
Putri Via bergegas kembali ke Istana, dia tidak melanjutkan berburu. Karena ingin menyelidiki kasus Anton. Pelayan itu bernama Lina. Lalu Putri Via mencari ke ruangan pelayan. Putri Via bergegas tanya ke Selir Lisa.
Selir Lisa yang sedang duduk-duduk di teras dihampiri oleh Putri Via.
"Ada apa Putri Via" Tanya Selir Lisa.
"Aku ingin menyelidiki kasus Anton. Karena Anton diberi minuman oleh pelayan. Meminum segelas air itu mengakibatkan mata menjadi berbinar-binar. Dan akan membuat cinta" Kata Putri Via.
"Makanya kamu dan kekasihmu ingin beradu cinta" Jawab Selir Lisa.
"Apakah ini ulahnya Pangeran Bryan" Tanya Selir Lisa.
"Iya mungkin, dia tidak ingatkah kamu teman semasa kecil" Jawab Putri Via.
"Selir Lisa minta tolong carikan pelayan yang bernama Lina, itu katanya Anton kan seragam pelayan ada namanya" Kata Putri Via.
"Oke akan aku bantu" Jawab Selir Lisa.
Lalu Selir Lisa dan Putri Via mencoba mencari tahu ke ruangan pelayan. Sampailah di ruangan pelayan.
"Sepi banget, pada kemana mereka" Tanya Putri Via.
"Tidak tahu, biasanya jam segini sibuk semuanya para pelayan" Jawab Selir Lisa
__ADS_1
"Kita ke ketua pelayan" Ajak Selir Lisa.
Lalu mereka keruangan ketua pelayan. Terlihat ruangannya tidak ada orang sama sekali.
"Mereka ini aneh, mencari mereka malah tidak ada semua. Apa memang disengaja seperti ini" Kata Putri Via.
"Sabar Putri Via" Jawab Selir Lisa.
Tiba-tiba Pangeran Bryan menghampiri mereka berdua.
"Hai sayang, ehm cantik sekali kamu Putri Via. Kenapa kalian ada disini" Tanya Pangeran Bryan.
"Diam kamu" Jawab Putri Via.
" Iya aku tidak suka denganmu. Kamu pergi saja jangan ngganguin aku lagi" Kata Putri Via.
"Putri Via kemaren kabur ya, ehm kesepian karena kekasihnya telah pergi" Kata Pangeran Bryan.
"Tutup mulutmu" Jawab Putri Via.
"Kamu yang menyuruh pelayan untuk memberi minuman kepada Anton. Dan Anton bereaksi" Kata Putri Via.
"Minuman apa maksudmu" Jawab Pangeran Bryan.
__ADS_1
"Kamu pintar pura-pura tidak tahu" Kata Putri Via.
"Aku tidak pura-pura dengan ini sayang. Ayo kita menikah lalu punya anak" Kata Pangeran Bryan.
"Eh Pangeran Bryan apakah kamu tahu kalau kamu teman Putri Via semasa kecil" Tanya Selir Lisa.
"Iya, dulu katanya Ibu Ratu. Putri Via pernah mencium aku. Aku akrab sama Putri Via" Kata Pangeran Bryan.
"Untuk dulu sekarang sudah berubah. Kamu tidak usah mengejar-ngejar aku. Karena aku akan menikah dengan Antonku" Kata Putri Via.
"Lebih baik kamu pergi dari Istana ini, kamu jangan merayu Raja dan Ibu Ratu karena mereka akan tahu kejahatanmu kepada" Kata Putri Via.
"Kamu tunggu saja apa yang harus aku lakukan denganmu Putri Via" Kata Pangeran Bryan.
"Hey beraninya kamu mengancamku, kamu itu siapa. Orangtuaku saja tidak pernah mengancam seperti itu" Kata Putri Via.
"Aku memang berani kepadamu, karena dulu kita pernah bersama-sama. Dulu waktu kecil kita main bersama. Kamu selalu dekat denganku. Kamu suka main yang sederhana tidak membahayakan" Kata Pangeran Bryan.
"Lalu kamu sekarang berubah, dulu wajahmu tidak seperti itu. Aku lihat dulu lucu. Kamu sering memakai rok yang panjang. Memakai bandana di rambut" Kata Pangeran Bryan.
Lalu Putri Via mengusirnya.
"Pergi Pangeran Bryan" Usir Putri Via.
__ADS_1
Pangeran Bryan bergegas pergi.