
Setelah berbincang lama dengan keluarga Dimas , Airin memutuskan untuk segera pulang. karna Airin harus mengecek beberapa Caffe nya.
"Tante kak, Airin pamit pulang ya"
"loh kenapa harus buru-buru?" tanya Cintya
"iya kak tya soalnya harus ke Caffe"
"oh baiklah, kapan2 kakak akan mampir kesana boleh?"
"boleh dong kak"
Memang mereka belum membicarakan perihal niat serius Dimas , tapi sejauh mereka beradaptasi hari ini. Airin sedikit lega karna mama dan sepupu Dimas menerima Airin.
.
.
.
kini Dimas dan Airin sedang dalam perjalan ke Caffe Airin. Total Caffe Airin sekarang berjumlah 5cabang yang berada di berbagai daerah.
Kini Airin juga sedang menambah usahanya, franchise minuman rasa yang kini sedang Airin geluti.
Airin membuka franchise semata-mata bukan untuk mencari keuntungan lebih. disisi lain dia ingin membuka peluang pekerjaan dan peluang usaha yang mungkin minim budget.
Tidak selamanya usaha mencari keuntungan duniawi lebih, ada masanya kini ia harus mencari keuntungan berupa kebaikan dan pahala mungkin.
Kini Airin dan Dimas sudah sampai di Caffe, Dimas hanya ngedrop Airin dan langsung pulang.
drtt..drtt..drttt (Dering telfon)
^^^Hallo, Assalamualaikum mba📞^^^
📞 Waalaikumsalam dek, kamu lagi dimana?
^^^Di Caffe mba,ada apa mba?📞^^^
📞Kamu tadi pulang dengan siapa?
^^^Sama Dimas mba,teman Airin📞^^^
__ADS_1
📞Kamu bisa kerumah mba sekarang ? ada yang ingin mba katakan
📞 Disini juga ada Andri dan mas Reyhan
^^^Loh, ada apa emangnya mba?📞^^^
^^^Airin baru sampai Caffe mba📞^^^
📞Iya, mba tau. kamu kerumah mba sekarang ya
^^^Baiklah baiklah📞^^^
^^^Airin cek beberapa yang diperlukan dulu mba 📞^^^
'Ada apa ini sebenarnya,kenapa ada kak Andri dirumah juga . apa dia ngadu ke mba Dewi dan kak reyhan' batin Airin
******
Dewi kini tengah menemani tidur anak-anaknya, banyak sekali yang kini ia fikirkan.
tentang apa yang dikatakan Andri sedikit membuat Dewi pusing.
Memang tidak mudah menjadi kaka yang harus bersikap tegas tapi tidak menyinggung adik-adiknya.
Reyhan dan Andri kini tengah mengobrol diruang tamu sembari menunggu Airin sampai.
.
.
.
tok..tok..tok
"Assalamualaikum mba"
"Waalaikumsalam Rin"
"Kak, mba Dewi sudah tidur?"
"Belum, Dewi sepertinya di dapur. sini duduk dulu. kak Reyhan panggilkan mba Dewi"
__ADS_1
Airin duduk di soffa yang letaknya bersebrangan dengan Andri yang kini tengah menatapnya.
Reyhan berjalan meninggalkan ruang tamu dan memanggil Dewi untuk segera bergabung dengan mereka
"sayang, Airin sudah sampai"
"Iya mas" Dewi berjalan dengan membawa beberapa cemilan yang sudah jadi dan Reyhan membawa nampan yang berisi minuman
.
.
"mba" ucap Airin dengan menyalami Dewi
"iya dek,duduk"
"Ada apa mba?"
"duduk dulu ya, dengarkan mas Reyhan"
Airin mengangguk. situasi diruangan tersebut seperti tidak ada oksigen yang masuk
"Airin, sebelumnya Kak Reyhan minta maaf jika nanti apa yang Kaka sampaikan atau Kaka ucapkan melukaimu atau bahkan membuat kamu marah"
"memang ini sebenarnya bukan ranah kak Reyhan, tapi kak Reyhan melakukan ini Karna Dewi kakakmu adalah istri kak Reyhan" lanjut Reyhan
"sekali lagi, kak Reyhan hanya perantara. tidak ada niatan untuk memaksamu atau yang lainnya"
Airin yang mendengar hal itu sedikit bingung,tapi dia tetap diam.
"Andri datang kerumah dan mengatakan jika dia mempunyai perasaan ke kamu sudah lama dan mempunyai niatan untuk membina rumah tangga" Reyhan mengatakan itu dengan menatap Airin dan melihat ekspresi apa yang Airin tunjukan
Airin terkejut dan seketika melihat Andri yang kini tengah menatapnya juga.
"tapi,Andri juga mengatakan tentang laki-laki yang ada di kampus tadi. dia siapa Rin?" lanjut reyhan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
1hari 1 part yaa 🤗
Diusahakan hari tertentu akan ada double up 🥰
__ADS_1
Mohon dukungannya.. jangan lupa vote,Like & follow ya ges ya 😅🤭
Terimakasih 💜