RAJA TERAKHIR

RAJA TERAKHIR
PERTEMPURAN ANTARA SANGURA DENGAN KOROMUKO DUA HARI DUA MALAM


__ADS_3

PERTEMPURAN DUA HARI DUA MALAM ANTARA SANGURA DENGAN KOROMUKO


"Apa kamu dengar sesuatu?? Disana ?"Estano berbisik kepada koromuko sambil menunjuk ke arah ruang pertemuan raja nogogeni dengan para pendekar sakti.


"Apa??? Tidak ada yang dibuka tentang rahasia !" Koromuko tidak mengerti apa yang dimaksud estano.


"Sangura pasti memegang surat rahasia ? Atau tentang sebuah ilmu? Atau harta Karun ? Atau apa yang penting..?" Estano berbicara pelan agar tidak ada yang mendengar.. namun tanpa diketahui oleh mereka seorang mengamati gerak -gerik mereka.


Mereka bersembunyi dibalik pohon besar di luar istana kerajaan genibiru.


Estano menyerap energi suara dari jarak jauh dapat dia dengar.


"Lebih baik kita menyingkir dari sini sebelum mereka mengetahui keberadaan kita." Estano mengajak koromuko untuk pergi tinggalkan tempat persembunyian.


"Jangan kira tidak ada yang mengikuti kalian, kalian dalam pengawasanku..! Aku akan menjaga sangura, tidak boleh terluka sedikitpun oleh siapapun.." Banyuputih pertapa sakti itu melesat terbang tinggi menembus awan.


"Ada yang mendengar pembicaraan kita... koromuko !!!" Sangura melompat dari tempatnya duduknya bergegas menuju keluar, melihat sekelebat bayangan hitam melesat diantara pepohonan di luar gerbang istana kerajaan genibiru.


"Itu dia mereka!!! Mengintai!!" Sangura.melesat terbang mengejar mereka,pergi tinggalkan istana kerajaan genibiru.


"Tunggu sangura!!! Jangan dikejar mereka !" Kakek cenkethox sudah ada diluar ruangan melihat sangura melesat pergi.


Mereka dikejar sangura hingga sampai ditepi pantai.


"Kau akan dikubur di sini !! Sangura !" Koromuko melancarkan serangannya kearah sangura tanpa banyak bicara lagi.


Kedua tangannya koromuko mengarah ke tubuh sangura hingga sangura membeku bagai kena pukulan es .


"Hahahaha....kau terperangkap di dalam balok es !" Koromuko mendekati sangura yang sudah ada di dalam balok es karena serangan yang dilancarkan oleh koromuko.


Kemudian koromuko mengangkat balok es yang didalamnya terdapat sangura, dilempar balok es berisi sangura,dilempar jauh ketengah lautan.


Tubuh sangura terbungkus oleh es balok besar.


"Hahaha...kini kau tak berdaya didalam balok es...!!! Dan mati tenggelam di tengah lautan...

__ADS_1


"Akulah raja samudera ..!


Akulah raja tak terkalahkan..!" Koromuko berteriak gembira di tepi pantai.


Namun tiba-tiba ada suara entah darimana munculnya..


"Ini hanya sementara..kau tahu akibatnya !!" Muncul gelombang ombak pantai yang besar, sangura muncul kembali dari dalam lautan, terbang diatas pantai, seperti bola api menyala tubuh sangura melesat menerjang koromuko hingga koromuko terpental jauh dan terbakar seluruh tubuhnya..


"Oaaaa...! Bermain dengan ilmu sinar dingin ini ! Sangura !!!" Koromuko segera bangkit berdiri mendinginkan api yang membakar tubuhnya...


"Bersiaplah !! Sangura !!" Koromuko melesat ke arah sangura melancarkan pukulan es yang membuat beku ketika kena pukulan es tersebut.


Ditangkis oleh sangura sinar es tidak jadi beku kena tangkisan api pada lengannya sangura yang jadi api membara.


Nampaknya pertempuran tanpa henti berlangsung cukup lama, hingga malam tiba mereka masih melakukan pertempuran yang tiada usai.


Pertempuran ini sudah cukup lama hingga dua hari dua malam berlangsung terus menerus tanpa henti.


"Ini tidak akan berhenti.. aku harus turun tangan menghentikan mereka !" Pendekar estano melayang di udara,tidak memisahkan perkelahian mereka malah membantu salah satu dari mereka yaitu koromuko.


Ribuan peluru es begitu cepat menuju sangura menghantam hingga mental berguling guling.


Dari arah selatan muncul pertapa sakti yang bernama banyuputih.


"Ini tidak adil !!! Satu lawan dua.." Banyuputih siap-siap mengeluarkan ilmu saktinya.


"Kau !! Estano melakukan hal yang tidak adil ! Terpaksa aku harus turun tangan ! " Banyuputih duduk bersila memejamkan kedua matanya..


Sesaat kemudian angin berhembus kencang berputar putar didepan banyuputih, kedua matanya terbuka langsung menangkap angin kencang berputar dilemparkan kearah estano sehingga estano berputar putar masuk dalam putaran angin kencang.terlempar jauh tinggalkan pantai.


"Kini saatnya memisah kedua pendekar sakti itu dengan kekuatan pukulan angin kencang." Banyuputih berdiri dari duduknya, kedua tangannya menapakkan kearah keduanya, tangan kanannya mengarah pada sangura dan tangan kirinya mengarah ke koromuko.


"Akan aku hentikan kalian sekarang !" Banyuputih menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan nafas panjang mengalirkan pada kedua telapak tangannya hingga mengeluarkan asap putih dan keluar angin kencang berputar putar mengerucut pada ujungnya telapak tangan.


Angin kencang berputar putar dari kedua telapak tangannya menerjang sangura dan koromuko.

__ADS_1


"Ouuu..kau ikut campur urusanku ! Banyuputih !" Koromuko terpental namun masih sempat berdiri meskipun goyang hampir jatuh ketanah.


Koromuko berdiri menghadap ke arah air pantai, bersiap menarik sebagian air pantai berbentuk tombak air lalu dilemparkan ke Banyuputih.


"Rasakan ini Banyuputih !" Koromuko melempari Banyuputih dengan ribuan air yang berbentuk seperti tombak tajam.


Banyuputih belum sempat menghindar ada salah satu air yang berbentuk tombak tajam menerjang tangan kanannya hingga menancap kelengan tangannya tembus sampai belakang lengan tangan kanannya.


"Ouuhhh...!!"Banyuputih tersungkur jatuh ketanah pingsan tak sadarkan diri...


Sedangkan sangura masih tersungkur ditanah jatuh saat terkena pukulan angin dari Banyuputih, kesempatan itu dimanfaatkan oleh koromuko untuk menyerang sangura saat lemas tak berdaya ditanah.


"Kesempatan untuk menyerang sangura dengan pukulan es beku..!!" Koromuko melesat terbang tinggi dan seketika melancarkan serangan sinar es kearah sangura hingga sangura beku dingin, serangan sinar es terus dilancarkan hingga sangura benar-benar tertutup es lebih tebal lebih banyak hingga tak terlihat oleh mata karena begitu tebal es yang menutup sangura.


Sangura terperangkap didalam es begitu cepat begitu sangat tebal es yang menutupi seluruh tubuhnya.


"Kini kamu bisa mati kedinginan didalam es tebal !!!" Koromuko mendarat dan mengangkat balok es yang didalamnya terdapat sangura.


Setelah diangkat tinggi lalu dilemparkan jauh ketengah lautan,ini yang kedua kalinya sangura terperangkap di dalam es paling tinggi dilempar kedalam lautan, tenggelam hingga jatuh ke dasar laut.


"Hahahaha..kali ini kamu tidak akan bisa keluar dari dalam balok es batu yang paling kuat juga tebal serta begitu dingin


" Koromuko berdiri di tepi pantai melihat apakah sangura mampu keluar dari es batu yang jatuh ke dasar laut yang dalam.


"Kini saatnya aku harus ke kerajaan otaram menemui dentaro." Koromuko langsung bergegas pergi tinggalkan tempat pantai itu.


Sementara Banyuputih membuka kedua matanya sadarkan diri setelah pingsan beberapa waktu berlalu.


"Aduhh..! Tangan kananku terasa kaku dan dingin terkena tombak es yang dilepaskan oleh koromuko... harus aku cabut dulu ini..!!" Banyuputih menarik es yang berbentuk tombak menembus lengan tangan kanannya.


"Aku tadi merasa belum siap menghindari ribuan tombak es dari koromuko." Banyuputih mengusap lengan tangan kanannya yang terluka, hanya sekejap usai diusap luka langsung sembuh dan tak terlihat bekas luka.


"Dimana sangura berada? Apa dia masih hidup atau sudah mati di bunuh koromuko ?" Banyuputih berjalan ditepi pantai sembari melihat sekeliling tempat itu, namun tidak terlihat oleh Banyuputih keberadaan sangura.


"Sudah aku jelajahi seluruh tepi pantai tak kutemukan sangura berada, bahkan jazadnya tak ada ??" Banyuputih akhirnya pergi tinggalkan pantai itu.

__ADS_1


__ADS_2