
Andri dan Airin pulang sebelum pukul 8 malam.
"Makasih ya Airin sudah mau jalan sama saya"
"sama-sama mas, selagi masih ada waktu luang saya pasti mau kok" ucap Airin dengan senyuman
"Ayok aku antar masuk dan sekalian mau pamit ke nyonya Rossa"
"Assalamualaikum ma" ucap Airin
"Bi mama sudah tidur?" lanjut Airin
"Nyonya sedang keluar dengan tuan non"
"oh, terimakasih bi"
Airin kembali menemui Andri yang menunggu di ruang tamu.
"mas,kata bibi mama sedang keluar dengan papa. apa mau menunggu?"
"Tidak,saya langsung pulang saja ya. titip salam buat nyonya"
"Ehm.baiklah, hati-hati dijalan mas"
"Iya, terimakasih"
Andri berpamitan dan dia segera melajukan mobilnya di apartemen nya.
Andri hidup sebatang kara,kedua orangtuanya meninggal sejak dia umur 5tahun dan dia tidak mempunyai sanak saudara.
Dulu setelah orangtuanya meninggal,dia dititipkan oleh tetangganya di panti asuhan.
Hidup sebatang kara memang tidaklah mudah seperti dibayangan sebagian orang, tidak ada tempat keluh kesah dan tidak bisa menikmati kasih sayang dari keluarganya.
***
Dihotel..
"Mas kita besok pulang?"
"2hari lagi sayang" ucap Reyhan dengan merebahkan dirinya di pangkuan sang istri
"Kenapa harus menunggu 2hari lagi mas?"
__ADS_1
"Karna aku ingin saja"
"Sayang uangnya mas, mending ditabung"
"Uang dipanggil sayang ,suaminya tidak" ketus Reyhan
"ha? maksudnya?"
"tidak"
"Besok pulang ya, kasian baby reyga juga loh mas"
" baiklah"
"Terimakasih" kecup pipi Reyhan
Mereka berdua menghabiskan malam ini dengan menonton film dan diam-diam Reyhan sudah mendapatkan kabar jika Andri tadi datang kerumah ingin mengajak jalan Airin.
Reyhan sudah sangat ingin menanyakan hal tersebut ke Andri,tapi tidak saat bersama Dewi.
Reyhan akan benar-benar melindungi adik-adiknya jika ada orang yang akan datang untuk menyakiti, tanpa terkecuali Andri sang kepercayaan nya.
****
Keesokkan harinya..
Sisca,Airin dan nomi berangkat kesekolah dengan diantar supir keluarga Prayoga.
Sekolah mereka bertiga sangat jauh berbeda, Sisca yang bersekolah di sekolah internasional, Airin dan nomi bersekolah di sekolah pada umumnya.
Airin tidak mempunyai niat untuk pindah sekolah , meskipun sang kaka bisa saja memindahkan mereka.
Orang yang pertama diantar adalan Sisca,karna jaraknya paling dekat dibanding sekolahan Airin dan nomi.
"Airin ,nomi aku masuk dulu ya.kalian hati-hati,nanti berkabar yaa" ucap Sisca
"iya,belajar yang rajin kak" ucap nomi dengan cekikikan
"kamu juga"
Setelah menurunkan Sisca, pak supir mengantarkan ke sekolahan nomi dan Airin.
***
__ADS_1
Dihotel..
"mas kita mau pulang jam berapa?" ucap Dewi dengan menyiapkan sarapan untuk mereka, meskipun hanya sarapan nasi goreng.
"Nanti siangan aja sayang, kamu kenapa dari kemarin rewel pengin pulang sih"
"Aku tu kasian sama reyga mas, dia pasti nyari bundanya"
"Nanti kita juga pulang, reyga kan sudah dijaga sama mbak murni dan mama"
"ya beda mas"
"apa mas nggak ngantor?" lanjut Dewi lagi
"kamu benar-benar ingin menjauh dariku ya sayang?" keluh Reyhan dengan meletakkan sendok dipiringnya.
"hemt? tidak loh. aku hanya tanya mas, apa mas nggak berangkat ke kantor itu saja"
"tapi kesananya kamu gamau dekat-dekat aku."
"aku hari ini libur , besok aja ke kantornya" lanjut Reyhan dengan muka ditekuk
"mas"
"Hmm"
"nanti kita tinggal dimana? apa dirumah mama?"
"kamu maunya kita tinggal dimana? gabung sama mama atau kerumah kita sendiri?"
"Emm,kalau aku minta untuk tinggal dirumah sendiri apa mas tidak apa-apa?"
"tidak apa-apa,asalkan kamu bahagia itu sudah cukup untuk mas"
"terimakasih mas"
"tapi mas jangan salah sangka loh jika aku minta tinggal dirumah sendiri. aku cuma nggak mau terlalu merepotkan mama saja dan nanti pasti kita sering-sering datang kerumah mama,biar mas nggak merasa aku menjatuhkan mas dari keluarga"
"mas nggak ada pikiran seperti itu sayang, sewaktu mas bujang aja juga jarang pulang kok. jadi kamu tenang aja,mas nggak akan berpikiran macam-macam"
Dewi benar-benar ingin menjalani kehidupan rumah tangga selayaknya manusia biasanya, tidak ingin terlalu mewah dan terlalu wah.
Dewi juga tidak ingin dianggap sebagai wanita yang hanya mengandalkan rezeki suami dan menjauhkan suami dari keluarganya.
__ADS_1
Berumah tangga bukan hanya menyatukan 2insan saja, tapi juga 2 keluarga yang mempunyai pendapat dan fikiran masing-masing.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...