
Alana mengambil tas nya dan dia bergegas berangkat ke sekolah Alana mempercepat langkahnya agar dia tidak telat sampai di sekolahnya . sudah dua kali Bus yang lewat tapi itu bukan Bus yang menuju ke arah sekolahnya .
Alanaaa ... ayok berangkat bareng aku , panggil Adrian yang menaiki motor sport dan sudah menepikan motornya .
Kak Adrian , guman Alana dia langsung mendekat kearah Adrian
Ayok naik ! perintah Adrian .
Gak papa kak ? tanya Alana ragu .
Yaa gak papa lah , daripada kamu telat gimana hayoo ? masa pertama berangkat sekolah udah telat. ujar Adrian
Akhirnya Alana membonceng Adrian
Tepat Satu menit sebelum bell sekolah mereka berdua sudah sampai disekolah.terlihat Tina yang sedang cemas menunggu Alana yang tidak kunjung datang ketika melihat Alana dan Adrian berlarian Tina menghela nafas lega .
Alanaa ,panggil Tina
Kak Tina ! untung Lana gak telat ya kak , ujar Lana tersenyum lega.
Maafkan Bunda ya ? kamu jadi susah begini ?? ujar Tina yang merasa bersalah terhadap Alana tapi dia sendiri pun tidak bisa berbuat apa2 .
Gak papa Kak , untung aja tadi kak Adrian lewat jadi aku bisa nebeng bonceng dia kak . celoteh Alana.
Alhamdulillah , guman Tina lirih sambil merangkul Lana.
Hari pertama bersekolah sangat menyenangkan teman yang baru ,suasana sekolah yang baru betul2 membuat Alana senang.
Hai aku Arin ,bolehkah aku duduk disebelah mu ? Ijin Arin cewek mungil berwajah manis dengan rambut ikalnya .
Tentu saja boleh ,jawab Alana ramah
Jam pertama di mulai wali kelas memperkenalkan diri setelah itu murid satu persatu memperkenalkan dirinya , seperti biasa Alana selalu menjadi pusat perhatian ada banyak mata yang memperhatikannya terutama kaum lelaki.
***
Setiap hari Adrian menjemput Alana di halte Bus ,tadinya Alana menolak tetapi karena Adrian tetap memaksanya dan kedua kakaknya juga Menyarankan untuk menerima tawaran Adrian makanya dia mau .
__ADS_1
Alana kenapa siy aku gak boleh jemput kamu dirumah ? tanya Adrian pada siang itu mereka mampir di taman yang dekat dari sekolah sambil makan jajanan2 ringan .
Nanti Bunda marah kak , jawab Alana
Memang kenapa marah ?? sebetulnya aku heran Tina selalu dianter Ayah nya dan kalau pulang dijemput Bundanya tetapi kenapa kamu ga ? padahal Khan sama2 anak mereka ujar Adrian dengan mimik heran .
Sudahlah Kak gak usah dibahas ,pulang yuk udah sore ...Ajak Alana tidak mengindahkan pertanyaan Adrian .
Sudah kak sampai sini saja , makasih ya kak Lana masuk dulu ,pamit Alana melambaikan tangan pada Adrian . Alana tidak menyadari ada sepasang mata tajam yang sedang memperhatikannya dan siap menerkamnya.
Alana masuk kerumah tak lupa mengucapkan salam tapi tidak ada jawaban dari Bik sum sunyi senyap ...pada kemana ini ? batin Alana .
Hehhh anak setan !!! semakin lama kamu semakin kurang ajar yaa ??? berani2nya kamu minta antar Jemput Adrian !!! memangnya siapa kamu Hahhh !!! bentak Tiwi keras sampai Alana terperangah kaget.
Ohh ituuu enggak kok Bun , Lana tidak pernah meminta tapi Kak Adrian yang selalu menjemput dan mengantarkan aku .bela Alana
Plakk... Plakk... serrttt ...tamparan itu mengenai pipi Alana sedemikian kerasnya bahkan sudut bibirnya sampai biru dan berdarah saking keras nya tamparan Tiwi. tak puas hanya menampar Tiwi juga menjambak rambut Lana dan menyeretnya ke belakang ...teriakan ampun dan minta tolong Alana sama sekali tidak di pedulikannya.
Entah berapa kali tamparan itu mendarat di pipi Alana ,Alana Hanya bisa diam dia tidak membalas hanya Isak tangis nya yang semakin kencang .
Alana menangis tersedu2 di hidupnya tak pernah sekalipun Tiwi membiarkan dia bahagia walau hanya sedikit kebahagian Alaana seperti neraka untuk Tiwi .
Non Lana ... tergopoh2 Bik sum menghampiri Majikan kecilnya dia begitu kaget melihat memar di sudut bibir Lana dan pipi yang masih memerah .
Isak tangis Alana makin menjadi ketika melihat kedatangan Bik sum .
Sabar ya Non mata Bik sum berkaca2 , ayok kita makan dulu .Bik sum memeluk Alana lalu membawanya ke kamar .
Alana bercermin melihat matanya yang sembab , sudut bibir yang merah ada bekas darah kering ,pipi yang masih kelihatan merah dan memar di kening .
Masih sakit ya Non ? tanya Bik sum sambil memberikan kompres dan obat untuk Alana
Sakitnya gak seberapa Bik , tapi sakit di hati itu yang teramat dalam . bisik Lana pelan
Bik Sum keluar dia berharap kalau Gunawan akan mencari Alaana jadi dia bisa melihat kondisi anak nya.
tetapi Bik sum mondar mandir didepan Gunawan dia malah diam saja terlihat sibux dengan ponsel nya ,kalau mau ngomong langsung pasti dia bakal kena marah Bu Tiwi . akhirnya Bik Sum mendapat ide ...
__ADS_1
Pak Gunawan ... Non Lana kok belum makan ya dari tadi .ucap Bik Sum bisik2 karena dia takut Tiwi mendengarnya
Hahhh kenapa memang Bik kok Lana gak mau makan ? tanya Gunawan heran .
Bibik juga gak tau pak ...jawab Bik sum sambil meneruskan pekerjaan nya
Coba aku liat ke kamar Alana , ujar Gunawan lalu beranjak dari duduknya dan Segera menuju kamar Lana.
Ayahh mau kemana ?? tiba2 Tiwi menatap tajam ke arah Gunawan .
Mau ke belakang sebentar ,beruntung Gunawan tidak memberitahukan tujuan sebenarnya .
Awas saja Kalau anak setan itu berani ngadu sama mas Gunawan ,guman Tiwi .
Lanaa ...Lanaa ...panggil Gunawan tak ada jawaban dari dalam kamar Gunawan kembali mengetuk kamar Alana tetapi tetap tidak ada jawaban .
Lanaa, Ayah masuk yaa ... seru Gunawan .
Ceklekk, pintu dibuka terlihat Alana yang sedang menggigil kedinginan dengan wajah yang pucat dan penuh memar .
Astagfirulloh Alana , kamu kenapa Nak !!! bergegas Gunawan menghampiri Alana dia semakin panik ketika menyentuh badan Alana karena panas nya tinggi sekali .
Bik Sum ... Bik Sum ...teriak Gunawan .
Bik Sum menghampiri Gunawan dengan tergopoh2 dia sudah merasa pasti ada sesuatu dengan Alana.
***
Alana membuka matanya matanya terasa berat sekali di buka kepalanya pusing dan badanya serasa tak bertenaga dia mengedipkan matanya berulang kali
Dimana aku ...rintih Alana karena merasa asing dengan tempat nya sekarang.
Alana kamu di rumah sakit sayang ...ucap Gunawan lembut .
Alana terdiam air matanya menetes luka di Badanya tidak sebanding dengan luka batin yang dirasakannya .
Katakan pada Ayah Alana apa yang terjadi ? semua ini perlakuan Bunda Tiwi ?? tanya Gunawan .
__ADS_1