
Kini Airin dan Andri menginap disuatu hotel ternama..
Setelah acara resepsi pernikahan, Andri izin untuk membawa Airin menginap di hotel yang sudah ia sewa.
"Capek nggak?" tanya Andri saat didalam lift
"Eungh, dikit sih..tamunya banyak banget ya tadi kak, Airin fikir sederhana tamunya dikit tapi tetep banyak" Airin ketawa
"Iya ,kerabat mas Reyhan dan kerabatku juga pada diundang soalnya"
Mereka berjalan menuju kamar yang sudah ia pesan.
"Wahhh, MashaAllah cantik sekali" ucap Airin pertama kali saat memasuki kamar mereka
"Suka nggak?" Andri bertanya dengan tiba-tiba memeluk Airin dari belakang
"Euh,kak. Suu-ka" ucap Airin yang gagap,karna kaget dengan tindakan Andri
"ini yang request aku sendiri loh"
"eumm" Airin tidak bisa berkata-kata. karna pertama kalinya ada yang memeluk dirinya selain keluarganya,apalagi dengan posisi seperti ini
"Kak"
"hmmm"
"Airin mau mandi"
"Oh iya, mau mandi bareng?"
"Ha? ahh enggak.. Airin mandi sendiri aja" Airin lari ke kamar mandi dengan jantung yang berdetak lebih cepat
"Hahaha lucunya" Andri ketawa dengan merebahkan dirinya disofa,karna di kasurnya banyak hiasan yang gamau dia rusak.
.
.
.
Selang beberapa menit, Airin keluar dari kamar mandi dan Andri bergantian yang masuk kamar mandi.
Airin sesegera mungkin mengeringkan rambutnya dan memakai jilbab rumahan
"Rin, tolong ambilkan handuk dong"
"iya kak"
Airin lari membawakan handuk dan memberikan kepada Reyhan yang tengah menunggunya didalam.
__ADS_1
"ini kak"
"oh iya," Andri dengan sengaja menarik tangan Airin
"aaaaa,kak"
"Haha"
"jangan gini, Airin mau keluar ih" ucap Airin dengan menatap atap kamar mandi
"Lucunya istriku ini" ucap Andri dengan menc*ium kening Airin
"dah keluar dulu sana, aku mau pakai baju" Andri membukakan pintu yang sengaja ia tahan
"Hah, bisa-bisa serangan jantung aku kalo kak Andri lakukan itu setiap hari" keluh Airin saat keluar dari kamar mandi
.
.
Mereka tidak makan malam dulu, karna sebelum berangkat ke hotel,mereka sudah makan malam.
"Rin,sini deketan"
"Airin malu kak" ucap Airin dengan menutup sebagian mukanya
Dan posisi saat ini, Airin masih memakai jilbab hariannya.
Airin mendekat sedikit dan Andri menarik tubuh Airin supaya bisa lebih dekat.
"Kenapa masih pakai hijab?"
"Malu"
"kenapa? suami berhak loh melihat rambut kamu ,bahkan melihat semua yang kamu miliki"
"iya tau,tapi masih malu"
"hahaha"
"lepas ya? boleh?" ucap Andri dengan menahan tubuhnya dengan tangan nya
Airin mengangguk dan membuka jilbab yang ia pakai.
Andri pertama kalinya melihat rambut Airin. Rambut Airin yang sedikit bergelombang dan sangat tebal, rambut Airin panjang kira-kira sepinggang dan rambutnya diwarnai dengan warna kecoklatan yang sangat kontras dengan warna kulitnya.
"Cantik" ucap Andri
Andri menc*ium rambut ,kening ,mata, hidung & bibir Airin..
__ADS_1
Airin yang mendapatkan perlakuan tersebut hanya diam, dia tidak tau harus berbuat apa..
"Rin, boleh aku melakukannya?"
"Hem?" Airin menatap mata Andri
"kamu sudah siap belum? kalau belum,kita tunda dulu nggak papa"
"Lakukan kak" ucap Airin tersenyum
Andri membuka selimut yang Airin pakai. dia sedikit Mel*umat bibir Airin, dan Airin yang awalnya kaku dia mulai mencoba apa yang Andri lakukan.
tangan Andri tidak tinggal diam, dia mulai menjelajah pinggangnya dan dengan senada membuka kancing piyama Airin.
"eunghh"
"Kakkkh"
Andri membiarkan Airin sedikit mengeluarkan suara merdunya, kini ia menjelajah tubuh Airin dengan menc*iumi inci tiap inci tubuh cantik Airin.
Setelah dirasa Airin sedikit relax, Andri mengeluarkan senjata perangnya.
"sudah siap?" tanya Andri
"tapi,apa bisa kak?"
"Ha? maksudnya?" tanya Andri yang sedikit tersinggung dengan pertanyaan Airin, karna dia fikir Airin menyepelekan kekuatan Andri..wkwk
"Itu, punya Kaka segitu.apa bisa masuk" Cici Airin
"Bisa,kamu tenang saja. aku akan melakukan nya dengan perlahan" Andri mencium kening Airin setelah salah sangka yang terjadi
Meskipun Airin belum pernah melakukan,tapi sangat tidak mungkin jika ia tidak tau mengenai hubungan seperti ini bukan (?) karna hubungan badan seperti ini, sudah sangat familiar ia dengar, meskipun tidak dengan melakukannya nya.
Andri yang masih berusaha membobol gawang pun sedikit kesusahan,karna pintunya sangat kecil dan sedikit susah untuk ia buka.
"Aaaakhhh,Saaa kitt" keluh Airin
Andri mencium kening Airin dan mencobanya sekali lagi.
"Aaakkkhh" - Air mata Airin menetes
GOLLLLL BERHASIL
Dan mereka melanjutkan kegiatan malam dengan sangat hikmat.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
ENDINGG GUYS 🔥🔥🔥
__ADS_1
Semoga sukaa ya dan mohon berikan dukungan untuk author 🥰
Terimakasih ❤️