
"pelayan ini tolong berikan minuman ini ke prajurit yang berdiri itu ya"! Kata Pangeran Bryan.
"Iya" Jawab pelayan itu.
Lalu pelayan itu bergegas menghampiri prajurit Anton.
"Ini prajurit minumlah dari kepala prajurit" Kata pelayan itu.
Anton yang menerima segelas air yang berisi macam-macam. Lalu diminum oleh Anton.
Anton pergi menuju ke pintu merah bata.
Anton yang sedang menunggu Putri Via. Matanya Anton tampak berbinar-binar.
Ada apa denganku. Kata hatinya Anton.
Lalu Putri Via masuk ke dalam pintu merah bata. Kemana Anton. Lho ngapain dia ada di kamar itu. Kata hatinya Putri Via.
Lalu Putri Via menghampiri Anton. Mata Anton berbinar-binar.
Ada apa Anton aneh banget. Kata hatinya Putri Via.
Anton mendekati Putri Via, lalu mencium Putri Via. Putri Via tidak menghindar. Mereka pun beradu cinta. Tiba-tiba ada Raja dan Selir Lisa mengetahui mereka berdua.
Raja melihat Putri Via dan Anton. Murka.
"Hei, Putri Via apa yang kamu lakukan" Kata Raja.
__ADS_1
Putri Via kaget dan Anton menghentikan aktifitasnya.
"Ayo kalian ikut aku" Ajak Raja.
Mereka berada di ruangan untuk mempertanggungjawabkan atas aktifitasnya yang tadi.
Pangeran Bryan yang tertawa dalam hati. Pasti prajurit itu diusir dari Istana ini. Kata hatinya Pangeran Bryan.
"Siapa pria itu Putri Via" Tanya Raja.
"Apakah dia kekasihmu Putri Via" Tanya Raja.
Ibu Ratu juga datang disana. Melihat pria yang berseragam prajurit.
"Iya Raja dia kekasihku" Jawab Putri Via.
"Dia sebenarnya bukan prajurit, dia adalah pemburu rakyat biasa. Lalu aku angkat dia sebagai prajurit disini" Kata Putri Via.
"Dia orang yang baik tidak seperti Pangeran Bryan. Pangeran Bryan serakah jahat, kasar, kejam, pendendam, licik, dia ingin menjadi Raja disini" Kata Putri Via.
"Aku tak suka dengan prajurit ini, dia hanya menginginkan Putri Via" Kata Raja.
"Tidak Raja, dia pria yang baik. Aku telah lama mengenalnya sebelum Pangeran Bryan datang" Kata Putri Via.
"Raja, aku juga tahu Pangeran Bryan jahat dengan Putri Via" Kata Selir Lisa.
"Sudahlah Selir Lisa tidak perlu ikut-ikut masalah ini" Kata Raja.
__ADS_1
"Aku harus ikut-ikutan karena aku tahu kelakuan Pangeran Bryan" Kata Selir Lisa.
"prajurit kamu harus keluar dari Istana ini" Kata Raja.
"Apa salahnya prajurit itu" Tanya Putri Via.
"Yang pantas diusir itu Pangeran Bryan" Kata Putri Via.
"Kalian jangan menyalahkan Pangeran Bryan" Kata Raja.
"Kalau Raja mengusir prajurit itu, aku akan ikut dengan prajurit itu" Kata Putri Via.
"Maksudmu apa Putri Via, kamu tidak pantas dengan prajurit itu" Kata Raja.
"Raja, Pangeran Bryan itu putranya Selir, Selirnya itu dari kalangan pelayan berarti Pangeran Bryan itu juga sama seperti prajurit itu. Dari kalangan biasa" Kata Putri Via.
"Apa maksudmu Putri Via" Kata Pangeran Bryan.
"Kamu lancang" Kata Pangeran Bryan.
"Prajurit kamu harus keluar dari Istanaku" Kata Raja.
Raja murka, Raja mengusir prajurit itu.
"Kalau kamu Putri ikut dengan prajurit itu, jangan harap Raja memaafkan kamu, ingat Ibu Ratumu sedang sakit. Apakah kamu tega meninggalkan Ibu Ratumu, Raja ini sudah tua Putri Via" Kata Raja.
"Raja memilih jodoh yang salah, aku tidak mau dengan dia" Kata Putri Via.
__ADS_1