RAHIM SEWAAN TUAN MUDA

RAHIM SEWAAN TUAN MUDA
Chapter 2 ~ Part 24


__ADS_3

"Sayangggggg" teriak Reyhan dari dalam kamar


"Sayaaanggg bisa kesini sebentar??" lanjutnya lagi


"mba itu sepertinya kak Reyhan yang teriak"


"iya mba keatas dulu ya, tolong jaga mereka" pamit Dewi.


.


.


"Ada apa mas?"


"Tolong ini dasi pakaikan" ucap Reyhan dengan berdiri dari tempat duduknya dan memberikan dasi yang ia genggam


"kan biasanya juga bisa pakai sendiri"


Dewi tetap memakaikan dasi yang diberikan Reyhan tadi.


"Sayang"


"hmmm"


"kamu marah?"


"marah karna apa?" jawab Dewi


"Semalem. Kamu tidak tidur disini kan?"


"Kenapa harus marah?"


"Ya Gatau juga,istriku ini kan emang suka overthinking" jawab Reyhan dengan mengelus Surai rambut Dewi


"Udah selesai, dah ayo turun sarapan"


"nanti aja,sini dulu" Reyhan menarik tangan Dewi dan menuntunnya ke tepi ranjang


"ada apa mas? anak-anak makan sama Airin sendiri dibawah"


"Jangan berfikiran yang macem-macem yaa, percaya sama aku. aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dan untuk perasaan ku ke dia tidak akan pernah ada lagi. kita jalani dari awal lagi yaa" ucap Reyhan lembut


"Kamu janji?"

__ADS_1


"iya aku janji, aku yang memintamu untuk disini dan aku juga yang akan memintamu untuk tetap bertahan. kamu wanitaku dan kamu rumahku. rumah ternyamanku"


"terimakasih mas, maafin aku" tangis Dewi dan memeluk Reyhan


"He'em, disini kamu tidak salah. terimakasih sudah bertahan, jangan nangis lagi yaa.. dah mau otw punya anak lagi masih cengeng aja"


"apaan sih" Dewi memukul lengan Reyhan


"hehe,ayo turun"


Mereka berjalan turun ke ruang makan dengan bergandengan tangan.


*****


3hari berlalu


"mba, aku sudah memutuskan untuk memilih Dimas/kak Andri" ucap Airin ketika tidur dipangkuan sang kaka


"siapa yang kamu pilih dek?"


"kak Andri mba, semoga pilihanku tidak salah ya"


"inshaAllah tidak, libatkan Allah dalam semua urusanmu"


"tapi apa?" sela Dewi


"kak Andri minta untuk kita cepat tunangan, meskipun hanya didepan keluarga aja"


"ya nggak papa, memangnya kapan kalian mau melangsungkan acara itu?"


"sebisanya mba Dewi aja. biar nggak merepotkan"


"haishh, sama sekali tidak merepotkan. yauda,kamu telfon Andri. tanyakan dia siapnya kapan, nanti mba atur semuanya"


"tanya sekarang?"


"iya dong dek, cepat bangun trus telfon"


.


.


^^^Assalamualaikum kak📞^^^

__ADS_1


📞 Waalaikumsalam,iya Rin. ada apa?


^^^Airin ganggu nggak? ada yang mau Airin bicarakan sebentar kak📞^^^


📞oh enggak, nggak papa..ada apa?


^^^Eum,airin dah bilang ke mba Dewi soal tunangan. mba Dewi tanya, kapan kak Andri siapnya. nanti mau dibantuin mba Dewi nyiapin semuanya 📞^^^


📞Aku mah siap kapan aja Rin, nanti malem pun oke. sekalian akad nikah pun juga nggak papa. (Andri ketawa)


^^^Kak, seriusan ini. jangan bercanda dulu📞^^^


📞Iya serius loh akunya. nanti malam nggak papa kalau kamu dah siap


^^^Jangan nanti malam, lusa gimana?📞^^^


📞Tuh kan, kamu tanya akunya siap kapan. giliran dijawab kamunya yang belum siap


📞Lusa boleh. berarti nanti kita cari cincin dulu yaa


^^^Harus sama aku?📞^^^


📞Ya iyalah Rin, kamu kan yang mau jadi calon wanitanya . masa mau ngajak bibik sih


^^^Eum,oke📞^^^


^^^Yauda kalo gitu kak, terimakasih.. assalamualaikum 📞^^^


📞 Waalaikumsalam calon istri


Airin yang mendengar jawaban Andri sedikit bersemu.


Bukan tanpa sebab Airin memilih Andri. dilain sisi Airin sudah mengenal Andri lebih dulu dan mungkin ini jawaban dari istiqarah Airin.


Airin pun juga tetap akan melakukan istiqarah sampai hari H pernikahan. supaya hati dan fikiran benar-benar yakin.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Selamat pagi...👋


Lama tidak bertemu .. Tinggal beberapa bab lagi udah end yaaa...


Kalau sudah end ,jangan lupa tetap dukung semua karya author ya teman-teman ☺️

__ADS_1


Lop u pulll ❤️


__ADS_2