
Titania kenapa Om ?? Ucap Gana , yang langsung menampakan dirinya ,dari tadi dia memang bersembunyi tetapi mendengarkan semua perbincangan orang tuanya dengan mereka .
Ti - Titan katanya mencoba bunuh diri !! Ucap Sarah yang langsung menarik suaminya Bima untuk segera pergi .
" Ya Allah " Titania ...maafkan aku , ucap Gana menangis sedih .
Kita harus langsung kesana Bun !! Ucap Gunawan Tiba - Tiba dia tersadar kalau Titania adalah anak kandungnya.
Tiwi hanya bisa mengangguk , lalu mengikuti langkah suaminya .
Sayang , kamu dirumah aja ya ? Biar Adrian temani kamu . Kamu belum sehat betul soalnya . Ucap Tiwi lembut sambil mengusap rambut Alana.
Iya Bun , ucap Alana lirih
Nak Adrian tolong jaga Alana ya ? ucap Tiwi sebelum meninggalkan mereka.
Iya Tante ,
Sepeninggal mereka Alana hanya terdiam , dia masih tidak percaya kalau Sarah dan Bima adalah orang tua kandungnya , dulu dia sempat iri dengan Titania yang terlihat sangat di ratu kan di keluarganya , tetapi semenjak Tiwi berubah Alana sudah tak merasa iri lagi dan sangat bersyukur tetapi hari ini ada sedikit tidak rela ketika tau kenyataan seharusnya dialah yang ada di posisi Titania .
Sayang , kenapa ? Suara lembut Adrian menyapa telinga nya membuat Alana tersadar dengan lamunannya .
Gak papa , aku cuman sedang belajar menerima takdir di dalam hidupku yang menurutku tidak adil sama sekali. ucap Alana pelan sambil mengusap air matanya.
Sayang , dengarkan aku ? Takdir yang di berikan oleh Tuhan itu selalu yang terbaik untuk kita walaupun yang terbaik itu tak selalu indah tetapi setelah takdir itu ada " pilihan " dan itu yang akan membawa kamu ke kebahagiaan sejati ,percaya sama kakak ? ucap Adrian kata - katanya terasa seperti air segar yang menyejukkan memenuhi rongga tenggorokan yang sedang kering .
Alana menoleh pada Adrian dan tersenyum manis sekali , mungkin ini senyum pertama kali semenjak air mata terus menerus melewati pipi nya setelah tau kenyataan hidupnya .
__ADS_1
Kak Adrian tau gak , salah satu Takdir yang membuat Alana merasa menjadi wanita paling beruntung di dunia ini ?? Ucap Alana sambil memegang kedua pipi Adrian .
Apa itu ?? Kakak bukan cenayang jadi gak bisa membaca isi hatimu ?? Goda Adrian yang membuat Alana tergelak
Mau tau apa Mau tau banget ??? jawab Alana balas menggoda Adrian
Mau di cium apa di peluk gak dilepas selama satu jam !!?? Ucap Adrian meledek Alana
Ihhh , mesum !! Ucap Alana mendelik galak
Ya udah bilang !! Sebelum ciuman atau pelukan kakak mendarat di ... Ucap Adrian mengerling nakal .
Iyaa ... Iyaa..." Takdir itu adalah bertemu dengan kakak , dan di cintai oleh kak Adrian " ucap Alana tulus
Adrian tersenyum menatap wajah Alana , bagaimana mungkin aku tidak mencintai wanita seindah kamu Alana , mereka saling bertatapan dan wajah mereka semakin dekat .
Maaf non Alana , tadi ibu Tiwi pesan katanya obat nya jangan lupa di minum , ucap Bik sum yang juga ikut gugup karena melihat kedekatan mereka tadi .
Ehh iyaa Bik , ini Alana mau makan dulu baru minum obat . ucap Alana wajahnya memerah menahan malu .
Ayok Kakak suapi , ucap Adrian yang baru menyadari tingkah konyolnya di saat yang tidak pas .
***
Sementara itu suasana di rumah sakit semakin mencekam , keadaan Titania sedang kritis dia mencoba melukai urat nadi nya , untung saja asistennya segera mengetahuinya jadi Titania bisa segera di bawa ke rumah sakit .
Titania , kenapa kamu lakukan hal bodoh itu sayang ?? Kenapa !!! Umpat Gana dalam hati dia tidak akan memaafkan dirinya bila sampai terjadi apa - apa dengan Titania.
__ADS_1
Anakku sayang bertahanlah , Ayah mohon !! ratap Gunawan dalam hati
Sedangkan Sarah menangis dalam pelukan Bima , air matanya mengalir deras sejak tadi seperti tidak ada habisnya.
Tina berusaha menenangkan Tiwi yang juga lemas , karena ternyata masalahnya malah semakin bertambah dengan kejadian ini .
Gana ?? panggil Sarah lembut sambil mengusap bahu nya
Iya Tante , guman Gana lirih
Tolong tarik kembali keputusan kamu nak ? Apa kamu tidak kasihan melihat keadaan Titania ?? Dia sangat mencintai kamu nak ??? Tante mohon , ucap Sarah memohon pada Gana sambil menangis Tersedu - sedu .
Gana tidak menjawab perkataan Sarah , hatinya terasa sakit , bahkan melihat Titania yang berbaring tak berdaya seperti itu yang dirasakannya lebih dari sakit . bagaimana menjelaskan semua ini kepada Titania ??
Gana , Tante mohon ?? Huhu Sarah jatuh terduduk dihadapan Gana .
Tante , tolong jangan seperti ini ?? Ucap Gana sambil menangis lalu menarik tubuh Sarah orang yang sudah dianggap sepertinya ibunya sendiri .
katakan kenapa nak ?? Ada apa ?? Apa salah Titania ?? Kenapa kamu torehkan luka yang teramat dalam seperti ini padanya !!!
Seperti yang Ayah saya bilang Tante , Titania adalah adik saya !! Bagaimana mungkin saya akan menikahi adik saya sendiri Tante walaupun beda Ibu tetapi dalam darahnya ada darah yang sama yang mengalir dalam tubuh saya . tangis Gana kembali pecah dia menempelkan badannya di tembok lalu memukul - mukul dinding itu .
Coba jelaskan apa maksud semua ini pak ?? Tadi juga anda bilang seperti apa yang Gana katakan !! tolong jelaskan sekarang pada kami !! Ucap Bima tegas .
Gunawan menghela nafas panjang , memang cepat atau lambat semua ini harus diperjelas .
Dulu Titania dan Alana lahir bersamaan di jam yang sama , hari yang sama dan rumah sakit yang sama , waktu itu istri saya atau tepatnya wanita selingkuhan saya sedang meregang nyawa karena terjadi pendarahan dan pada saat itu dia memberi pesan pada saya agar segera menjauhkan anak saya dari istri sah saya , karena prasangkanya yang takut kalau anak saya akan dilukai atau mendapat perlakuan kurang baik . Dan tanpa berpikir panjang saya melakukan hal bodoh yang saya sesali sampai sekarang , saya menukar anak bapak dengan anak saya !! Maafkan saya pak maafkaaann ?? Ucap Gunawan sambil menangis memohon ampun kepada pasangan Bima dan Sarah .
__ADS_1