Rahasia Alana

Rahasia Alana
48


__ADS_3

Alana lari ke dalam di ikuti oleh Adrian , terlihat Tiwi dan Gunawan yang keluar dari kamar suara tangisan Tiwi begitu menyayat hati .


Bunda ?? Kenapa Bun ?? Seru Alana sambil lari mendekati Tiwi .


Tiwi tidak menjawab apapun dia hanya memeluk Alana , sedangkan Gunawan mengejar Gana yang sudah masuk ke kamarnya .


Nak buka pintunya , dengarkan penjelasan Ayah kak !! bujuk Gunawan pelan sambil mengetuk pintu anak nya .


Adrian yang tidak tau harus berbuat apa akhirnya memutuskan menghubungi Tina untuk segera pulang kerumah .


Nak , buka.pintunya !! Bunda mohon ? ucap Tiwi disela Isak tangisnya .


Klakk !! Terdengar pintu dibuka Gana keluar dengan mata memerah dan nafas memburu terlihat ada kemarahan di sorot mata nya .


Apa yang mau di bicarakan Ayah ??? Apa !!! Bentak Gana semua yang di situ tersentak kaget baru kali ini Gana berbicara keras pada Ayahnya .


Maafkan Ayah nak ?? Ayah tidak menyangka semua ini akan terjadi !! Hukum Ayah nak , Hukum !!! ucap Gunawan mengiba Air matanya sudah menetes .


Semua ini karena Ayah !!! kalau saja Ayah dulu tidak berbuat gila !! Tidak menyakiti Bunda !! Tidak mengkhianati Bunda !! Semua gak akan terjadi Ayah !! sekarang Ayah puas ?? Ayah yang melakukan perbuatan itu tetapi anak Ayah yang menanggung akibatnya , puas Ayah ?? Puas !!! ucapan Gana semakin membuat Gunawan dan Tiwi menangis sesenggukan Adrian mendekati Gana mencoba menenangkannya .


" Maafkan Ayah nak " , ucap Gunawan lirih dia terduduk di lantai dengan air mata yang berlinangan .


Semua sudah terlambat Ayah ?? Terlambat !! Bentak Gana yang semakin tidak dapat mengendalikan emosinya .


Alana melepas pelukan Bundanya dan menyuruh bibi untuk memegangi Bunda dia tidak tega melihat Ayahnya yang menangis tersedu - sedu dilantai .

__ADS_1


Kakak kenapa ? Sabar kak jangan marah - marah begitu sama Ayah ?? Gumam Alana pelan dia ikut menangis melihat pertengkaran antara Kakak dan Ayahnya yang dia sendiri belum tau karena apa .


Alana gak usah kamu tolong dia !! Dia itu juga yang sudah hancurkan hidup kamu !! Tunjuk Gana pada Gunawan ketika melihat Alana berusaha menolong Gunawan yang sudah terlihat lemas.


Sudah cukup nak ? Cukup !! Bagaimanapun dia adalah Ayah kamu , kamu tidak boleh bersikap begitu !!! ucap Tiwi akhirnya berbicara karena tidak tahan melihat situasi yang semakin panas .


Kenapa Bunda masih bela Ayah ?? Apa Bunda tidak merasa berdosa pada Alana ?? Bunda gak lupa bagaimana sikap Bunda sama Alana dan Bunda baru berubah ketika Alana hampir kehilangan nyawanya demi menyelamatkan Bunda !!! Padahal Alana itu siapa ?? seharusnya dia saat ini bahagia bersama orang tua kandungnya bukanya malah mendapat perlakuan tidak baik dari sejak dia lahir !!! Hardik Gana yang semakin membuat Alana bingung karena sama sekali tidak tau permasalahanya .


Ayah , Bunda ?? Ada apa ini ?? ucap Tina yang buru - buru pulang ketika mendapat kabar dari Adrian tadi .


Tiwi tak bisa menjawab apapun pertanyaan Tina dia hanya bisa memeluk anak nya .


Se - sebetulnya ada apa kak ? kenapa kak Gana bilang seperti itu kak ?? Ucap Alana mendekati Gana .


Ka - kamu bukan anak Ayah ?? Waktu kamu dilahirkan kamu ditukar dengan bayi lain bayi itu anak ayah dengan selingkuhannya dan yang lebih membuat kakak sakit hati bayi yang ditukar dengan kamu itu adalah " Titania " !! ucap Gana lalu menangis meraung - Raung .


Adrian dan Tina yang mendengar itu hanya terdiam mereka pun sama tidak tau harus berbuat apa ,


Bun - Bunda ?? Panggil Tina yang merasakan badan Bundanya lemas dia segera meminta tolong Adrian untuk menggendong Tiwi ke kamar .


Situasi semakin tak menentu , Tina berusaha menenangkan kedua orang tuanya , Gana pergi entah kemana , sedangkan Alana masih mengurung diri di kamar nya , Adrian dan bibi berusaha membujuk Alana tapi semuanya tidak berhasil .


"Biarkan Aku sendiri dulu kak" , sahut Alana setelah mendengar panggilan Adrian kesekian kalinya .


kalau gitu kakak pulang dulu ya ? Kalau ada apa - apa hubungi kakak , kamu janji sayang ?? pamit Adrian

__ADS_1


" Iya kak " balas Alana


Bibi titip Alana ya ? ucap Adrian sambil mengusap pelan lengan bibi .


Iya Mas Adrian , ucap Bibi yang juga masih menangis melihat semua majikanya dalam keadaan kacau balau .


Adrian mengangguk lalu berjalan ke arah Tina dan kedua orang tua nya.


Om , Tante , Adrian pulang dulu ya ? Nanti Adrian kemari lagi . Om dan Tante sabar ya ? Ucap Adrian sambil menyalami Gunawan dan Tiwi yang masih terus saja menangis .


iyaa nak , gimana keadaan Alana ?


Alana masih di kamar Om , biarkan dia sendiri dulu dia hanya butuh waktu untuk menenangkan dirinya . ucap Adrian


Makasih ya nak Adrian , Kalau misal dijalan sambil lihat - lihat siapa tau liat kak Gana , Om takut terjadi apa - apa denganya apalagi dia mengendarai mobil dalam keadaan emosi . Ucap Gunawan yang mulai bisa menenangkan dirinya .


Iyaa Om , nanti kalau pekerjaan Adrian udah selesai Adrian janji akan cari kak Gana. ucap Gana lalu berpamitan juga pada Tiwi .


Tina antar Adrian dulu ya Bun ? Bisik Tina pelan sambil mengikuti langkah Adrian .


***


Adrian , makasih ya ? Alana baik - baik saja Khan ?ucap Tina di depan pintu


Tidak ada yang baik - baik saja menerima kenyataan yang begitu berat ini Tin , dia pasti masih terpukul , begitu juga dengan kakak kamu . Aku harap kamu sabar dan tabah ya Tina ? kamu harus menguatkan mereka . Pintaku pada Tina

__ADS_1


Iya Adrian , aku akan selalu mendampingi mereka . ucap Tina pelan air mata nya menetes .


Kamu sabar ya ? Kalau butuh bantuan apapun jangan sungkan untuk menghubungi aku . Ucap Adrian sambil berlalu meninggalkan Tina sebetulnya dia berat meninggalkan mereka terutama Alana tetapi Adrian berusaha memberi ruang untuk keluarga mereka saja .


__ADS_2