
Terimakasih ! ucap perempuan itu sambil tersenyum manis .
Ya sama - sama , lain kali hati - hati ... Ujar Gana .
Perempuan itu segera melangkah menuju mobil , dia sempat membuka kaca jendelanya dan melemparkan senyum .
Sial !!! Kenapa aku lupa tanya nama nya siy !!! Umpat Gana pada dirinya sendiri .
***
Siang itu Adrian menjemput Alana, hari ini dia berencana mengajaknya jalan - jalan sekalian bertemu dengan Titania .
Hallo Tuan putri ? Sapa Adrian ketika Alana menampakan senyum nya saat masuk ke dalam mobil .
Hallo juga pangeranku ? Jawab Alana
Bagaimana apakah hari ini Tuan putri siap di ajak jalan - jalan oleh pangeran ?? Timpal Adrian
Siap sekali Pangeran ? Yang disambut dengan tawa mereka berdua .
Hubungan mereka memang semakin hangat , hubungan yang memang membawa ke hal positive yang membawa perubahan besar untuk Adrian karena dia sekarang jadi berubah menjadi Adrian yang mandiri dan lebih bertanggung jawab terutama pada pendidikannya dibuktikan dengan nilai - nilai yang memuaskan tidak kalah dengan kakaknya Alfaro .
Mereka sampai di cafe yang biasa untuk menghabiskan waktu bersama didekat pantai dengan pemandangan yang luar biasa indah.
Kak , lalu Titania kesini dengan siapa ? Kenapa tadi gak dijemput sekalian kak ? Ucap Alana
Gak papa , nanti dia kesini diantar supirnya kok. Sekarang ini Kakak juga udah jarang anter Titania karena dia sudah hafal jakarta .ujar Adrian lagi .
Ohh gitu , syukurlah . Guman Alana
Haiii , maaf aku terlambat yaa ? Terdengar sapaan dari belakang Alana
__ADS_1
Alana menengok dan melihat sang pemilik suara yang ternyata sangat cantik Dan modis, karena memang baru pertama kali ini Alana berkenalan langsung dengan Titania .
Pasti ini yang namanya Alana ? Wah pantesan kak Adrian sangat mencintai kamu ,aku aja yang cewek suka banget liat kamu ! " so pretty " puji Titania
" Terima kasih yang lebih cantik " jawab Alana .
Mereka terlibat dalam obrolan yang hangat hingga tak terasa waktu sudah hampir petang , dan Alana baru ingat kalau hari ini Gunawan sedang pergi keluar kota itu artinya dia harus segera pulang karena Tiwi bisa marah - marah dan tak ada yang membelanya .
Kak , pulang yok ? Udah sore takut Bunda marah ? Terlihat cemas di wajah Alana
Ohh iyaa ya , Oke deh Titan aku antar Alana dulu ya ? Kamu mau pulang sekalian atau nanti ? Tanya Adrian
Sepertinya aku masih betah di sini kak , aku nanti aja ya ? ucap Titania sambil tersenyum
Setelah berpamitan sekali lagi, Adrian bergegas mengantar Alana karena dia pun takut kalau Alana akan kena marah Bundanya .
Adrian sengaja mengantar Alana sampai didepan Rumah agar mempersingkat waktu , tetapi itu menjadi Masalah karena kedatangan mereka berbarengan dengan Tiwi yang juga baru keluar.
Baik , kabarin ya nanti kalau udah santai ? Ucap Adrian
Kak , Alana sayang sekali sama kakak ? bisik Alana lirih
Aku juga , udah ya dadah ? ucap Adrian sambil melambaikan tanganya kenapa muka Alana terlihat sedih sekali ya ? Dan tak biasanya dia mengucapkan kata seperti itu secara langsung , aneh ! batin Adrian
Alana berjalan menuju pintu masuk , baru saja dia hampir melangkah masuk , tiba - tiba ...
Heh ! Dasar anak pelakor ?? Sekarang nurun ke anaknya udah bakat gatel ya tiap hari kerjaannya klayaban gak jelas ?? Mau niru seperti ibu mu ya !! Hardik Tiwi yang Membuat Alana terperanjat kaget.
Maaf Bunda , tadi kak Adrian cuman ngajak makan , ucap Alana yang masih berdiri di teras rumah
Alesan kamu ya ?? Tau aja laki tajir di Pepet terusss !!! Ngapain kamu sekolah mending sekalian aja kamu jual diri ?? dasar anak setan !!! Umpat Tiwi yang semakin kasar kebetulan Gana dan Tina belum pulang dirumah hanya ada bik Sum yang tentunya tidak bisa berbuat apa - apa hanya memandang dari kejauhan sambil menangis karena merasa iba melihat Alana
__ADS_1
Maaf Bunda , Isak tangis Alana mulai terdengar .
Kenapa dulu kamu gak mati aja siy ??? Kamu tau ? setiap kali melihat kamu aku selalu teringat perempuan B*****t itu !! Kamu itu hanya anak Haram yang membuat duri dalam rumah tanggaku !! Bentak Tiwi semakin menjadi - jadi dia merasa ini kesempatan baik karena bisa memaki - maki Alana tanpa ada yang membelanya .
Hati Alana semakin pedih mendengar cacian dan makian yang dilontarkan oleh Tiwi ,tetapi dia hanya diam hanya air matanya yang semakin deras dan dia hanya berdoa agar salah satu kakaknya segera pulang agar bisa menolongnya.
Lihat ini Tas kamu dan segala isinya semua nya butuh duit !!! kamu harus tau ya anak setan ?? Sampai mati pun aku tidak pernah ikhlas atas segala yang yang diberikan suamiku untuk kamu !!! bentak Tiwi sambil menarik tas nya lalu melempar ke tengah jalan , hingga isinya berserakan kemana - mana.
Alana lalu berjalan dan memunguti semua barang - barang yang berserakan itu sambil menangis sampai kapan dia akan mengalami hal ini , sudah bertahun - tahun dia hidup tapi sedikitpun Tiwi tak pernah berubah tetap membencinya .
Saat Alana sedang jongkok memungut satu persatu barang nya yang tersebar sekonyong - konyong Tiwi menendang punggung Alana dari belakang hingga dia terjatuh telungkup kedepan sampai ke pinggir jalan saking kerasnya tendangan Tiwi . Bik sum yang melihatnya segera ke kamar mengambil handphone agar dia bisa menghubungi Tina atau Gana .
Tiwi tertawa terbahak - bahak sambil berkacak pinggang ditengah jalan , dia rasanya puas sekali bisa menyakiti Alana malam ini tanpa ada pembelaan dari siapapun.
Dari arah berlainan terlihat sebuah Truk bermuatan batu melaju cepat ke arah Tiwi yang masih berada ditengah jalan , sambil tertawa puas memandang ke Alana , supir Truk yang sedang menyetir tetapi sambil menelpon kurang fokus memandang ke depan ,hingga akhirnya ...
Bunda Awasss !!! Teriak Alana yang reflek berdiri dan mendorong Tiwi ke pinggir , dan akhirnya ...
Brakkkk !!! citttttt !!! kecelakaan itu tak bisa dihindari, hanya saja Truk itu tak menabrak Tiwi tetapi Alana yang menjadi korban dia tertabrak hingga terpelanting jauh tubuhnya berlumuran darah .
Non Alana !!! Teriak Bik Sum histeris dia tak sadarkan diri Melihat kondisi Alana yang begitu tragis .
prangg !!! Gelas yang dipegang Adrian Tiba - tiba jatuh , seketika itu perasaanya tidak enak dan entah kenapa pikirannya langsung tertuju pada kekasih nya " Alana " !!! Bisiknya dalam hati.
Sementara itu Mobil Gana dari arah berlawanan , langsung berhenti karena melihat keributan di Depan rumahnya, dia segera menerobos kerumunan orang - orang disitu , terlihat sosok tubuh yang amat dikenalinya berlumuran darah , " Ya Allah Alana " teriaknya
Ini kenapa pak ? Kenapa ??? teriak Gana sambil memeluk Alana dan memandang ke sekeliling orang yang berada di situ .
Tadi anak ini mau menyelamatkan Ibu nya , saat Ibunya berdiri di tengah jalan ada sebuah truk yang oleng dari sebelah sana hampir saja ibunya tertabrak tetapi malah anak ini mendorong ibunya hingga akhir nya dialah yang menjadi korban , ucap salah satu orang disitu menjelaskan .
" Ya Allah " Alana ...tangis Gana pecah dia tak peduli pada baju nya yang sudah terkena lumuran darah Alana .
__ADS_1
" Alana " ucap Tiwi dengan suara bergetar , dia tak menghiraukan rasa sakit di sekujur tubuhnya dan memaksa berjalan mendekati dimana Alana tergeletak , karena dia ingin sekali melihat kondisi Alana yang sudah menyelamatkan nyawa nya.