RAHIM SEWAAN TUAN MUDA

RAHIM SEWAAN TUAN MUDA
Chapter 2 ~ Part 18


__ADS_3

"Aku jemput kamu loh Rin" suara Andri yang rendah tapi sangat berat dengan menatap mata airin


"Maaf kak,Airin tidak tau jika kak Andri jemput Airin"


"ada yang ingin aku katakan ke kamu" ucap Andri dengan menatap mata Airin


"Oh iya udah ayok kita ke Caffe itu kak, Dimas ikut ya"


"kenapa harus ada Dimas?"


Dimas yang melihat situasi kurang kondusif pun memutuskan untuk membiarkan Airin pulang bersama Andri.


"Airin,pulanglah bersamanya. kita bisa kerumah lain kali" ucap Dimas dengan senyumannya


"Tidak dim,karna aku udah janji sama km dulu" ucap airin


Reyhan hanya menatap sesaat kedua manusia itu (jahat kali katanya) dan langsung pergi meninggalkan mereka.


"Airin,apakah tidak papa?" tanya Dimas yang sedikit tidak enak karna melihat laki-laki asing pergi tanpa sepatah katapun


"tidak papa kak" Airin tersenyum.


Entahlah apa yang kini Airin rasakan, sebenarnya Airin juga tidak ingin melihat Andri seperti itu. karna Airin sudah janji dengan Dimas terlebih dahulu, maka ia memutuskan untuk tetap pulang bersama Dimas.


****


Andri kini melajukan mobilnya ke apartemen nya .. hatinya kali ini benar-benar sakit, wanita pertama yang mampu membuat hatinya luluh dan menginginkan sebuah ikatan rumah tangga pun pada akhirnya berakhir seperti ini.


'apa dia tidak ada perasaan sedikit pun ke aku'

__ADS_1


'apa aku yang terlambat mengatakan nya'


'kenapa disaat aku sudah siap untuk mengatakan,dia memilih bersama laki-laki lain'


Sesampainya di apartemen dia berjalan menuju kamarnya dan menangis sejadi-jadinya.


sakit kali ini sakit yang sangat menyesakkan. untuk bernafas pun susah dan terasa tubuhnya tidak ada tenaga sama sekali.


*****


Airin kini sudah sampai di rumah dimas, dirumahnya terdapat beberapa anggota keluarga yang sudah menunggu Dimas.


disana terlihat ada seorang perempuan paruh baya dan seorang wanita yang terlihat pucat.


"Dimas pulang ma" ucap Dimas ketika sampai di ruang keluarga nya


"iya ma, dia Airin yang pernah Dimas ceritain ke mama dulu"


"oh iya, hallo.kamu cantik sekali"


"terimakasih Tante, salam kenal.saya Airin,teman Dimas"


"(tersenyum) nama yang cantik"


"kenalin ini saudara Dimas" lanjut mama Dimas


"hallo kak,saya Airin"


"hallo Airin, saya Cintya saudara sepupu Dimas. salam kenal"

__ADS_1


Airin hanya tersenyum


Dia benar-benar disambut dengan baik,


"ayok kita makan dulu ya ,tadi bibi sudah nyiapin banyak menu"


"Airin ayok duduk sini,jangan sungkan"


Airin ikut bergabung makan dengan keluarga Dimas.


Airin bersedia ikut kerumah Dimas bukan karna hal lain selain mengiyakan ajakan Dimas untuk saling mengenal.


Dimas laki-laki pertama yang mempunyai niat serius dan berani mengutarakan niat itu ke Airin.


Airin yang mendapatkan niat itu ,lantas sedikit membuka hati dan fikiranya untuk lebih terbuka dengan Dimas.


Perasaan Andri bahkan sampai sekarang Airin tidak mengetahui nya..


Airin menganggap Andri sebagai kaka laki-laki nya ,yang sigap menjaganya dan nomi.


Airin tidak memiliki rasa cinta ke Andri. tapi dia mempunyai perasaan sayang dan nyaman, karna yang selama ini Andri lakukan adalah hal-hal baik.


Dimeja makan tidak ada percakapan selayaknya dirumah Airin, disana hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu.


Airin sangat sungkan dan tidak tau setelah ini harus berbuat apa.hehew


*******


Selamat siang, maafkan lama tidak up 🙏☺️

__ADS_1


__ADS_2