Rahasia Alana

Rahasia Alana
10


__ADS_3

Setelah menjalani perawatan selama lima hari Alana hari ini sudah diperbolehkan pulang , dia sudah berkemas tinggal menunggu dijemput oleh Gunawan .


Bik Sum , emang Ayah mau jemput jam berapa ? tanya Alana


Katanya siy pas jam makan siang tetapi kok ini sudah hampir jam Dua siang belum Dateng juga yaa , ucap Bik Sum bingung .


Ya sudah kita tunggu dulu Bik, ujar Alana


Klekk ,terdengar pintu dibuka ternyata Adrian yang datang tadi Tina bilang kalau hari Alana pulang jadi dia sempatkan menengok Alana dulu.


Ayah kamu jemput jam berapa Lana ? tanya Adrian .


Katanya siy jam istirahat kak , tetapi Ayah belum datang mungkin masih sibuk .


Gimana kalau kamu pulang denganku saja ? kebetulan aku bawa mobil Lana . Adrian antusias menawarkan kepada Alana .


Hemm gimana yaa , kasihan Ayah nanti kalau kita sudah pulang kak . ucap Alana


Biar aku telpon Om Gunawan yaa , kemarin Adrian sempat meminta nomer Gunawan pada Tina pada saat akan menengok Alana


Alana diam saja sebenarnya dia sudah ingin pulang walaupun nanti akan bertemu lagi dengan Tiwi tapi itu lebih baik daripda harus lama-lama di Rumah sakit , Adrian terlihat bercakap-cakap dengan Gunawan di telpon.


Aku udah bilang Om Gunawan dan dia mengijinkan aku mengantar kamu pulang Lana , kata Adrian sejenak setelah menutup Teleponya .


Akhirnya Alana pulang diantar oleh Adrian hari ini benar-benar hari membahagiakan bagi keduanya karena sebenarnya mereka sudah saling jatuh cinta hanya saja Adrian belum berani mengutarakan perasaan nya pada Alana.


Sampai didepan rumah Alana , Ada Mobil lain selain milik Tiwi yang tentunya sudah tidak asing buat Adrian karena itu mobil milik Catarina .


Alana sepertinya itu mobil milik Mami aku , ucap Adrian .


Kak , aku turun sini aja yaa , ujar Alana dia paham kalau sampai Catarina tau Adrian menjemput dirinya pasti akan terjadi keributan lagi dengan Tiwi .


Adrian menghentikan mobilnya agak maju tetapi , pada saat itu ternyata Catarina sudah berpamitan pada Tiwi akan pulang dan mereka melihat Adrian saat sedang menurunkan barang-barang Alana dari mobil Adrian .


Tiwi menatap tajam pada Alana yang hanya bisa menundukkan kepalanya ketakutan , Catarina memandang anak lelakinya heran .

__ADS_1


Adrian dari mana kamu ? kenapa kamu dengan mereka ?? tanya Catarina mendekati Adrian .


Iya Mami , Adrian habis jemput Alana dari Rumah sakit karena Om Gunawan masih ada keperluan , jawab Adrian santai .


Jenk Tiwi Kok pembantu kamu dan anaknya kurang ajar sekali yaa ?? berani-beraninya menyuruh Adrian menjemput mereka !!! ucap Catarina


Yaa mereka memang tidak tau diri Jenk Cat...ujar Tiwi melirik sinis pada Alana yang memeluk boneka pemberian Adrian .


Adrian , Mami tidak suka ya kamu dekat-dekat dengan mereka !! ucap Catarina ketus .


Sudahlah Mami pulang aja sana !!! Alana bukan anak pembantu dan mereka juga tak menyuruhku menjemput mereka tetapi ini kemauanku sendiri. tandas Adrian lalu menarik tangan Alana untuk segera masuk kedalam rumah .


Jenk Tiwi tolong tegur mereka yaa !! agar mereka tidak semakin ngelunjak pada Anak saya , sungut Catarina yang bergegas masuk mobilnya .


Tiwi diam saja dia berdiri didepan rumahnya sampai mobil Catarina tidak terlihat lagi lalu masuk kedalam rumah nya , ingin rasanya dia menghajar Alana lagi tetapi perkataan Gunawan kemarin membuat nya berpikir ulang karena tidak ingin membuat Masalah dengan kepolisian .


Saat masuk dia sempat melirik Alana yang sedang berbincang-bincang dengan Adrian dan mendengar kalau Boneka dari Adrian yang selalu menemani tidur nya . Ohh bearti Boneka itu bukan dari Gana tetapi dari Adrian , Huh awass saja kau Alana akan kuberikan kamu pelajaran !!! dengus Tiwi yang bergegas menuju ke kamar Tina di lantai atas.


Tinaa...Tina... bangun !!! ujar Tiwi sambil menggoyang-goyangkan tubuh Tina yang sedang tertidur pulas .


Aduh ada apa siy Bun ??? kata Tina sambil berdecak sebal karena matanya masih terasa sangat berat .


Ohh Alana udah pulang ya Bun ? Alhamdulillah sahut Tina yang semakin membuat jengkel Tiwi karena anak-anaknya tidak ada yang mendukung dirinya .


Kamu itu ditanya Bunda malah jawab lainya ?? bentak Tiwi kesal .


Habisnya pertanyaann Bunda aneh ya mana Tina tau mereka ada hubungan apa !! yang Tina tau ya Adrian memang naksir Alana dari sejak pertama kali mereka bertemu , Udah ahh Bun Tina mau tidur lagi . ucap Tina sambil membalikan tubuhnya .


Kamu yang Aneh Tina , apa siy kurangnya Adrian sampai kamu gak mau sama dia !! tanya Tiwi lagi


Hahhh Bundaaa , yang gak mau itu Adrian bukan Tinaa , pahammm Bunnn... jelas Tina yang kesal dengan Tiwi dan segera menutup dirinya dengan selimut .


Tiwi meninggalkan kamar Tina sambil bersungut-sungut, kenapa Adrian lebih memilih anak setan itu daripada Tina siy !! padahal Tina juga cantikk , Brakkk !!! Tiwi masuk ke kamarnya dan membanting pintu kamarnya dengan keras .


Alana aku pulang dulu ya , pamit Adrian

__ADS_1


Iya kak, makasih ya kak udah anterin Alana sama Bik sum sampe rumah . ujar Alana dia mengantarkan Adrian sampai depan rumah .


Iyaa sama-sama Alana ,kamu cepat sehat ya biar segera masuk sekolah lagi dadah ... ucap Adrian sambil melambaikan tanganya.


Alana akan menutup pintu tetapi diurungkannya karena melihat mobil Gunawan masuk ke garasi ,


Ayah , panggil Alana sambil tersenyum lebar


Hallo anak ayah yang cantik ,Maafkan Ayah ya tadi gak bisa jemput kamu ... ucap Gunawan sambil memeluk Alana erat .


Iyaa gak papa kok Ayah ,


Gunawan menuju ke kamarnya setelah sebelumnya mengantarkan Alana ke kamarnya dan menyuruhnya beristirahat .didalam kamar muka masam Tiwi sudah menyambutnya .


Ayah , kamu itu kira-kira siy kalau tadi memang gak bisa jemput anak setan itu Khan bisa menyuruh mereka naik taksi online !! bukanya malah menyuruh Adrian Khan Bunda jadi gak enak sama Catarina tadi dia pas di sini lagi !! ujar Tiwi bersungut-sungut menumpahkan kekesalannya .


Namanya "Alana" Bun bukan anak setan !! dan Ayah tidak pernah menyuruh Adrian untuk mengantar Alana pulang kecuali karena kemauan Adrian sendiri !!! paham


Huhh pasti Anak setan itu yang merayu-rayu Adrian agar mau mengantarnya dasar menjijikan cihhh kelakuan sama persis seperti ibunya !! sindir Tiwi


Sudah Cukup !! jangan mencoba memancing emosi Ayah ya Bun . ucap Gunawan tegas .


Tiwi sudah tak berani lagi melanjutkan ucapannya karena takut Gunawan akan memarahinya seperti kejadian kemarin .


***


Alana keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya , dari jendela dapur terlihat kepulan asap yang lumayan besar , siapa yang bakar-bakar sampah ya , mungkin Bik Sum pikirnya . Alana segera masuk kekamarnya menyisir rambutnya pelan-pelan terasa segar sekali karena beberapa hari di rumah sakit dia tidak mencuci rambutnya .


Pandanganya menyapu ke tempat tidurnya matanya mencari-cari sesuatu , dimana ya kok gak ada batin Alana dia letakan sisirnya lalu mencoba mencari di kolong tempat tidur juga.


Klekk , pintu dibuka Bik sum masuk ke kamar.


Cari apa Non Lana ? bisik Bik sum pelan


Boneka monyet Alana Bik !! jawab Lana yang masih kebingungan .

__ADS_1


Ini Non Alana , kata Bik sum sambil memperlihatkan Boneka yang di cari Alana tetapi kondisinya sudah terbakar dan rusak , mata Bik Sum sampai berkaca-kaca dia gak tega memberitahu Alana sebetulnya tetapi juga tidak bisa untuk menyembunyikannya .


Alana melongo melihat boneka kesayangannya sudah gosong dan hancur , tubuhnya bergetar dia ambil boneka itu dan memeluknya lalu menangis Tersedu-sedu , kenapa Bunda Tiwi jahat sekali padanya tanpa Bik sum bilang siapa yang menghancurkan Boneka itu Alana sudah tau pasti itu adalah "Istri Ayahnya " .


__ADS_2