RAHIM SEWAAN TUAN MUDA

RAHIM SEWAAN TUAN MUDA
Chapter 2 ~ Part 10


__ADS_3

Setelah adik-adiknya pergi Dewi beranjak ke kamar anak-anaknya.


Reyhan yang melihat perubahan sikap Dewi sedikit merasakan sakit,tapi dia tidak terlalu mengambil pusing.


Malam ini Dewi memutuskan untuk tidur dikamar anaknya.


dia tidak ingin berinteraksi dengan Reyhan untuk sementara waktu.


****


Pukul 10 malam..


tok.tok.tok


ceklek..


"wi,Dewi bangun"


"wi"


Dewi bangun hanya menatap Reyhan tanpa menjawab.


"ayo kembali ke kamar"


Dewi beranjak dan berjalan mendahului Reyhan.


sesampainya didalam kamar Dewi merebahkan diri di kasur dengan membelakangi tempat tidur sang suami.


"apa pantas suami pulang,istri malah tidur di kamar lain" tanya Reyhan dengan nada sedikit tinggi


Dewi diam.


"aku bertanya! jadi jika kamu masih bisa menjawab.jawablah"


Dewi diam.


"apa emang kamu sudah tidak bisa berucap?"


Dewi masih diam.


"DEWI ANASTASYA, SAYA SEDANG BERTANYA !!" Teriak Reyhan dengan suara yang sangat keras.


"Maaf" hanya itu yang Dewi ucapkan


"Maaf kamu bilang, hanya itu?"


Dewi tidak menjawab lagi,melainkan dia berdiri dan mencopoti satu persatu baju yang melekat di tubuhnya.


"apa yang kamu lakukan" tanya Reyhan dengan sedikit heran


Dewi tidak menjawab.


"Stop wi"

__ADS_1


"AKU BILANG STOP !!"


"lakukan mas,ini kan yang kamu inginkan" ucap Dewi dengan tubuh polos tanpa satu helai benangpun.


"Tidurlah" ucap Reyhan dengan berbaring ke sisi ranjang.


Dewi hanya menatap Reyhan.


Dewi memunguti pakaian dan memakainya kembali. setelah itu dia tidur disisi Reyhan dengan tubuh yang memunggungi suaminya.


****


Keesokan harinya Dewi bangun seperti biasa dan melakukan aktifitas seperti biasa.


Setelah selesai memasak ,Dewi beranjak ke kamar anaknya untuk memandikan mereka.


Reyhan yang telah selesai memakai pakaian kantor yang telah Dewi siapkan,ia memutuskan untuk segera turun sarapan.


"Bi, Dewi mana" tanya Reyhan ketika melihat di meja makan tidak ada seorangpun


"Bu Dewi sedang dikamar anak-anak tuan"


Reyhan hanya menghela nafas dan beranjak ke kamar anaknya.


"Papaa"


"hey boy. udah ganteng sekali. Hmm harumnya"


"papa,Mel juga halumm" ucap Amelia sang anak bungsu dengan kata-kata yang masih cadel


"woahhh, betull .Mel juga harum dan cantik"


"ayok kita makan" Reyhan menggandeng kedua anaknya disisi kanan dan kiri


Dewi mengikuti langkah dibelakang Reyhan.


ketika sampai dimeja makan, Dewi mengambilkan makanan untuk sang suami dan anak-anaknya.


Dewi tidak ikut makan, melainkan dia mengupas buah-buahan untuk mereka.


"kamu tidak makan wi?" tanya Reyhan


"belum lapar"


"makanlah meski belum lapar"


Dewi hanya tersenyum.


.


.


.

__ADS_1


.


.


setelah mereka selesai sarapan, Reyhan berpamitan untuk berangkat ke kantor.


Reyhan menyiumi anaknya satu persatu dan tiba ingin mencium Dewi. Dewi berpaling


"ada apa?" tanya Reyhan


"segeralah berangkat,sudah siang"


"aku hanya ingin berpamitan"


"iya , hati-hati dijalan" (Dewi tersenyum)


Reyhan sedikit jengkel dengan sikap Dewi. dia langsung mengambil tas di sofa dan mengendarai mobilnya.


****


Kini Dewi menitipkan anak-anaknya kerumah mama Rossa. Dewi ingin menyelesaikan suatu masalah dan itu memakan sedikit waktu .


Kasian kedua anaknya jika ia tinggalkan dirumah dengan pengasuhnya saja.


"Ma Dewi nitip anak-anak yaa, ada pekerjaan yang harus Dewi urus dan sedikit memakan waktu. apa tidak apa-apa ma?"


"tidak apa-apa wi, mama malah senang jika kamu menitipkan mereka setiap hari disini"


"terimakasih ma"


(mama Rossa tersenyum)


Dewi kini naik taksi kerumah seseorang yang ahli IT. dia ingin mencari tau siapa nomer yang mengirim foto-foto kemarin.


Sesampainya di alamat orang tersebut. Dewi mengutarakan alasannya kenapa ia bisa sampai disini.


"Saya hanya ingin tau,siapa orang dibalik nomer ini"


"baik,akan saya lacak" jawab orang tersebut


Beberapa menit kemudian data yang Dewi perlukan keluar semua.


pemilik nomer terdaftar atas nama Cintya Isabella.


titik lokasi terakhir kali dan alamat lengkapnya pun ada.


'aku harus mencari tau lewat sini' batin Dewi


"terimakasih atas bantuan anda, saya akan mentransfer biayanya"


"sama-sama nona"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2