
Pangeran Bryan yang geram dengan Lina. Ada prajurit yang menghampiri Pangeran Bryan.
"Pangeran Bryan, gawat Selir Lisa mau melahirkan" Kata Prajurit itu.
"Apa, Nanti malam bawa ke rumah sakit" Kata Pangeran Bryan.
"Bukankah sekarang dibawa ke rumah sakit Pangeran Bryan. Nanti kasihan Selir Lisa" Kata Prajurit.
"Oke segera, sembunyi-sembunyi kalau bawa Selir Lisa" Kata Pangeran Bryan.
Lalu beberapa prajurit membawa Selir Lisa menuju rumah sakit. Dengan cara sembunyi-sembunyi agar tidak diketahui banyak orang. Padahal penjagaan ketat sekali. Mereka pun lolos keluar dari Istana.
Selir Lisa dibawa ke rumah sakit. Sampailah di rumah sakit. Selir Lisa di periksa sama Dokternya.
"Dokter, tolong beritahu sama yang ngantar tadi. Kalau aku di rawat inap mau melahirkan" Kata Selir Lisa.
"Oke" Jawab Dokternya.
Dokterpun menghampiri prajurit.
"Maaf Anda saudaranya atau suaminya" Tanya Dokternya.
"Aku saudaranya" Jawab Prajurit itu.
"Anda disuruh pulang dulu, karena disini yang menjaga susternya" Kata Dokternya.
"Iya" Jawab Prajurit itu.
Lalu prajurit itu kembali ke Istana.
Suasana di ruang Pangeran Bryan.
"Pangeran Bryan, katanya Dokter harus ditinggal Selir Lisa" Kata Prajurit.
"Waduh kenapa kamu malah kembali, entar Selir Lisa kabur" Jawab Pangeran Bryan.
"Disuruh Dokter kembali, Nanti pasti dikabari" Kata Prajurit.
"Maksudnya dikabari, kan ketahuan Raja. Waduh kalian ini bodoh semua" Kata Pangeran Bryan.
" Terus bagaimana Pangeran Bryan" Tanya Prajurit.
"Kalian tunggu saja di luar ruangan, lihat situasi disana" Jawab Pangeran Bryan.
"Oke Pangeran Bryan" Kata Prajurit itu.
Selir Lisa bergegas kabur dari rumah sakit agar tidak dikejar oleh prajurit prajurit.
Selir Lisa menuju ke Istana.
Tiba di Istana Selir Lisa menemui Raja.
"Selir Lisa, bagaimana kabarmu" Tanya Raja.
"Aku baik-baik saja, hanya ada sekelompok yang menculikku. Tetapi entah siapa kelompok tersebut" Jawab Selir Lisa.
"Aku tidak tahu siapa, pokoknya Raja hati-hati dengan siapapun" Kata Selir Lisa.
"Iya" Jawab Raja.
"Aku akan ke kamarku dulu" Pamit Selir Lisa.
Selir Lisa menuju ke kamarnya dengan tergesa-gesa agar tidak diketahui banyak orang.
__ADS_1
Tiba-tiba bertemu Anton.
"Selir Lisa, apakah kamu tahu dimana Putri Via" Tanya Anton.
"Memangnya Putri Via kenapa" Tanya Selir Lisa.
"Putri Via telah menghilang, entah kemana" Jawab Anton.
"Paling diculik sama orang yang sama sepertiku kemaren-kemaren" Jawab Selir Lisa.
"Gawat siapa Selir Lisa" Tanya Anton.
"Paling Pangeran Bryan buat ulah" Jawab Selir Lisa.
"Sudahlah aku mau ke kamarku dulu, nanti dilihat Pangeran Bryan musuh dalam selimut" Kata Selir Lisa.
Lalu Selir Lisa menuju ke kamarnya. Untung saja tidak ada yang mengetahuinya.
Anton berjaga-jaga di luar kamar Selir Lisa.
Dari kejauhan Lina melihat Anton. Itu Anton ada disitu kenapa tuh orang. Kata hatinya Lina. Lina menuju ke tempat Raja. Aku ingin dekat-dekat dengan Raja. Lina membuka pintu tempat Raja. Tetapi kosong tidak ada siapapun.
Kemana Raja, jangan-jangan dengan Ibu Ratu. Aku yang tidak di perhatikan. Kata hatinya Lina. Lalu Lina meninggalkan tempat Raja.
Raja berdiam diri di dalam pintu merah bata. Duduk sendiri tidak ada temannya.
Selir Lisa yang diam-diam menyamar menjadi pelayan memakai pakaian pelayan agar tidak diketahui musuh dalam selimut.
Berjalan menuju ke tempat Raja. Tetapi Raja tidak ada. Lalu pergi ke pintu merah bata. Tiba disana Selir Lisa berganti pakaian Selir.
"Raja" Sapa Selir Lisa.
"Kamu mengagetkan aku" Kata Raja.
"Iya aku kesepian tiap malam, tidak ada yang menemaniku. Aku ingin menikah dengan Lina. Bagaimana menurutmu" Tanya Raja.
"Pasti Putri Via tidak setuju" Jawab Selir Lisa.
"Lantas aku Bagaimana, kamu sedang hamil besar" Kata Raja.
"Bagaimana Selir Lisa" Kata Raja.
"Terserah Raja saja" Jawab Selir Lisa.
"Tetapi Putri Via tidak suka dengan Lina" Kata Raja.
"Iya, Raja harus mempertimbangkan apa katanya Putri Via" Jawab Selir Lisa.
"Apakah kamu cemburu kalau aku menikah lagi" Tanya Raja.
"Tidak, itu kan terserah Raja" Jawab Selir Lisa.
"Kenapa Raja menginginkan Lina, apa istimewanya Lina" Tanya Selir Lisa.
"Dia baik, perhatian sama aku, dia mengerti seleraku. Kamu tahu sendiri aku suka wanita yang bagaimana" Kata Raja.
"Iya Raja" Jawab Selir Lisa.
"Aku tidak ingin memiliki anak dengan Lina, karena aku tidak tahu Lina dari keluarga siapa" Kata Raja.
"Kenapa Raja mau menikahinya" Kata Selir Lisa.
"Aku akan kawin siri dengan Lina" Jawab Raja.
__ADS_1
"Oke tidak apa-apa kalau kawin siri" Kata Selir Lisa.
"Kamu tahu kan kalau kawin siri di Istana ini, tidak boleh menuntut harta, anak dll" Kata Raja
"Iya Raja, tidak apa-apa. Aku lega mendengar apa yang dikatakan Raja" Jawab Selir Lisa.
"Kamu cemburu sama Lina ya" Tanya Raja
"Tidak cemburu, kalau Raja tiap hari ke Lina. Ya cemburu" Jawab Selir Lisa.
"Katanya Dokter kandungan bagaimana" Tanya Raja.
"Ini melahirkan kurang beberapa hari, bersabarlah" Jawab Raja.
"Kalau beradu cinta bagaimana" Tanya Raja.
"Wah Raja, nanti malam sajalah" Jawab Selir Lisa.
"Berarti kamu mau, katanya kamu tidak mau kalau lagi hamil" Kata Raja.
"Iya sih, tetapi sebenarnya tidak apa-apa" Jawab Selir Lisa.
"Aku ingin nanti malam dengan Lina" Kata Raja.
"Dia seksi, cantik" Kata Raja.
"Terserah Raja, mending dikawini dulu" Jawab Selir Lisa.
"Kamu bantu aku agar aku bisa kawini Lina" Kata Raja.
"Kalau Lina menuntut yang aneh-aneh, bagaimana Raja" Tanya Selir Lisa.
"Besok kamu harus mengundang Lina ketempatku" Kata Raja.
"Aku tawarin dia, mau tidak kawin siri denganku" Kata Raja.
"Iya Raja" Jawab Selir Lisa.
Raja yang tidak sabaran melihat Selir Lisa. Selir Lisa yang cantik sekali. Karena sudah beberapa malam demi malam tidak ada wanita yang menemaninya. Akhirnya Raja menggoda Selir Lisa.
"Kenapa Raja" Tanya Selir Lisa.
Raja mulai mendekati Selir Lisa. Selir Lisa agak menghindari. Raja yang menginginkan hasratnya terpenuhi.
"Aku hanya inginkanmu" Jawab Raja.
Raja menggandeng tangan Selir Lisa, menuju tempat seperti biasanya. Agar leluasa berduaan. Seperti malam pertama saja.
Karena Selir Lisa takut didekati Raja.
"Kenapa Selir Lisa, ada yang aneh denganmu" Tanya Raja.
"Apakah kamu hamil tidak suka denganku" Tanya Raja.
"Bukannya tidak suka, perut semakin membesar. Entar tidak enak malahan" Jawab Selir Lisa.
"Maksudmu apa Selir Lisa" Kata Raja.
"Raja, perutku semakin besar, nanti kasihan yang didalam ini" Kata Selir Lisa.
"Kamu aneh banget jadi orang, semua pada tempatnya masing-masing, Apanya apa keganggu maksudmu" Tanya Raja.
"Iya Raja, Raja kan mesti langsung bolak-balik begitu deh" Jawab Selir Lisa sambil tersenyum.
__ADS_1
"Pasti Raja tahu maksudku" Kata Selir Lisa.