RAHIM SEWAAN TUAN MUDA

RAHIM SEWAAN TUAN MUDA
Part 43


__ADS_3

Acara pesta sudah selesai,kini Reyhan dan Dewi tengah berada di hotel ternama di daerahnya.


"Mas kenapa harus nginap di hotel sih" keluh Dewi setelah membersihkan diri.


"Ini namanya pemanasan sebelum honeymoon sayang" kata Reyhan dengan kepala yang sudah ndusel diceruk leher Dewi


"buang-buang uang saja tau nggak,dirumah atau disini kan sama aja"


"beda dong, kalau kita disini kamu mau teriak-teriak juga nggak akan ada yang peduli" smirk Reyhan


"bisa-bisa kamu aja itu mah, yaudah aku mau langsung tidur ya"


"capek banget ya? tidurnya ditunda 2jam lagi masih kuat nggak?" tanya Reyhan dengan muka sendunya


"Aku capek banget mas"


"Hmm baiklah kamu boleh tidur tapi B*ra nya kamu lepas" usul Reyhan


"enggak, aku tau niat kamu ya"


"Alah cuma itu lho, kamu kan juga bisa tidur sayang. nggak akan ganggu kamu kok" pinta Reyhan dengan muka asamnya


"Aku nggak yakin,tapi yauda aku lepasin nih. aku capek banget mas serius pengin tidur" ucap Dewi dengan membuka penutup dua benda kembarnya itu.


"iya sayang iya tidurlah. hadap sini aja"


"Hmm" Dewi mulai memejamkan matanya dan Reyhan memeluk Dewi.


Dirasa Dewi sudah mulai tidur nyenyak Reyhan memulai aksinya, dia menaikkan baju Dewi sampai leher dan memainkan dua aset berharga Dewi.


Dewi yang ternyata belum sepenuhnya tidur pulas mengetahui kelakuan suaminya ini.


"Ekhmm mash"


"kamu belum tidur"


"kamu ganggu"


"nyicip aja kok, kamu masih bisa tidur"


Dewi tidak membalas ucapan Reyhan dan Dewi berusaha untuk melanjutkan tidurnya. tetapi usaha Dewi tidak membuahkan hasil, dia tidak bisa tidur dan hasratnya pun terpancing dengan kelakuan sang suami.

__ADS_1


Dewi mende sah dan Reyhan yang tau hal itu tersenyum puas.


Mereka berakhir dengan pergulatan yang sangat sangat yahutt.


Setelah bergulat ,mereka tidur dengan sangat nyenyak.


****


Dirumah utama


"Ma besok Airin izin pulang ya"


"kenapa nak? apa kamu tidak betah tinggal bersama mama dan papa disini?" tanya mama Rossa dengan sangat lembut, mama Rossa sudah menganggap Dewi dan adik-adiknya seperti anaknya sendiri.


"bukan seperti itu ma, tapi Airin tidak enak jika terus-menerus menginap disini dan merepotkan mama atau penghuni rumah sini"


"astaga Airin , kamu tidak merepotkan sama sekali. malah mama senang,sekarang dirumah tambah ramai. kamu dan adik kamu tinggal disini saja, anggaplah ini rumah kamu sendiri dan anggaplah mama sebagai mama kalian"


"Apa tidak apa-apa ma?"


"tidak apa-apa nak, tidak ada yang melarang"


"baik ma, terimakasih" ucap Airin dengan senyuman manisnya dan memeluk mama Rossa


Meskipun dia tinggal dirumah mama rossa , dia juga masih bisa menghandle Caffe usaha nya sendiri dan Caffe yang dulu pernah diberikan Reyhan sekarang sudah menjadi milik Airin dan nomi.


Naomi yang masih SMP dan karakter nya berbeda dengan Airin, dia lebih senang jika dia mempunyai banyak waktu luang berkumpul dengan teman-temannya.


tapi semua yang dilakukan Naomi tidak boleh lepas dari pantauan sang kakak dan Naomi harus tetap mematuhi aturan Airin dan Dewi meskipun mereka tinggal bersama keluarga Prayoga.


Untungnya Sisca tidak mempunyai iri hati ketika sang mama begitu dekat dengan Airin atau Naomi, dia malah bahagia kini dia bisa mempunyai teman ngobrol saat dirumah.


Dulu sebelum ada Airin dan Naomi, dia seperti anak tunggal yang hidup dirumah sebesar ini . mama dan papanya lebih sering bepergian keluar kota dan dia juga tidak dekat dengan Reyhan ,kakaknya.


Sekarang, meskipun mama dan papa keluar kota Sisca tidak merasa sendirian.


"Kamu sekarang kelas 2sma?" tanya mama Rossa


"iya ma" jawab Airin dengan senyuman


"rencananya mau kuliah dimana sayang?"

__ADS_1


"belum kepikiran ma,hehe"


"fikirkan tentang kuliahmu ya, cari ditempat yang bikin kamu nyaman dan kamu sanggup menyelesaikan nya sampai akhir. jangan kuliah berdasarkan fasilitas atau penilaian orang-orang terhadap kampus tersebut" saran mama Rossa


"siap ma"


"Gimana Caffe yang kamu handle? berjalan dengan lancar?"


"Alhamdulillah semua lancar ma dan sudah berencana akan membuka cabang kedua,mohon doanya ma"


"wah syukurlah. selalu mama doakan yang terbaik untuk semua anak-anak mama"


"cabang yang kedua dari Caffe yang mana ? kan beda tuh namanya" lanjut mama Rossa


"cabang kedua dari Anas'Caffe ma, kalau Caffe yang dari kak Reyhan belum bisa buka cabang. karna pernah tutup beberpa Minggu jadi masih mempengaruhi omset penjualannya" terang Airin


"oiya ya ,kamu tenyata berbakat loh di dunia bisnis"


"Alhamdulillah ma"


"nyonya maaf ada pak Andri yang berkunjung" ucap bibi


"oh ya, tolong bikinkan pak Andri minum bi.nanti saya temuin"


"baik nyonya"


"Rin mama nemuin pak Andri dulu ya"


"iya ma,Airin ke kamar baby reyga dulu ya ma"


"iya nak"


Saat ini Naomi dan Sisca sedang berjalan-jalan dimall , mereka sama-sama orang yang suka Dunia luar.sangat berbeda dengan Airin yang tidak suka dengan keramaian.


"Ndri,ada apa? Reyhan tidak ada disini. apa ada perlu dengan papa Bima?"


"eum,tidak nyonya. saya berkunjung disini bukan untuk membahas perihal pekerjaan.melainkan saya ingin mengajak Airin keluar"


"Airin?"


"iya nyonya, jika diperbolehkan saya ingin mengajak Airin keluar. tetapi jika tidak boleh saya hanya ingin bertemu dengan Airin saja nyonya"

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2