
...satu Minggu kemudian, Reyhan sudah mendapatkan informasi tentang pemilik motor yang dipakai Dewi saat mengirimkan asi kemarin....
...sayangnya,motor tersebut bukanlah milik Dewi. melainkan milik tukang ojek yang berada di pangkalan dan Dewi sewa. bahkan pemilik motor tersebut tidak kenal siapa Dewi dan dimana dia tinggal....
...Satu Minggu juga Dewi belum datang untuk mengantarkan ASI-nya....
"Rey gimana hasil dari pencarian mu?" tanya mama Rossa
"nihil ma,semua sudah Reyhan lakukan masih saja belum dapat jalan keluar nya"
"hemmm, kamu sudah berpesan ke penjaga jika Dewi kesini diminta untuk masuk dulu?"
"sudah ma"
"permisi tuan,didepan sedang ada nyonya Dewi mengantarkan asi" kata penjaga satunya
...Reyhan yang mendengar itu lantas keluar bersama mama Rossa....
"Dewi" panggil Reyhan sambil menahan tangan Dewi
"maaf tuan,saya hanya datang untuk mengantar asi untuk Reyga saja" tunduk Dewi
...Reyhan memeluk Dewi dengan sangat erat dia bahkan sampai meneteskan air mata....
"jangan pergi"
"jangan pergi wi"
...Dewi hanya diam dengan apa yang Reyhan ucapkan. dia tidak tau harus berbuat apa....
"Rey ajak Dewi masuk dulu" ajak mama Rossa
"ayo masuk wi" Reyhan menggenggam tangan Dewi
"pak tolong motor yang Dewi pakai masukkan kedalam" ucap mama Rossa
...Mereka kini sedang berada diruang tamu. disana mama Rossa sedang menelisik penampilan Dewi....
"apa kamu istri anak saya?" tanya mama Rossa
"Dulu iya nyonya,sekarang tidak" ucap Dewi sambil tersenyum
"kamu ngomong apa" sela Reyhan
__ADS_1
"kenapa sekarang tidak?" tanya mama Rossa mengabaikan ucapan Reyhan
"karna pernikahan saya tidak didasari atas cinta, hanya karna saling membutuhkan saja nyonya. tapi saya sudah berjanji untuk selalu memberikan asi kepada anak tuan Reyhan" jawab Dewi dengan tersenyum
"Diam wi,kamu terlalu banyak bicara omong kosong" Reyhan menatap mata Dewi
"apa kamu mencintai anak saya?"
Dewi diam..
"kamu bisa jujur, tidak akan terjadi apa-apa" lanjut mama rossa
"apa jika saya menjawab jujur,saya bisa pergi nyonya?"
"sebegitu inginkah dirimu pergi dari hidupku wi?" sela Reyhan dengan muka sendu
...Lagi dan lagi keberadaan dan ucapan Reyhan tidak ada yang menanggapi....
"katakanlah"
"saya dulu memang mencintai tuan Reyhan nyonya, tapi sekarang saya sudah belajar untuk melupakan perasaan saya dan memulai hidup yang baru. maafkan saya jika saya lancang mencintai tuan Reyhan" ucap Dewi menunduk
"Heh!! siapa yang nyuruh kamu belajar melupakan perasaan terhadap ku?" kesal Reyhan
"Jika sekarang Reyhan ingin meminta mu kembali di hidupnya dan kalian memulai semua dari awal. apa kamu mau wi?"
"tidak nyonya,maafkan saya"
"kenapa? katanya cinta? tapi gamau hidup bersama? apa itu yang dinamakan cinta?" sungut Reyhan
"Diamlah Rey!!"
"Apa yang bikin kamu menolak?" lanjut mama Rossa
"saya tidak pantas bersanding dengan tuan Reyhan nyonya"
"omong kosong, udah ayo ikut aku. ma aku kedalem dulu" Reyhan menarik tangan Dewi mengajak Dewi untuk masuk kedalam kamar mereka
"Tuan maafkan saya,saya harus segera pulang"
"sekali lagi kamu bilang tuan tuan aku hukum kamu"
"kemana kamu pergi?" lanjut Reyhan
__ADS_1
Dewi diam..
"kamu tega ninggalin aku dan reyga sendiri wi?"
Dewi diam..
"kamu nggak mau nunggu aku untuk membalas perasaan mu?"
Dewi diam..
"kenapa diam? jawab satu saja pertanyaan ku"
"sudah saya katakan tuan,jika saya tidak pantas bersanding dengan an..emmmbb"
...Reyhan Melu*mat bibir Dewi dengan kasar. tidak ada celah untuk Dewi bernafas. seminggu lebih perasaannya dikacaukan oleh wanita ini....
"Emmbbb tu an" Dewi memukul dada Reyhan karna dia sudah kehabisan nafas
"hahh,apa anda ingin membunuh saya?" tanya Dewi dengan tatapan tajam
"akan aku Bu*nuh kamu jika kamu pergi lagi dari hidupku"
...Dewi menarik nafas dalam-dalam....
"mari kita mulai membuka lembaran baru wi, kita besarkan anak-anak kita kelak dan menjadi keluarga yang bahagia" ajak Reyhan dengan muka serius suara yang sendu tapi tegas
"kita ada perjanjian tuan"
"akan aku batalkan perjanjian itu wi, kita mendaftarkan pernikahan kita sesegera mungkin ..Hmm mau kan?"
"Itu yang aku inginkan tuan, aku menginginkan anda membatalkan perjanjian itu dan memintaku untuk hidup bersama. kenapa anda baru melakukan ini sekarang" tangis Dewi sambil duduk berjongkok
"heyy kenapa menangis seperti anak kecil begini. kamu bukan lagi anak kecil wi,jangan menangis. apa kamu lupa jika sudah punya anak"
"heeuww" tangis Dewi menjadi-jadi
...Inilah yang Dewi harapkan, Reyhan membatalkan perjanjian mereka dan memulai hidup baru....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Next part atau udah aja nih???
bantu follow ,like ,komen & vote novel ini ya kaka🤗☺️
__ADS_1
terimakasih ❤️