Rahasia Alana

Rahasia Alana
05


__ADS_3

Aku hanya menghela nafas panjang mendengar kata - kata Tiwi ,entah kapan dia bisa menghilangkan kebenciannya pada Alana. Aku segera menuju kamar Alana .


Alana ... Lana ... panggil ku pelan tetapi tidak ada sahutan dari dalam kamarnya kucoba membuka pintunya yang ternyata tidak dikunci . di pojokan terlihat Alana yang meringkuk ketakutan sambil menangis di bibirnya dia terus memanggil neneknya.


Alana ... ucapku sambil mengelus rambutnya , maafkan Bunda Tiwi yaa ...


hiks ...hiks ... Ayah kenapa lana tidak tinggal bersama nenek saja ? Bunda Tiwi tidak pernah menyukaiku katanya pelan Isak tangisnya sampai membuat dia tersengal2


Alana yang sabar yaa ... ku dekap badan kecilnya .


Ayah boleh Lana bertanya ? ucap nya pelan


Tentu saja boleh sayang ? kamu mau bertanya apa ? tanya ku


kata Nenek Bunda nya lana sudah meninggal , anter lana ke makam nya Ayah ... pinta Alana


leherku serasa tercekat mendengar permintaanya memang Hana sudah meninggal tetapi Alana bukan anak Hana dan aku tidak pernah tau orang tua Lana berada dimana .


Iyaa besok kalau Ayah libur kita kesana yaa ... jawabku menenangkan Alana .


Bener ya Ayah , ada senyum di wajahnya menghapus duka yang tadi tersirat .


Sekarang Anak cantik harus tidur ... perintahku kepadanya .


Aku masuk ke kamar terlihat Tiwi yang masih sibuk dengan Handphone nya . aku segera membersihkan diriku lalu aku merebahkan diriku disampingnya .


Bundaaa. besok cari pembantu aja ya ? biar Bunda gaa capek ... ujarku .


Ngapain cari pembantu ada anak setan itu yang bisa di jadikan pembantu di sini !! ucap Tiwi sinis .


Ayah tidak ingin berdebat tolong kali ini menurut saja , ucapku tegas aku langsung menaikan selimut dan berbalik arah membelakanginya .


Terserahhh lahh !!! desisnya kesal .


***


Besok nya sepulang dari kantor aku menemui Ibuku , Ibu sudah tidak bisa beraktifitas normal sehari2nya dia hanya bisa tiduran tapi yang paling hebat Ibu masih belum Pikun daya ingatnya masih bagus .


Assalamualaikum Ibu ...

__ADS_1


Aku mendekati Ibu yang berbaring lemah kucium tangan dan keningnya .


Walaikumsalam Gun ...


kenapa kamu kesini sendiri saja ? seharusnya kamu bawa cucu2 Ibu , Gana, Tina dan Lana Ibu sudah kangen sekali dengan mereka ,jawab Ibu lemah .


Gun ini baru pulang kerja Bu dan langsung kemari jadi tidak membawa mereka nanti ya Bu akhir pekan Gun ajak anak2 kemari , janji ku pada Ibu .


Aku memang ingin bertemu Ibu sendiri saja karena aku ingin menceritakan semua yang dialami Lana di sana , aku selalu merasa tenang bila sudah bercerita semuanya ke Ibu entah apa jadinya aku bila ibu sudah pergi meninggalkan aku .


Setelah semua aku ceritakan pada Ibu , Ibu menyarankan agar membawa "Bik sum" ke rumahku daripada aku harus mencari pembantu baru . Ibu juga ada suster yang menjaganya 24 jam . aku segera menyetujuinya karena Bik sum juga sudah mengenal Alana jadi aku bisa meminta nya untuk ikut menjaga Alana tetapi aku tetap mencari pembantu untuk menggantikan Tugas Bik sum dirumah ibu.


Alana sangat senang ketika tau Bik sum yang akan bekerja di rumah ku , karena dari kecil yang merawat Alana juga Bik sum .


Bik Sum ... maaf ya jadi kamarnya berdesakan karena ada Lana. ucapku yang merasa tidak enak pada nya Tiwi tetap tidak mengijinkan Lana tidur dengan Tina .


Gak papa Kok pak ... saya malah seneng bisa tidur sama Non Lana .jawab Bik sum sambil mengelus2 rambut Lana yang duduk disebelah nya .


***


Waktu cepat berlalu Hari ini Tina ber ulang tahun yang ke 17 pestanya dirayakan di rumah dengan mengundang teman2nya .teman2 Tiwi pun ikut diundang untuk memeriahkan acara ulang tahun Tina .


Tinaa ayok turun ,teman2 mu udah banyak yang datang , panggil Tiwi


Iya bentar Bun , aku lagi cari baju dulu jawab Tina


Baju untuk siapa ? tanya Tiwi heran


Tadi Ayah bilang suruh aku pinjami Baju untuk Alana Bun...sepertinya yang ini pas untuk Lana kata Tina sambil tersenyum .


Apa kamu bilang ??? mau pinjami Baju kamu untuk Lana Bunda tidak setuju mana sini bajunya , Tiwi merebut paksa baju yang dipegang Tina dan memasukan ke lemari .


Tina Hanya diam dia tidak akan bisa melawan Bundanya dia mengikuti langkah Tiwi perlahan .


Suasana pesta sangat meriah ada permainan2 dan berbagai macam makanan .


Alana hanya melihat dari pinggiran dia sama sekali tidak berani maju ke depan karena tadi Tiwi sudah mengancam nya agar jangan sampai maju ke depan .sekarang ini usia Alana 15 tahun dia memang berbeda 2 tahun dengan Tina .


Hallo kok sendiri aja ? kamu gak kedepan ? tiba2 ada sesosok laki - laki tampan yang sudah berada di belakang Alana.

__ADS_1


Iyaa aku lebih suka disini . lah kok kamu disini ? kenapa tidak kedepan lagi ? tanya Lana


Aku gak suka keramaian sebetulnya aku tidak ingin hadir tapi mami ku memaksa , Oiya siapa nama kamu ? kenalin namaku Adrian . katanya sambil mengulurkan tanganya


Aku ALana ...ucap Alana dia menyambut uluran tangan Andrian .


Kamu adiknya Tina ? tanya Adrian lagi


Aku ....


Alana !!! ngapain kamu disini pergi ke dapur bentak Tiwi melihat Alana yang sedang berbincang dengan Adrian .


Adrian sayang... sedang apa kamu disini nak ? tuh dicari mami kamu ...ayok kita kedepan , ajak Tiwi lembut .


Iya Tante , jawab Adrian dalam hatinya siapa Alana kenapa Tiwi terlihat sangat tidak menyukainya .


Adrian adalah teman sekolah Tina dia anak dari pengusaha emas , anak satu2nya kebetulan mami Adrian yang bernama Catarina adalah teman sosialita Tiwi , Tiwi kerap sekali menjodohkan Adrian dengan Tina .


Tina boleh gak aku tanya sesuatu ? tanya Adrian mendekati Tina yang sedang bersama2 temannya


Tentu saja boleh Adrian ... jawab Tina yang hatinya langsung berbunga2 karena mengira Adrian akan mendekatinya , mereka duduk berdua di sudut yang kebetulan ada kursi kosong. Tiwi yang sedang bersama geng sosialitanya seketika langsung heboh melihat anak nya yang sedang duduk berdua dengan Adrian .


Mau tanya apa Adrian ? tanya Tina ketika mereka sudah duduk berdua .


Emm Emm ... maaf kalau aku jadi ganggu kamu dan temanmu , ucap Adrian


Ahh gak kok , ada apa siy ? kata Tina yang masih dengan senyum yang dimanis2kan .


Tadi waktu aku dari toilet aku sempat berkenalan dengan cewek bernama " Alana " dia siapa kamu Tin ? tanya Adrian serius


Ohh Alana , guman Tina merasa kecewa karena ternyata yang di tanyakan Adrian adalah Alana.


Iya Alana , dia siapa Tin ? kata Adrian yang semakin penasaran


Alana itu adikku , jawab Tina pendek


Ohh , adikmu ...


setelah mengucapkan terimakasih Adrian meninggalkan Tina yang masih dongkol karena mengira Adrian akan berbicara tentang perasaan nya ternyata aku yang kegeer'an Huff keluh Tina.

__ADS_1


__ADS_2