
Alana berusaha memejamkan matanya tetapi susah sekali , bayangan wajah Sarah tadi siang terus saja berada di pelupuk matanya .
Apa ini ya , yang namanya ikatan batin ? gumam Alana di dalam hati nya .
Alana akhirnya keluar dari kamar dia berniat akan membuat susu , ternyata di bawah masih ada kakak nya yang sedang menonton TV .
Belum tidur kak ? Tanya Alana
Belum ngantuk , lah kamu kok belum tidur ?? sudah jam berapa ini ??
Sama kak , belum ngantuk ! Alana mau buat susu kak Gana mau ?? Tutur Alana
Boleh , susu coklat ya ?
Siappp kak , sahut Alana
Alana membawa dua gelas susu dan duduk disamping kak Gana ,
Kenapa belum ngantuk Lana ? ada yang menganggu pikiran kamu ??? Ucap Gana , dia sangat paham dengan adik nya bila ada yang membebani pikiran nya
Emmm , sebetulnya iya kak . Jawab Alana yang memutuskan untuk mengutarakan apa yang di rasakan hati nya saat ini
Kenapa sayang ? ayo cerita sama kakak ??
Tadi di kampus , Tante Sarah menemui ku kak . Ucap Alana pelan
Lalu ?
Yaa Tante Sarah mengajak aku tinggal dengan nya , dan bilang padaku seharusnya aku tinggal bersamanya bukan malah disini , Alana bingung kak !! Lagipula kenapa cuman Tante Sarah yang meminta aku tinggal dirumahnya !! Ucap Alana
Alana , Tante Sarah dan Om Bima itu memang gak kesini , tapi bukan berarti tidak kesini cuman " belum " aku sangat paham dengan mereka , mereka bukan orang Sembarangan yang akan melakukan dengan cara yang tidak baik , kak Gana percaya mereka hanya menunggu waktu yang tepat untuk berbicara dengan keluarga kita tentang kamu , kamu hanya perlu menyiapkan mental untuk itu semua ... Bukan hanya kamu tetapi juga kita . ucap Gana sambil menghela nafas panjang
Alana memang ingin dekat dengan orang tua kandung Alana kak , tetapi Alana juga gak mau kehilangan Bunda , Ayah , Kak Gana dan kak Tina . ucap Alana , mata nya berkaca - kaca
Gana terdiam lalu memeluk Alana erat , tak terasa air mata mereka mengalir . Sama - Sama merasakan luka yang sekarang menjadi Takdir mereka .
Kamu gak akan kehilangan kita Alana , karena kita pun gak mau kehilangan kamu !! Sudah cukup Titania yang pergi dari kehidupanku tapi kamu jangan . ucap Gana di sela Isak tangisnya
Gunawan yang diam - diam menyaksikan pembicaraan kedua anak nya ikut menangis haru , hati nya hancur karena perbuatanya di masa lalu anak - anak nya harus menanggung semua perbuatanya .
__ADS_1
***
Tok... Tok...
Masuk , ucap Gana di dalam ruangan nya
Selamat pagi pak , sapa Lizzy
Pagi , ada apa Lizzy ?
Maaf pak , saya kemarin di suruh pak Toni untuk mengikuti meeting yang akan di laksanakan di Bali besok , bisa saya minta catatan apa saja yang harus saya siapkan untuk di bawa besok pak ?
Gana yang mendengar jawaban Lizzy terkejut , bisa - bisa nya itu anak malah ajak Lizzy ke Bali kaya gak ada karyawan laki - laki saja .
Gimana pak ?
Ehhh itu nanti biar Toni yang konfirmasi ke kamu ya ? Sekarang kamu boleh kembali keruangan kamu lagi . Ucap Gana pada Lizzy yang bingung dengan sikap atasan nya .
Gana segera mengambil HP nya dan menghubungi Toni .
Ke ruangan aku sekarang !! Ucap Gana tanpa basa basi
Setelah beberapa saat Toni ke dalam ruangan Gana dengan gaya khasnya dan tanpa dosa .
Tonnn , bisa - bisanya kamu ajak Lizzy ke Bali ?? Kamu gila ?? Hardik Gana
Lah bukan nya kemarin Boz bilang minta bertiga yang akan ke Bali ?? Ya benar donk Boz ,saya dan Lizzy !! jawab Toni santai
Yaa tapi kenapa harus Lizzy , Tonnn ?? Dia perempuan loh , aku gak mau jadi fitnah . Balas Gana
Yaaaa ampun Boz , lagian kita di sana mau kerja Boz ? Bukan senang - senang , saya pilih Lizzy karena dia sudah mahir dalam presentasi dan juga dia selalu menyiapkan apapun dengan baik , itu nantinya akan memudahkan kita di sana Boz !! Ucap Toni
Hem , ya sudahlah terserah kamu !! Tapi kamu yang bilang ke dia apa aja yang harus disiapkan , aku lagi malas ngomong !!! Ucap Gana menyerah
Oke siap Boz , saya kembali keruangan ya ?? Pamit Toni
Yaa , ucap Gana singkat
Boz ... Boz ... Tinggal bilang aja saya yang suruh nyiapin kok ya pakek acara protes segala loh !! Gerutu Toni dalam hati , setelah dari ruangan Gana , Toni Lansung ke meja Lizzy .
__ADS_1
Lizz ,nanti apa aja yang harus disiapkan besok saya email kamu ya ?? Ucap Toni
Oiya baik pak ,
Lizzy , emang kapan ke Bali nya ?? tanya Tian yang mejanya bersebelahan dengan Lizzy
Besok sore berangkat Tian , sahut Lizzy
Memang yang mau ke Bali siapa ? Sahut Angel kepo
Lizzy sama pak Boz dan pak Toni juga , ucap Tian
Whatttt !!! Lizzy benarkah itu ?? Kamu mau ke Bali sama pak Gana ?? Seru angel Heboh
Yaa tadi pak Toni bilang begitu , ucap Lizzy singkat
Wahh Wahhh , itu siy salah Lizz harusnya aku loh yang mendampingi mereka !! Mungkin pak Toni salah ya menyebut nama kamu ? Harusnya aku mungkin Lizz , ucap Angel bersikeras
Yaa kalau kamu gak percaya , tanya ke pak Toni Lansung aja atau kalau gak sama pak Gana sekalian !! Ucap Lizzy kesal
Entahlah apa yang di ucapkan Angel tetapi tak henti - hentinya dia mengomel dan mengumpat pada Lizzy
Pak Toniiii , seru Angel melihat pak Toni yang sedang berjalan ke arah meja Lizzy
Iya ada apa Angel ?? Sahut Toni
Pak , apa betul Lizzy yang akan mendampingi presentasi ke Bali dengan PT MORIN JAYA ??
Iya betul , ada Masalah ??
Kok bisa Lizzy pak ?? Dia Khan masih karyawan baru !! Seharusnya aku yang lebih berpengalaman pak !! ucap Angel penuh percaya diri
Memang nya siapa yang minta pendapat kamu Angel ?? Sahut Toni cuek
Angel Tidak menjawab , wajahnya pucat pasi mendengar jawaban dari Toni , yang memang orang kepercayaan Gana di kantornya dan mempunyai Hak penuh untuk mengurus semua karyawan di situ .
Sa - saya hanya bertanya pak ?? Ucap Angel terbata
Begini ya Angel , semua keputusan yang saya lakukan itu pasti sepengetahuan Pak Gana dan yang memutuskan setuju atau tidaknya ya itu beliau , jadi saya minta ke kamu tidak usah ikut campur dengan hal apapun yang bukan prioritas kamu untuk berbicara , paham !!! Itu jika kamu masih betah bekerja disini ? Kalau tidak , it's Oke no problem karena di ruangan saya masih banyak menumpuk CV orang yang ingin bekerja disini !! ucap Toni tegas
__ADS_1
Maafkan sa - saya pak , ucap Angel terbata
Toni tak berkata apapun , dia langsung berlalu meninggalkan Angel yang wajahnya merah padam menahan malu , karena kejadian barusan di saksikan oleh semua karyawan di ruangan ini .