RAJA TERAKHIR

RAJA TERAKHIR
PERANG ...


__ADS_3

Sementara itu di kerajaan otaram...


Pangeran ketona dan dentaro bertemu dengan sektino.


"Sudah lama kita tidak berburu rusa di hutan sebelah selatan istana kerajaan otaram." Pangeran ketona membuka pembicaraan kepada dentaro dan sektino.


"Ayo.. sekarang juga bisa, mumpung cuaca cerah.." sektino berjalan mendekati kendaraannya berupa kuda putih bergaris hitam yang diikat dipohon nangka dekat rumahnya.


"Ya . sebelum sore hari.


" Dentaro menambahi ucapan sektino,bergegas juga lari mendekati tunggangannya yang diikat di pohon jambu air


"Yoooo..kita jalan..!!" Teriak pangeran ketona kepada mereka berdua berlari ke arah kendaraannya di ikat di pohon jambu biji.


"Pasukan siap !! Temani pangeran ketona, dentaro dan sektino pergi berburu.." ucap salah satu prajurit kerajaan otaram.


Mereka keluar gerbang istana kerajaan otaram.


Sudah cukup jauh mereka tinggalkan istana kerajaan otaram menuju hutan.


"Berhenti !!" Nampaknya disana ada yang bergerak gerak dibalik rumput ilalang tinggi..!" Sektino turun dari kudanya dan berjalan perlahan mendekati sumber suara yang tidak jauh dari mereka berada.


"Iya itu ada rusa kecil di balik rumput ilalang !" Pangeran ketona melompat dan siap membidik sasarannya.


"Tunggu !! Pangeran ketona..ada yang tidak beres!" Dentaro menarik tangannya pangeran ketona untuk menahan senjatanya kearah semak belukar yang tidak jauh dari tempat mereka berada.


"Kita telah dikepung oleh mereka !" Teriak dentaro sembari melepaskan pisau dan melemparnya kearah seseorang yang mengintai dari atas pohon, lemparan dentaro tepat sasaran hingga pengintai jatu dari pohon.


Salah satu pengintai jatuh maka yang lain langsung menyerang pangeran ketona, dentaro dan sektino berserta prajurit kerajaan otaram.


Serangan kilat dengan senjata rahasia yang di lemparkan oleh para penyerang gelap.


"Jaga pangeran ketona !" Teriak dentaro kepada prajurit kerajaan otaram.


Serangan senjata rahasia itu begitu cepat dan juga banyak bagai hujan deras meluncur kearah mereka, mereka dihujani senjata rahasia yang cukup mematikan.


Hampir semua prajurit istana kerajaan terkena senjata rahasia yang mematikan, terkapar tak berdaya.


Tersisa pangeran ketona, dentaro dan sektino beserta lima prajurit kerajaan otaram.


"Lebih baik kita menjauh dari sini ! " Dentaro menangkis beberapa senjata rahasia yang meluncur deras kearah mereka.

__ADS_1


Hingga tersisa hanya bertiga yang bertahan menangkis ribuan senjata rahasia yang meluncur deras kearah mereka.


Mereka tak mampu melarikan diri dari serangan mematikan itu.


Sektino melompat terbang ke atas menyerang para penyerang gelap, hingga ada yang berjatuhan dari pukulan kearah leher, punggung dan tengkuk para penyerang gelap hingga berjatuhan kena totok syaraf mereka.


Namun ada senjata rahasia milik penyerang gelap berhasil menyerang pangeran ketona pada bagian punggungnya,menancap tepat di punggungnya hingga berdarah.


Segera dengan cepat dentora membawa pergi naik kuda.


Sudah cukup jauh dentaro membawa pangeran ketona menjauh dari serangan penyerang gelap.


Sektino juga pergi dari tempat itu bersama dentaro dan pangeran ketona.


Mereka berusaha kembali ke istana kerajaan otaram namun tidak sanggup lagi karena pangeran ketona semakin parah, sehingga mereka berhenti dekat perbatasan kerajaan otaram dengan kerajaan Genibiru.


"Kita berhenti dulu.." dentaro turun dari kudanya dan menurunkan pangeran ketona dari punggung kuda.


Menuju kerumah tabib pengobatan di desa tersebut.


"Ini racun yang sangat berbahaya terdapat pada senjata rahasia ini.." tabib mengamati kondisi tubuh pangeran ketona.


Beberapa waktu berjalan,tabib didesa tersebut memberikan obat kepada pangeran ketona.


"Lebih baik, cabut dulu senjata rahasia yang menembus punggungnya." Dentaro memerintahkan prajuritnya yang masih tersisa dua orang, mencabut senjata rahasia yang masih menancap di punggung pangeran ketona.


"Ini senjata rahasia yang menancap di punggung pangeran ketona." Prajurit itu menunjukkan senjata rahasia itu kepada Dentaro dan sektino.


"Ohh..! Ini senjata rahasianya,ada gambar lambang suatu kerajaan." Sektino melihat senjata rahasia tersebut.


"Betul,ada lambang kerajaan, berarti ini senjata dari kerajaan tersebut." Dentaro mengamati dengan seksama lambang kerajaan.


"Aku tahu ! Ini lambang kerajaan Genibiru !" Dentaro mengenalinya.


"Berarti penyerang gelap itu dari kerajaan Genibiru !" Sektino melihat senjata rahasia yang ada gambar lambang kerajaan Genibiru.


"Kita harus beritahu raja Bogato dilano secepatnya." Dentaro segera membawa kembali pangeran ketona ke istana kerajaan otaram,disana ada tabib yang hebat.


Beberapa waktu kemudian mereka telah sampai di istana kerajaan otaram.


"Cepat buka gerbang istana !" Dentaro perintahkan penjaga pintu gerbang istana untuk segera membuka pintunya.

__ADS_1


"Pangeran ketona terluka ! Cepat panggil tabib pengobatan yang hebat !"dentaro segera bergegas menemui raja Bogato dilano bersama sektino.


"Tuan raja Bogato dilano ..ini pangeran ketona terluka oleh senjata rahasia milik kerajaan Genibiru, terbukti ada gambar lambang kerajaan Genibiru !" Dentaro menunjukan senjata rahasia itu pada raja Bogato dilano.


"Huhh..!!!! Kerajaan Genibiru ! Kenapa mereka ingin melukai pangeran ketona ?!" Raja Bogato dilano melihat senjata rahasia itu dengan rasa amarah meluap luap.


"Iya..aku juga heran kenapa mereka ingin melukai pangeran ketona ???" Dentaro juga bertanya tanya.


"Apa kita balas !!! Mereka !!" Sektino ikut marah kepada kerajaan Genibiru.


"Pasti ada alasannya kenapa mereka ingin melukai pangeran ketona ." Dentaro penasehat kerajaan otaram memberikan pendapatnya pada raja Bogato dilano.


"Siapkan pasukan terbaik kita !" Raja Bogato dilano sudah tidak mau bermain - main dengan cara mereka yang kotor.


"Siap !!!" Dentaro keluar bersama dengan sektino menyiapkan pasukan khusus menghadapi kerajaan Genibiru.


"Apa kamu yakin akan kemampuan yang kita miliki ?" Tanya sektino kepada Dentaro.


"Tentu ! Kita punya banyak pasukan, lebih dari mereka punya." Dentaro mencoba meyakinkan sektino.


"Ini sudah sore dan sebentar lagi malam,apa pasukan kita siap bertempur di malam hari ?" Sektino menanyakan kemampuan tempur dimalam hari kepada Dentaro.


"Kita butuh pendekar sakti yang jadi kekuatan bagi kita !" Dentaro berjalan mendekati sektino.


"Ada pendekar sakti di wilayah perbatasan kerajaan kita dengan kerajaan Genibiru." Sektino.


"cepat temui pendekar sakti itu !" Dentaro memberikan kudanya yang paling kuat dan cepat kepada sektino.


"Siap ! Aku pergi sekarang !" Sektino segera naik punggung kuda putih dan langsung pergi memacu kudanya lari cepat.


"Ada pendekar sakti ? Koromuko dan irano tahu tentang pendekar sakti di wilayah ini." Sektino ingat akan hal itu dan berputar ke arah tempat kakek guru.


"Koromuko, irano dan kepakano kemana mereka pergi? Setelah diusir dari istana kerajaan otaram dulu ." Sektino belum tahu mau kemana pergi yang pasti tujuannya.


Sementara itu kakek guru pergi ke kerajaan Genibiru.


Sesampainya di istana kerajaan genibiru kakek guru disambut oleh raja nogogeni dan Setogeni.


"Bagaimana kabarmu ? kakek guru ! " raja nogogeni bertanya kepada kakek guru sembari menjabat tangannya kakek guru.


"Sehat.. masih aktif bergerak demi kesehatan tubuh." kakek guru menjawabnya.

__ADS_1


"Mari duduk disana..! raja nogogeni berjalan sembari menunjuk tempat duduk santai diruang tamu istana kerajaan genibiru.


"Gimana cucumu Kakek guru juga anakku yang dua ?" raja nogogeni duduk berhadapan dengan kakek guru pada meja kayu berukir ornamen klasik.


__ADS_2