Rahasia Alana

Rahasia Alana
40


__ADS_3

Sebetulnya hari ini Adrian berniat tidak menjemput Alana , tetapi entah kenapa didalam hatinya dia ingin sekali menjemput kekasihnya itu.


Mobil Adrian sampai di tempat biasa Alana menunggu, tetapi Kenapa tidak ada Alana disana setelah mematikan mobilnya dia segera mencoba menelpon Alana . Tersambung tetapi kenapa tidak diangkat .


"tutt... Tut... "


" Kak Adrian tolonggggg Alanaaaaa , terdengar jeritan Alana dan suara gaduh disekelilingnya .


" Ya Allah " apa yang terjadi dengan Alana?? kekhawatiran Adrian makin menjadi Karena ketika mencoba menelpon Alana hanya ada nada tersambung tetapi tidak diangkat oleh Alana, segera dia mencoba menghubungi Gana dan Gunawan untuk memberitahukan apa yang telah terjadi.


Adrian Segeran turun dari mobilnya dia menuju keruang teknisi , untuk mengecek cctv berharap ada petunjuk dari situ .


Sementara Gana segera pulang kerumah untuk menjemput Gunawan dan Aldo yang kebetulan ada dirumahnya , keadaan dirumah sangat kacau apalagi Tiwi yang histeris mendengar Alana di culik.


Ayah gimana Alana , Bunda takut terjadi apa - apa dengannya ?? teriak Tiwi sambil menangis tersedu - sedu .


Sabar Bun , habis ini kita langsung lapor polisi aja . Ucap Gunawan yang juga merasa sangat khawatir dengan keadaan Alana


" B****t ternyata dia lagi dalangnya !!! " umpatan Gana yang baru masuk rumah mengalihkan perhatian semuanya .


Bagaimana nak ? Kamu dapat kabar apa tentang Alana ?? Tanya Gunawan risau


Barusan Adrian telpon ternyata yang menculik Alana itu cowok yang ganggu dia tempo hari sie Amadeo !!! tadi Adrian sudah cek di cctv yah . Ucap Gana geram


" kurang ajar " cepat laporkan dia ke polisi ayah , harusnya kita memang kemarin menemuinya ternyata dia masih belum kapok walaupun sudah di buat babak belur oleh Adrian , teriak Tiwi yang merasa sangat marah pada Amadeo.


Ayok Gana !! seru Gunawan mengajak Gana bergegas ke kantor polisi .


Bunda ikut ya Gana ? Seru Tiwi yang ingin ikut mencari Alana .


Bunda dirumah aja dengan Tina biar kita bertiga ajaa yang ke kantor polisi menyusul Adrian yang sudah disana , kata Gunawan sambil berlari keluar menyusul Gana dan Aldo .

__ADS_1


***


Sementara itu Alana masih meronta - ronta dan menjerit minta tolong , tetapi Amadeo malah semakin beringas dan kasar padanya.


Turunkan aku amadeo ? Aku mohon ?? Ratap Alana yang sudah mulai kehabisan tenaga.


Gak semudah itu Alana !! Kamu harus jadi milik aku ? Sahut Amadeo sambil menyeringai melihat wajah Alana yang semakin pucat ketakutan


Apa salah ku !! Kenapa kamu jahat sama aku ?? Isak tangis Alana semakin terdengar jelas


Salah kamu adalah ? " Membuat aku mencintai kamu " paham !!! Bentak Amadeo sambil memeluk Tubuh Alana dan berusaha menciumnya tentu saja Alana kembali meronta berusaha melepaskan dirinya karena dia tidak mau disentuh oleh Amadeo


Adrian yang teringat kalau handphone Alana selalu terhubung padanya , dia segera melacak nya beruntung walaupun handphonenya dibanting oleh Amadeo tetapi handphone nya masih menyala .jadi Adrian bisa melacak keberadaan Alana .dia segera berlari menuju mobilnya mengikuti arah dimana Alana berada.


Gana dan Aldo segera menyusul Adrian sedangkan Gunawan melanjutkan laporan di kantor polisi , berkali - kali Adrian menyalahkan dirinya karena menjemput Alana terlambat dia bersumpah tidak akan memaafkan dirinya bila terjadi apa - apa dengan Alana.


" Boss " kita kemana nih ? Ujar Sardin yang ditugasi oleh Amadeo menyetir didepan sebetulnya dia tidak mau terlibat tetapi dia paham Bos kecilnya ini kalau ada permintaan tidak dituruti bisa mengamuk , wataknya seperti itu karena kedua orang tuanya sangat memanjakan Amadeo , Sardin paham betul karena dia menjadi supir di keluarga Amadeo dari sejak Amadeo lahir.


Iya Bos , tapi kemana ? Masa iya kita muter - muter di jalan ? Udahlah Bos lepasin aja non Alana nanti kalau papi tau Bos bisa di marahin !! Ujar Sardin yang masih mencoba mengingatkan .


Udah berisikk kamu ya !! Hardik Amadeo kesal karena supirnya tidak mendukung dia sedangkan Alana masih meronta - ronta .


" plakk !! " tamparan di pipi Alana yang lumayan keras membuat Alana terdiam pasrah .


Bos !! Jangan pake kekerasan donk ?? Nanti kalau Non Alana kenapa - Napa bagaimana ?? Ucap Sardin yang makin khawatir melihat kelakuan Amadeo .


Ke Villa papi aja !! Perintah Amadeo yang merasa tidak aman kalau mereka terus dijalan.


Sardin terdiam dia hanya menuruti dan berharap siapa saja bisa segera menolong Alana , karena dia takut ini akan menjadi permasalahan hukum yang akan menyeret majikanya itu kedepannya.


Setelah sampai Villa , Amadeo mendekap Alana dan dengan cepat memasukan dia kedalam ruangan di situ

__ADS_1


Udah kamu jaga diluar aja ! Perintah Amadeo pada Sardin yang terlihat mengikuti nya .


Bos , Jangan gegabah ? ucap Sardin yang masih berusaha memperingatkan Bos nya itu.


Diam !!! Gak usah ikut campur urusan ku ? Hardik Amadeo


Akhirnya Sardin keluar menuju mobil dia berharap ada hal apapun yang bisa menyelamatkan Alana , terlihat benda kecil kelap kelip yang ternyata adalah handphone Alana, ada panggilan masuk segera saja Sardin angkat , Alana memang selalu membikin mode diam pada handphone nya pada jam kuliah .


" Hallo " Sardin Segera mengangkat telpon yang ternyata Adrian yang berusaha terus menghubungi Alana .


" B*****t !!! " dimana Alana ?? bentak Adrian yang sudah terlihat sangat emosi .


Sardin segera menjelaskan posisi villa nya agar Adrian secepatnya menyusul kemari dan menyelamatkan Alana, tidak lupa Adrian juga mengabari Gana dan Aldo untuk segera menyusulnya .


***


Sementara itu Alana di dalam kamar masih berusaha menghindari Amadeo yang terus berusaha mendekatinya .


* Alana sayang " kemarilah , kamu harus jadi milik aku ! Ucap Amadeo yang berhasil mendekap Alana


Lepasin Amadeo ! Lepasin aku mohon ?? Ucap Alana yang terus memohon.


Tidak semudah itu !! saat pacarmu yang brengsek itu memukul aku kemarin , itu adalah penghinaan buat aku dan aku akan membalasnya dengan harga diri kamu yang akan jadi milikku sekarang !!! Ucap Amadeo menyeringai menatap Alana dengan beringas


Alana semakin ketakutan dia hanya berharap ada yang akan segera menolongnya , apalagi dekapan Amadeo semakin kencang bahkan kemejanya sudah dirobek oleh Amadeo sehingga terlihat sebagian baju dalam nya .


Dekapan Amadeo semakin memburu dia mulai menciumi leher Alana , dan menarik rok Alana beruntung Alana selalu memakai celana dobel , sehingga masih melindungi nya bagaian bawahnya .


Lepas Amadeo !! Lepasss ! Bug kaki Alana menendang Amadeo hingga terjengkang , dan dia segera mengambil kesempatan untuk melarikan diri ,tetapi tubuh mungilnya bisa segera ditangkap oleh Amadeo ,


" plakk ...plakk... * Dua tamparan mendarat di kedua pipi Alana sampai membuat dia terhuyung lalu jatuh , Amadeo segera menarik kemeja yang dikenakan Alana hingga hanya meninggalkan penutup dadanya , reflek Alana segera menutup dadanya , badannya bergetar semakin ketakutan melihat Amadeo yang akan membuka celananya dan mendekatinya.

__ADS_1


__ADS_2