


Pangeran Bryan selalu mengawasi Putri Via dari kejauhan. Sedangkan Anton tahu kalau Pangeran itu mengawasi wanita yang dicintainya.


Itu lelaki jahat, nekat dia. Gawat kayaknya dia punya rencana lain karena Putri Via sudah menampar pipinya. Kata hatinya Anton.


Pangeran Bryan memakai topeng wajah agar tidak diketahui penyamarannya.


Bergegas menuju ke kamar Selir Lisa.


Pangeran Bryan membuka pintu Berlahan-lahan.


Anton yang sedang memantau dari jarak jauh.


Wah Pangeran Bryan ini jahat sekali. Kata hatinya Anton.


Lalu ada wanita yang tidur pulas ditempat tidur. Pangeran Bryan mendekati wanita itu dilihatnya ternyata Selir Lisa yang tertidur.


Kurang ajar aku ditipu sama Putri Via.


Kayaknya dia sudah tahu kalau aku lagi mengawasinya. Kata hatinya Pangeran Bryan.


"Hey, siapa kamu" Tanya Putri Via.


"Kamu pasti lagi mengawasiku ya Pangeran Bryan" Kata Putri Via.


"Akan aku laporkan kamu ke Raja dan Ibu Ratu" Kata Putri Via.


"Dengerin aku, kamu harus angkat kaki dari Istana ini, kalau kamu tidak lekas pergi dari sini akan aku laporkan ke Ayah dan Ibumu, Aku tidak bisa terima kamu kemaren masuk ke dalam ruangan pijat itu. Kamu telah lancang sepertinya kamu akan berbuat yang tidak baik ke aku. Ingat ya aku tidak akan lengah. Apapun yang kamu lakukan atau perbuat akan kembali sendiri ke kamu. Kejahatanmu akan kembali sendiri. Aku sudah memberitahu kamu bolak-balik. Aku tidak suka dengan kamu. Kamu jangan mengikuti nafsumu yang membara seperti api. Kamu kejam, kasar dan jahat Pangeran Bryan. Kamu keluarlah. Cepatlah aku muak denganmu.

__ADS_1


Lalu Pangeran Bryan meninggalkan ruangan itu.


Raut wajah Pangeran Bryan kelihatan marah besar.


__ADS_2