
RAJA TERAKHIR
IDENTITAS YANG DISEMBUNYIKAN
"Kedua putra anda yang bernama sangura- sanguri
Identitasnya saya sembunyikan... mereka belum tahu siapa mereka sebenarnya.." Kakek guru mengawali pembicaraan kepada raja nogogeni.
"Lalu keadaan keduanya gimana?? " Raja nogogeni bertanya kepada kakek guru.
"Dua puluh lima tahun yang lalu mereka aku titipkan pada kakek guru, karena ada sesuatu hal terjadi, menyelamatkan dari hal yang tidak diinginkan." Raja nogogeni menceritakan tentang masa silam.
"Maaf.. kabar buruk menimpa salah satu putramu,tuan raja nogogeni..
kakek guru berbicara dengan rasa cemas tak menentu.
"Kabar buruk apa..? Katakanlah dengan jelas !" Raja nogogeni penasaran apa yang terjadi pada putranya.
"Sangura aman sedang pergi ke kakek cenkethox, sedangkan sanguri......"kakek guru tidak melanjutkan ucapannya.
"Maaf ,tuan raja nogogeni, sudah tersebar berita tentang sanguri mati di bunuh di kerajaan otaram, dalam tahanan bawah tanah oleh koromuko dan lainnya..." Setogeni memberanikan diri untuk berbicara dengan jelas apa yang telah terjadi dan menimpa sangurii
"Kenapa sanguri di tahan? Dan kenapa tidak diadili ??
langsung dihabisi?!.. kenapa????' nogogeni berdiri dari duduknya dan berjalan keluar ruangan sambil menghirup udara dan mulutnya membuka lebar-lebar mengeluarkan asap putih bercampur percikan api menyala.
Beberapa monster muncul dari dalam ruangan sebelah kanan dan kiri, bersiap untuk pergi.
"Kalian semua akan jadi arang terbakar oleh apiku....uooooo..!!!" Perlahan tubuh nogogeni membesar, kedua kupingnya lancip,pada kedua tangannya muncul atau tumbuh bulu seperti sayap burung elang, semakin lama semakin besar hingga tingginya melebihi atap rumah.....
Raja nogogeni berubah menjadi naga raksasa berwarna putih bersisik kuning keemasan.
Langit berubah gelap meski siang hari,angin kencang berputar putar ditarik oleh hirupan nafas nogogeni, gemuruh petir menyambar kesana-kemari muncul di depan mata nogogeni lalu ditangkap petir itu langsung ditelan oleh nogogeni...
Sayap mengepak - ngepak,sayap nogogeni mulai menaikan tubuh nogogeni dan terbang melesat secepat kilat pergi menembus awan gelap.
Beberapa waktu suasana sepi,angin bertiup dengan pelan membelai pikiran yang melayang tak menentu membawa udara ngantuk..
"Kita ikuti raja nogogeni ! Jangan sampai bertemu dengan raja Bogato dilano atau sampai di istana kerajaan otaram." Setogeni menarik tangan kakek guru segera pergi mengikuti raja nogogeni.
__ADS_1
"Yooo .
Kita cegah pertempuran besar terjadi !! "Kakek guru melesat terbang bersama Setogeni.
Ditempat pegunungan...
Dua pendekar sakti sedang menyalurkan energi kepada sangura didepan rumah kakek cenkethox.
Sedangkan cenkethox duduk santai di depan rumah, melihat mereka sedang sibuk dengan urusan mereka.
"Hemm... sangura pasti bisa menjadi pembela kebenaran, pendekar sakti membasmi kejahatan...." Kakek cenkethox duduk santai di depan rumah sembari minum air kelapa muda yang segar.
Tiba-tiba terdengar gemuruh di langit biru, awan gelap bergerak perlahan melewati pegunungan yang mereka tempati.
"Lihat diatas ada yang aneh lewat di depan kita,sinar api melintasi langit biru..." Cenkethox kaget melihat diatas sana ada yang melintasi tempat mereka berada.
Kedua pendekar sakti itu berhenti sejenak melihat diatas langit.
"Itu pasti nogogeni lewat dilangit biru !!" Utarono menunjuk kearah tanda garis merah.
"Iya ..aku kenal tanda itu ! Ada apa dengan raja nogogeni???" Timora mengetahui sekilas raja nogogeni lewat diantara awan gelap.
"Ayo kita kejar raja nogogeni! Raja nogogeni sudah berubah menjadi naga raksasa..."utarono melayang terbang menuju ke arah raja nogogeni pergi.
"Raja nogogeni?? Siapa dia ? Raja dari kerajaan mana??? Mereka menyebut itu ? " Sangura bingung melihat kejadian yang tidak diketahui.
Sangura ikut pergi mengikuti mereka bertiga pergi.
Tanpa diketahui mereka ribuan monster berbagai macam jenis bergerak bersamaan mengikuti arah naga raksasa itu pergi.
Namun sebelum mereka sempat sampai di istana kerajaan otaram ditengah jalan dihentikan oleh seorang anak kecil dengan cara yang unik juga tidak bisa dipercaya...
Anak kecil itu bermain dengan kaca pembesar yang diarahkan ke sinar matahari dan memantul keatas, hingga tidak sengaja mengenai naga raksasa dan terbakar pada sayap kiri dan melayang terbang tak menentu menukik turun kebawah menuju danau es.
"Byuurrr...!!! ' suara benturan naga dengan air danau, saat turun menukik naga raksasa sudah berubah menjadi naga kecil,dan tenggelam di dalam danau.
"Raja nogogeni jatuh tenggelam di dalam danau es itu !" Utarono segera turun kebawah menuju ke danau dan masuk kedalam air danau.
Diikuti timora dan sangura masuk ke dalam air danau es.
__ADS_1
Mereka segera menarik tangan nogogeni keatas danau es.
Membawa kedaratan.
"Nogogeni masih hidup, cuma tangan kirinya tergores pantulan sinar api."utarono melihat tangan kirinya luka bakar.
Utarono mengusap
tangan kirinya raja nogogeni hanya sekejap luka bakar itu langsung sembuh tidak ada bekas luka bakar lagi.
"Terimakasih, pendekar utarono, telah menyembuhkan luka bakar tangan kiriku, siapa tadi ada yang menyerangku ?" Raja nogogeni segera bergegas terbang pulang kerajaan genibiru.
"Siapa tadi itu? Seperti manusia naga ?" Tanya sangura datang mendekati utarono dan timora setelah raja nogogeni pergi.
"Dia tadi raja nogogeni dari kerajaan genibiru..." Utarono menjawab pertanyaan sangura sambil menepuk pundaknya.
"Mari kembali kerumah kakek cenkethox." Timora mengajak mereka segera pergi tinggalkan tempat itu.
Mereka berempat kembali ke rumah kakek cenkethox.
Sementara para monster yang mengikuti dari tadi terus bergerak ke arah kerajaan otaram.
"Heh..tadi aku dengar ada suara berisik disini,didekat danau es,tapi tidak ada siapapun.." sektino berjalan mengitari sekitar lokasi kejadian namun tidak ada siapapun.
"Aneh..tadi dari kejauhan aku dengar ada yang jatuh kedalam air danau es ini, namun tidak ada siapapun." sektino penasaran lalu berjalan disekitar tempat itu.
"Siapa sebenarnya mereka ? Aku tidak begitu jelas melihat dan mendengar suara mereka." Sektino berjalan melintasi tepian danau es.
Tanpa diketahui oleh raja nogogeni,utarono, timora dan kakek guru.pasukan monster dari kerajaan Genibiru keluar melakukan penyerangan terhadap kerajaan otaram.
Mereka sudah dihadang oleh pasukan kerajaan otaram diperbatasan kerajaan otaram.
Terjadilah pertempuran yang brutal antara berbagai macam bentuk monster dari kerajaan genibiru dengan pasukan kerajaan otaram.
Sektino melesat terbang tinggi menembus asap gelap dalam pertempuran besar terjadi diperbatasan kerajaan otaram dengan kerajaan genibiru.
Para monster hampir berhasil memukul mundur pasukan dari kerajaan otaram.
Hampir habis pasukan prajurit kerajaan otaram berjatuhan ditanah...
__ADS_1
"Ini tidak seimbang, tapi aku harus hadapi mereka !" Sektino mengeluarkan pedang sakti berwarna kuning keemasan, melibas para monster.
Cakar dan gigitan taring beracun sempat mengenai pundak kanan, berdarah berceceran di tanah.. tangan kanannya sektino memegang pedang sakti membabat para monster, darah mengalir pada pundak kanan sektino tidak dihiraukan hingga kekuatan sektino berkurang lemas hampir jatuh ketanah seketika itu ada yang menyambar mengangkat tubuh sektino pergi