
...Di pagi hari handphone Dewi berdering. Dewi yang masih terlelap dalam mimpi setelah semalam capek berkelana dengan Reyhan sang suami....
kringgg (anggap dering telfon)
Airin calling...
...Bersamaan dengan handphone Reyhan yang berdering....
Andri calling..
...Dewi yang merasa tidurnya terganggu dengan bunyi telfon segera bangun dan gerakannya ternyata menganggu Reyhan yang masih tertidur memeluk dirinya....
"mau kemana?" tanya Reyhan dg mata tertutup
"sepertinya ada yang menelfon"
"biarkan saja"
"bukan hanya handphone tuan saja , handphone saya seperti nya juga berbunyi"
"sebentar." Reyhan langsung berdiri mengambil handphone mereka yang berada lumayan jauh dari ranjang.
^^^Hallo 📞^^^
📞Hallo tuan, maaf jika menganggu waktu nya. ini saya ingin memberikan kabar,jika ibu nona Dewi meninggal dunia tadi pagi
...Reyhan yang mendengar penuturan Andri pun terkejut. dia lantas melihat Dewi yang duduk di ranjang dengan balutan selimut....
"ada apa tuan?"
^^^Baiklah saya akan siap-siap kesana sekarang 📞^^^
__ADS_1
...Reyhan segera mematikan telfon dan mengendong Dewi ke kamar mandi untuk segera bersiap....
"ada apa tuan?" tanya Dewi karna dari tadi tidak ada jawaban dari sang empu
"bersiaplah .aku akan menunggu mu. jangan terlalu lama"
...Reyhan pergi ke dapur untuk membuat susu hamil buat Dewi dan roti untuk sarapan. karna Reyhan yakin jika Dewi mendengar kabar ini,dia pasti tidak akan mempunyai nafsu makan....
...Reyhan juga bersiap,dia mandi di kamar mandi dekat dapur....
"Dewi pakai baju ini" Reyhan menyerahkan dress selutut berwarna hitam
Dewi hanya menatap dengan tatapan bingung.
"jangan banyak tanya. pakailah dan segera meminum susu dan roti yang sudah aku siapkan di meja" lanjut Reyhan
"baik tuan"
"tuan ini kita mau ke rumah saya?"
"sepertinya ini jalan arah tempat tinggal saya" lanjut Dewi
"iya" Reyhan saat ini fikirannya benar-benar kalut
'perasaan ku tidak enak' batin Dewi
"tuan apa anda menyimpan handphone saya?"
...Reyhan tidak menjawab sama sekali. dia hanya fokus ke jalan....
...Setelah mendekati perumahan Dewi disana sudah banyak orang yang sedang takziah dan Dewi melihat keramaian itu berasal dari rumahnya....
__ADS_1
"tuaannn" mata Dewi berkaca-kaca
"ssssttt..jangan menangis, tolong" Reyhan menggenggam tangan Dewi
"tuan ada apa ini?" Dewi masih fokus ditempat keramaian tersebut
"ayo kita turun"
...Reyhan turun menggenggam tangan Dewi hingga sampai depan rumahnya dan seketika Dewi diam tanpa melanjutkan jalannya ketika melihat sang ibu terbujur kaku di depan sana....
"ibu" air mata Dewi menetes
...Adik-adik Dewi yang melihat kehadiran sang kakak langsung berlari dan menghambur kepelukan Dewi....
...reyhan yang melihat adik-adik Dewi memeluk Dewi sedikit nyeri ,apakah anaknya tidak papa? 'pikirnya...
"mbak Dewi ibu mba,huaaa ibu ninggalin nomi mba" tangisan nomi ketika memeluk Dewi
"ssst ayo kita kesana" Dewi berjalan dengan kedua adiknya
"Doakan ibu supaya ibu disana bahagia ya dek,jangan menangis.ada mbak Dewi disini,kalian akan mbak Dewi jaga" ucap Dewi sambil menatap kedua adiknya
...Dewi berjalan menuju samping ibunya....
"ibu terimakasih sudah berjuang sejauh ini. maafkan Dewi jika Dewi tidak bisa membuat ibu bahagia,maafkan Dewi atas kesalahan yang Dewi pernah perbuat. ibu berbahagialah disana, adik-adik akan Dewi jaga. ibu jangan khawatir" ucap Dewi sambil meneteskan air mata
"ibu lihat,dewi sekarang sedang mengandung cucu ibu. maafkan Dewi jika Dewi belum bisa jujur tentang status Dewi. tolong ridhoi langkah Dewi ibu" lanjut Dewi sambil menunduk
...Reyhan yang melihat sang istri seperti orang putus asa seketika mendekat dan menepuk-nepuk pundak Dewi....
"kita doakan ibu ya. ayo kita kesana,jangan menangis.kasian baby nya" bisik Reyhan
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...