Rahasia Alana

Rahasia Alana
33


__ADS_3

Dimana Bunda ? Bunda baik - baik saja kan ? Ucap Alana lirih sambil menatap Gunawan , sementara itu Tiwi yang mendengar suara Alana yang menanyakan keadaanya langsung berdiri dan mendekati Alana.


Alana !!! Maafkan Bunda yaa , maafkan semua kesalahan Bunda , maafkan Bunda yang selama ini jahat sama Alana , ucap Tiwi yang menangis tersedu - sedu sambil memandang Alana dengan penuh penyesalan .


" Bunda panggil aku Alana " ??? Ucap Alana lirih ,dari sudut matanya mengalir air matanya karena mendengar pertama kalinya Tiwi memanggil namanya .


" Iya sayang " selamanya akan begitu , kamu mau maafkan Bunda kan ? ucap Tiwi meraih tangan Alana dan menciumnya .


Ayah , jika memang ini semua mimpi ? Alana gak mau terbangun lagi Ayah ? timpal Alana yang begitu bahagia karena Tiwi sudah mau menerimanya .


Tidak sayang ? Ini bukan mimpi tapi ini kenyataan ! Bunda sudah berubah , Bunda sudah mau sayang sama Alana ? jawab Gunawan sambil mengangguk meyakinkan Alana.


" Alhamdulillah " Terimakasih ya Allah karena doa yang selalu Alana panjatkan setiap saat sekarang ini sudah engkau kabulkan ?? Ucap Alana yang sangat merasa bahagia dan bersyukur karena Tiwi sudah mau menerimanya .


" Maafkan Bunda ya " ujar Tiwi lirih lalu mendekat ke Alana memeluk dan mencium nya berkali - kali . Kenapa setelah bertahun - tahun dia baru sadar kalau dia memiliki satu lagi berlian di hidupnya.


Udahh donk Bun ? Tina , kakak ,juga Adrian kangen juga sama Alana ?? Kalau Bunda sama Ayah terus yang disitu kapan kita melepas kangen sama Alana ?? gerutu Tina yang tidak sabar ingin segera memeluk Alana .


Semua yang berada di situ tertawa , segera saja Gunawan dan Tiwi memberikan kesempatan pada anak - anak nya juga Adrian untuk mendekati Alana dan melepaskan rindu yang menyiksa selama berbulan - bulan .


Ehh Titan sini , panggil Gana


Titania mendekati mereka daritadi memang dia menahan diri untuk tidak menganggu mereka karena tidak ingin merusak kebahagiaan yang saat ini sedang dirasakan.


Alana ? Lihat kakak sekarang udah punya pacar !! Ucap Gana sambil menggandeng tangan Titania .


Titania ?? Panggil Alana lirih dan tersenyum kepadanya .


Iyaa Titan , sekarang dia jadi pacar kakak !! Alana suka kan ? Setuju kan ? Cecar Gana


Iyaa pasti Alana suka kak , mudah - mudahkan Titania beneran jadi kakak ipar Alana dan kak Tina ya ? timpal Alana


" Amin " ucap Titania dan Gana serempak .


Gunawan sedikit tersentak ketika mendengar Alana menyebut nama " Titania" selama ini dia tidak pernah tau kalau kepanjangan nama Titan itu adalah Titania, kenapa nama itu ? jangan - jangan ? tetapi dengan segera Gunawan menepis pikirannya di dunia ini nama itu tidak hanya satu .


***

__ADS_1


Kesehatan Alana semakin membaik dia hanya butuh terapi saja untuk melemaskan otot ditubuhnya yang kaku karena sudah berbaring hampir lima bulan lamanya .


Pagi sayang ? Sapa Tiwi yang baru datang dari rumah


Pagi Bunda ? jawab Alana menyambut dengan senyum sumringah terkadang dia belum percaya kalau sikap Tiwi sudah betul - betul berubah kepadanya.


Lihat ini Bunda sudah masak khusus untuk kamu ? Makanan kesukaan kamu " rendang daging " ucap Tiwi sambil membuka tempat makanan yang dibawanya dari rumah aroma lezat menyeruak sampai hidung Alana .


Bunda kok tau kalau Alana suka rendang daging ?? Sahut Alana yang merasa heran


Iyaa dari Bik sum , ujar Tiwi tersenyum malu


Tapi ini yang masak Bunda , tadi pagi Bunda sengaja ke pasar pagi - pagi sekali beli daging segar untuk diolah jadi rendang kesukaan kamu nak ? Ucap Tiwi lagi


" Makasih yaa Bunda " ucap Alana yang merasa bahagia sekali dia merentangkan tanganya yang langsung disambut oleh Tiwi lalu berpelukan sangat erat .


Tapi kamu juga harus tau sayang ? Bunda kangen bikinan Es jeruk kamu !! Celetuk Tiwi sambil mengerucutkan bibirnya berpura - pura kesal .


Hahahaha , Bunda tenang aja nanti kalau Alana sudah sembuh dan pulang kerumah Bunda bisa minum es jeruk kesukaan Bunda sepuasnya , ucap Alana yang kembali memeluk Tiwi seolah tidak ingin melepasnya lagi .


" klak " terdengar suara pintu dibuka Tiwi yang sedang menyisir rambut Alana segera menengok ke arah suara ternyata yang datang Adrian dan Maminya Catarina .


Hai Jenkkkk ??? Aduh kangennya sudah lama gak ketemu ?? ucap Catarina yang langsung mendekati Tiwi dan ber cipika cipiki


Sama Jenk Catt saya juga kangen sekali loh sama Jenk ?? Sahut Tiwi


Alana melirik ke arah Catarina dia takut kalau saja Mami nya Adrian akan berkata yang sinis seperti biasanya tetapi ketakutannya ternyata tidak terjadi karena ternyata Catarina menyapa Alana dengan hangat bahkan berkali - kali dia memijat Alana sambil memuji Alana Cantik .


***


Hari yang ditunggu tiba , Alana sudah berkemas - kemas tinggal menunggu Gunawan menjemput .


Yang jemput cuman Ayah ya Bun ? tanya Alana


Iya sayang , kakak - kakak mu masih ada kepentingan . Kalau Adrian Bunda gak tau ? Jawab Tiwi


Ohh iya gakpapa Bun , kalau Adrian tadi udah bilang ada kuliah pagi Bun . Sahut Alana .

__ADS_1


sudah siap semua ? Ucap Gunawan yang baru masuk ke kamar Alana


Sudah Ayah , jawab Tiwi dan Alana kompak .


Mereka bergegas meninggalkan ruangan yang sudah menjadi rumah kedua mereka selama Alana dirawat di sini.


Alana udah kangen sekali sama Rumah Bun ? Guman Alana lirih


Tiwi hanya tersenyum sembari mengusap kening Alana .


Sampai dirumah suasana terlihat sepi dalam hati Alana kenapa tidak ada yang menyambutnya .


Ketika turun dari mobil sejenak Alana mengingat kejadian yang menimpanya di jalan depan rumahnya , dadanya terasa sesak mengingat itu .


Kenapa Alana ? Tanya Gunawan yang melihat wajah Alana seperti menahan sesuatu .


Ayok sayang masuk ? ucap Tiwi yang langsung memeluk Alana dan membawanya kedalam rumah karena dia paham apa yang dirasakan oleh Alana .


" Non Alana " senyum dan tangis haru Bik sum terlihat ketika pintu rumah di buka , Alana segera menghambur ke pelukan bik sum wanita tua yang selama ini dianggapnya " Ibu " mereka berpelukan dan menangis tersedu - sedu . Bahkan Tiwi yang menyaksikan ikut menangis haru melihatnya .


Alana kangen sekali sama Bik sum ? ucap Alana lirih .


Bik sum juga kangen sekali sama non Alana ?


Tiwi segera mendekati mereka dan memeluk mereka berdua , Gunawan yang menyaksikan itu semua sampai menitikkan air mata karena bahagia dan terharu .


Ayo Sayang ? Kita ada kejutan buat kamu , iya kan Bunda ? ucap Gunawan mencairkan suasana yang penuh haru .


Oiyaa , udah siap kan Bik ? sahut Tiwi sambil mengedipkan mata pada Bik sum


Sudah Bu , jawab Bik sum sambil mengacungkan jempolnya.


Ayo sekarang Alana merem nanti biar Ayah sama Bunda tuntun kamu ? perintah Gunawan


Emang ada apa siy Bun ? Tanya Alana yang kebingungan


Udah nurut aja sama Ayah . jawab Tiwi.

__ADS_1


__ADS_2