
...Sore itu Dewi menahan Reyhan untuk tidak pergi meninggalkan Caffe terlebih dahulu. Dewi ingin menanyakan beberapa hal terkait kerjasama yang ia tawarkan....
"Apa yang ingin kamu bicarakan? cepatlah" - tanya reyhan setelah duduk kembali
"Saya ingin menanyakan mengenai kerjasama yang anda tawarkan tadi tuan"
"apa kamu berubah pikiran?"
"saya belum menerima & saya juga tidak menolak tapi beri saya waktu untuk memikirkan hal ini tuan"
"heuhh baiklah. secara garis besar yang perlu kamu ketahui kamu hamil anak saya ,serahkan bayi itu setelah lahir ke saya. kamu tidak boleh menemui atau menganggu anak saya ketika ia sudah dewasa. imbalan yang saya tawarkan akan sepadan dengan apa yang kamu lakukan"
"ketika sudah lahir.apa saya tidak bisa memberikan ASI kepada bayi anda tuan?"
...Dewi menanyakan hal yang memang harus ia tanyakan. dia tidak ingin dicap sebagai ibu yang tidak bertanggung jawab dg tidak memberikan asi untuk bayi yang ia kandung (nanti)....
...meskipun setelahnya dia tidak akan bisa melihat perkembangan anaknya....
"Akan saya pikirkan nanti" ucap Reyhan
"baik tuan. saya juga akan memikirkan ini & memberikan jawaban secepatnya"
"saya tunggu jawabannya 3hari kedepan. bisa hubungi teman kamu atau langsung dengan asisten pribadi saya"
...Setelah itu Dewi pulang dengan diantar oleh intan. Dewi tidak marah sama intan, hanya saja sedikit kecewa....
__ADS_1
...Meskipun suatu saat nanti mungkin ia akan berterimakasih ke intan atas situasi ini....
"Assalamualaikum ibu" ucap Dewi ketika sudah masuk rumah
"Waalaikumsalam wi.baru pulang"
"iya Bu tadi ketemu dulu dengan intan.ibu sudah makan?"
",sudah. intan nggak ikut masuk?"
"enggak Bu dia besok katanya masuk pagi banget jadinya mau cepet-cepet istirahat"
"ohiya.kamu mandi dulu wi & cepat makan"
"iya Bu"
...Adik-adik Dewi masih berjaga di stand minuman milik mereka. stand hanya buka dari siang sampai malam jam 9 saja....
"Wi tadi siang ada yang datang kerumah"
"siapa Bu?"
"Dia Dateng nganter surat ini katanya sudah jatuh tempo" ibu memberikan surat tsb ke Dewi
"iya bu.nanti Dewi bayarkan, belum ada waktu ke bank buat bayarnya" Dewi berusaha menormalkan ekspresi nya agar terlihat santai
__ADS_1
"kamu ada uang segitu?" tanya ibu memastikan
"ada Bu" (tersenyum)
"jika sakit ibu ini memberatkan mu, jangan paksakan utk ibu selalu rutin berobat wi.ibu tidak apa-apa ibu akan sehat seperti sedia kala"
"ibu ini ngomong apa. tidak ada yang memberangkatkan ku Bu asalkan ibu selalu di sampingku. ibu doakan Dewi saja supaya Dewi bisa memberikan pengobatan yang terbaik untuk ibu."
"Ibu selalu mendoakan kamu & adik-adikmu nak .. maafkan ibu yang selalu merepotkan kalian" mata ibu berkaca-kaca
...Dewi tidak bisa melihat ibunya atau keluarga nya menangis. karna tangisan mereka menyakitkan untuk Dewi....
...sebagai anak pertama & tulang punggung keluarga memang harus memerlukan kesabaran,kekuatan & ketabahan ekstra....
...harus mampu menopang semua masalah keluarga yang ada & harus menampilkan senyuman yang terbaik agar semua kelihatan baik-baik saja....
...Dewi hanya bisa berkeluh kesah dg sang pencipta dan sedikit berbagi cerita dengan sahabatnya. sahabat nya akan ia ceritakan 15% dari kisah hidupnya. bukannya Dewi tidak percaya sahabat nya,melainkan Dewi tidak bisa bercerita banyak masalah ke orang lain....
...Beban yang ia pikul kini terlalu berat. tidak ada hari untuk ia bernafas, ia harus menjalani kehidupan dengan cover palsu....
...Dewi sakit,Dewi capek,Dewi lelah dengan semua ini. masalah selalu datang silih berganti tanpa ia tau kapan masalah berkurang....
...Ujian seseorang berbeda-beda. jika tuhan memberikan ujian ini ke Dewi & keluarga. Dewi yakini jika dia bisa menjalani ini semua....
...dan akan membuahkan hasil terbaik nantinya....
__ADS_1
...****************...