
Kehamilan Hana sudah 6 bulan tapi Gunawan belum ada keberanian untuk jujur pada Tiwi , Tapi entah kenapa Hana pun sudah tidak pernah menghubungi Gunawan mungkin dia merasa lelah atau sedang menyusun rencana , entahlah Gunawan sudah benar2 pasrah.
Ayahh, semalem Bunda mimpi buruk ? kata Tiwi yang baru Datang membawakan Teh untukku
Mimpi buruk apa Bun ? dikejar2 setan yaaa makanya kalau mau tidur berdoa dulu , godaku
Enggak Yah , lebih parah dari dikejar setan Bunda mimpi kalau Ayah selingkuh !!! hehhhhh ujar Tiwi sambil menghela nafas panjang
uhukkk... uhukkk... seketika Gunawan langsung tersedak mendengar celoteh istrinya .
Ayahh gak papa Khan ? Ati2 donk yahhh ,ucap Tiwi khawatir sambil menepuk2 punggung2 Gunawan .
Ayah gak papa kok , lagian Bunda mimpinya aneh2 ajaa , ujarku. mungkin ini memang firasat seorang istri dalam hati Gunawan berguman .
***
Malam itu hujan begitu deras petir menggelegar dan angin juga berderu , Gana dan Tina sudah tertidur dari sore entah kenapa perasaan Gunawan tidak enak gelisah hati tak menentu Tiwi yang menyadari itu segera mendekati suaminya .
Ayah kenapa siy ? kayak orang mules gitu mondar mandir melulu ... tanya Tiwi
Gak papa kok Bun ,
tok...tok... terdengar pintu diketok , siapa yang bertamu malam2 kondisi hujan deras begini pikir Gunawan , tok...tok...pintu diketok semakin keras ... Tiwi sudah masuk kamar akhirnya Gunawan melangkah ke depan untuk membukakan Pintu .
ceklek ceklek ... kubuka pintu , "deggg" seraut wajah pucat dengan baju basah kuyup sedang berdiri didepan pintu "Gunnn..." hanya itu yang keluar dari mulutnya .... "Hanaaa"
Ayah ada Tamu siapa ? terdengar suara Tiwi yang sedang menuju ke arah depan menyusul dirinya .
ehhh ini ... ini... bukan siapa2 Bun ... jawab Gunawan gagap bilamana bisa memilih dia ingin sekali dunia berhenti malam ini juga .
Sampai kapan kamu Diam Gunn !!! aku udah "muakkk" dengan sikap kamu yang semakin aku diamkan tapi semakin tidak tau diri !!! bentak Hana emosi nya sudah memuncak kali ini .
Maaf siapa yaa ? tanya Tiwi dia pandangi perempuan hamil yang sedang menggigil kedinginan .
__ADS_1
Saya Hana mbaa , saya selingkuhan suami kamu yang sekarang sudah hamil 6 bulan dan kedatangan saya kesini untuk meminta pertanggung jawaban suami kamu atas kehamilan saya !! ucap Hana geram
Tiwi mendadak kelu dia tidak bisa berbicara apaa2 matanya memandang suaminya tapi malah Gunawan memalingkan muka dan menunduk seperti mengiyakan dan tidak ada pembantahan apapun dari mulutnya.
Apa magsutnya ini Yahh... katakan ini semua tidak benar yahh ... ucap Tiwi lirih sambil memandang Gunawan suaminya yang hanya diam membeku .
Jawabb Ayahhhhhh !!! bentak Tiwi kelopak matanya sudah mulai mengembun air matanya sudah mulai menetes .
Maafkan Ayah yaa Bun ... ujar Gunawan yang langsung bersimpuh di kaki istrinya .
Dada Tiwi begitu sesakk air matanya sudah mengalir deras , kepalanya berat seakan2 ribuan Godam menghantam nya "Ya Allah " ternyata ini semua kenyataan ...bukan mimpi seperti kemarin.
Bunda maafkan Ayah ... Ayah Khilaf , hu...hu...hu... Gunawan menangis tersedu tangan Istrinya dia pegang kencang tapi istrinya tetap tidak bergeming .
Keterlaluan kamu Yah , Plakkkkk!!! Tamparan Tiwi mendarat di pipi Gunawan badanya bergetar hebat sakit hatinya bagai ditusuk2 .
Saya akan pergi dari hidup kalian tapi tetap saya ingin Gunawan bertanggung jawab dengan anak yang sedang saya kandung karena bagaimanapun ini dibuat bukan dengan paksaan tapi dengan sadar dan dengan cinta , ucap Hana yang tentunya kata2nya semakin membuat perih hati Tiwi.
Hana melirik Gunawan dia berharap Gunawan mendekatinya menolongnya tapi jangankan melihat Hana dia bahkan seperti menganggap Hana tidak ada , setengah berlari Hana meninggalkan pasangan suami istri yang sedang bersitegang . hatinya hancur semua janji yang di berikan padanya ternyata semua palsuu .
***
Sudah seminggu sejak kedatangan Hana kerumah kami Tiwi sama sekali tidak menegurku , dia pun hanya menjawab sepatah duapatah kata bila ditanya . aku bingung harus berbuat apa aku putuskan untuk memanggil Ibu agar menyelesaikan semua permasalahan kami.
Ternyata orang tua Tiwi sudah tau karena ketika Ibu aku bawa kerumah , orang tua Tiwi yang juga mertuaku ikut menyusul kerumah ku. aku sudah siap apapun yang terjadi aku pasrah .
Gunawan , kamu sudah membuat kecewa kami semua , ucap mertuaku pak Susanto ayah dari Tiwi
Aku hanya menunduk tak berani menatap mereka dan juga tak berani menjawab apa2.
Maafkan kelakuan anak saya pak ,saya betul2 malu, desis ibu Lirih
Sekarang ini kalau sudah seperti ini mau gimana ? Apa biar Tiwi dan Gunawan bercerai saja ??? saya juga tidak Sudi anak saya menerima kembali Gunawan setelah bertahun2 dia juga bermain ranjang dengan perempuan lain !!! Ucap Bu Rini ibu dari Tiwi .
__ADS_1
Sekali lagi maafkan anak saya Bu , tapi saya mohon jangan biarkan mereka bercerai kasihan Gana dan Tina Bu ...ujar ibuku memelas.
Sudahlah Bu , jangan pakai emosi ucap Susanto yang mencoba menenangkan istrinya .
Tiwi tidak ingin bercerai Bu ...tapi Tiwi mau mas Gunawan meninggalkan wanita itu dan tidak akan mengakui anak yang sedang dikandungnya !! sahut Tiwi
Gimana Gunawan ?? kamu sanggup gakk ?? tanya Bu Rini ketus.
Aku betul2 bingung harus menjawab apa tapi demi menjaga suasana yang semakin memanas akhirnya aku memutuskan untuk menyetujuinya.
Kemarin wanita ****** ituu berkata dia tidak minta dinikahi !!! dia cuman minta agar anaknya dirawat tapi maaf saja ya mas sampai mati aku gak bakal Sudi merawat anak haram itu !!! tegas Tiwi
Ibu juga tidak Sudi kalau cucu2 ibu berkumpul dengan anak haram ituu !! ucap Bu Rini tak mau kalah .
Sentuhan Ibu mengusap pundakku aku tau pasti dia merasakan apa yang aku rasakan ...
Setelah pembicaraan selesai kedua mertuaku bergegas pulang , aku bersyukur karena kalau mereka menginap disini pasti akan lebih banyak tekanan yang aku rasakan .tanpa diduga Ibuku juga minta dianter pulang .
Bun , ayah mau anter pulang ibu dulu yaa , pamitku pada Tiwi yang tidak di jawab dan malah melengos meninggalkan aku pergi tetapi dia tetap menyalami Ibuku dengan sopan seperti biasa .
Setelah sampai rumah ibu beliau menyuruhku agar masuk dulu .
Gun, apa betul Hana tidak meminta untuk dinikahi hanya ingin anaknya dirawat oleh mu ? tanya ibu lembut
Iya betul bu , kemarin Hana bilang seperti itu jawabku pendek
kalau gitu besok temui dia sanggupi permintaanya itu bentuk tanggung jawabku Nak , ujar ibuku
Tetapi Ibu tau sendiri Tiwi tidak setuju Bu ,tadi Ibu dengar Khan ? tanyaku
Yaa , Ibu tidak menyuruh Tiwi untuk merawat anak kamu tapi biar Ibu yang akan merawatnya karena bagaimanapun dia adalah cucu Ibu. jawab ibuku bijak
Aku tidak menjawab apapun hanya memeluk tubuh Ibu yang sudah mulai menua , bertambah lagi satu hal yang membuat aku merasa sangat beruntung memiliki Ibu...
__ADS_1