
Setelah koromuko lenyap dari istana kerajaan genibiru,para prajurit dan lainnya membereskan tempat istana kerajaan genibiru.
Sesaat kemudian muncul raja nogogeni, kakek guru, kakek cenkethox dan pendekar utarono.
"Kini sudah berakhir para pengacau..!!" Raja nogogeni mengajak masuk ke ruang rahasia bawah tanah.
"Kamu sangura bisa memilih di kerajaan genibiru atau kerajaan otaram? Karena kakakmu sanguri sudah mati,kamu memilih tujuan yang kamu inginkan ?" Raja nogogeni memberikan kebebasan kepada sangura untuk berada di istana kerajaan genibiru atau di istana kerajaan otaram.
"Aku lebih baik tinggalkan tempat ini untuk tinggal di tempat lebih tenang.." sangura memilih pilihan yang sangat penting untuk hidupnya.
"Bagaimana dengan istana kerajaan otaram ? " Kakek cenkethox menanggapi tentang sangura.
"Iya..siapa yang akan mengendalikan kerajaan otaram ?" Raja nogogeni bertanya kepada sangura.
Saat mereka sedang berbincang bincang sembari berjalan menuju ruang rahasia bawah tanah yang terdapat senjata pusaka kerajaan genibiru dikejutkan oleh salah satu senjata pusaka kerajaan genibiru lepas atau keluar dengan sendirinya dari dalam lemari kaca begitu cepat melesat hingga tidak mampu satupun yang dapat menangkapnya.
Senjata pusaka kerajaan genibiru itu adalah teken jebolnyowo atau tongkat jebolnyowo.
Senjata pusaka kerajaan genibiru yang paling kuat juga berbahaya.
Kekuatan dari senjata pusaka kerajaan genibiru itu adalah mampu menghabiskan dan menghancurkan kehidupan manusia dan makhluk hidup yang lainnya.
"Oooh ..ini berbahaya jika tidak ditemukan senjata pusaka kerajaan genibiru yang berubah tongkat jebolnyowo itu.."raja nogogeni segera bergegas memerintahkan para prajurit untuk menangkap senjata pusaka kerajaan genibiru.
"Kakek guru dan kakek cenkethox pergilah ke arah selatan." Raja nogogeni memerintahkan kakek guru dan kakek cenkethox untuk mencari kearah selatan.
"Kamu nogowangi dan pendekar utarono pergilah ke utara cari tongkat jebolnyowo disana." Raja nogogeni memerintahkan mereka menemukan tongkat jebolnyowo.
"Aku akan ikut mencari senjata pusaka kerajaan genibiru !" Pertapa Banyuputih muncul tanpa diketahui oleh mereka entah darimana.
Beberapa pasukan khusus kerajaan genibiru ikut pergi mencari lepasnya senjata pusaka kerajaan genibiru.
Sementara itu di karangbolong dimana terdapat hewan berbisa berkumpul di tempat itu, semua aneka jenis hewan berbisa juga beracun hidup ditempat itu.
Ada sinar warna - warni muncul dari balik awan dan jatuh di karangbolong hingga benturan keras terjadi.
"Duuoorr!!!!" Benturan keras pada karang bebatuan, hingga menimbulkan aliran listrik dari benturan tersebut.
Usai benturan sinar itu lalu muncul asap tebal berbentuk sesosok manusia cukup besar.
Seperti manusia setengah monster bercula.
__ADS_1
kedua lubang hidung sering mengeluarkan asap putih, kedua kupingnya lancip.
Tubuhnya dingin bagai es namun akan terbakar jika menyentuh benda apapun dan mampu mengeluarkan sinar aliran listrik dari kedua telapak tangannya.
Juga punya kemampuan yang luar biasa seperti semburan racun berbisa yang mampu melumpuhkan setiap lawan lawannya.
Didalam tubuhnya seperti kumpulan aneka racun yang mengaliri darah dalam tubuhnya.kekuatan racun berbisa itu jadi andalannya.
Bahkan kedua tangannya bisa menjadi magnet yang kuat menarik semua benda logam jika dia menariknya.
Dia tidak punya nama sebut saja unname.
Waktu berjalan begitu cepat..
Unname hidup di tempat yang dipenuhi racun namun dia tidak pernah sakit karena racun bisa dari berbagai jenis hewan berbisa hewan beracun.
Didalam tubuhnya sudah begitu banyak racun yang masuk hingga dia menjadi kebal terhadap semua jenis racun.
"Kini aku beracun dan dapat meracuni kehidupan manusia !" Unname berjalan tanpa menyentuh tanah, bergerak dan melayang di udara.
Unname tiba di kerajaan watuijo dan membuat suasana kerajaan watuijo jadi kacau.
Bumi bergoyang goyang ikutti irama.. langit kerlap -kerlip bagai lampu disco ..angin bertiup pelan membelai suasana ngantuk..
Muncul sejenis iwak - iwik yang menggoncang duniaaaa....
Sebut saja CIDATSONO , CIDATSINI, LELEONO, NILAWATI dan SEPATANIL
, mereka berlima bersaudara dari dunia iwak-iwik yang menggoncang duniaaaa..
Kini mereka kebetulan ada di kerajaan watuijo sedang bertemu oleh raja nogosegoro
Mereka bercakap-cakap dengan santai.
Tiba-tiba datang prajurit kerajaan watuijo menemui raja nogosegoro dengan keadaan terluka kena semburan racun unname.
"Apa yang terjadi ? Katakanlah ." raja nogosegoro bertanya kepada Patih iwalemu.
"Ada kekacauan di wilayah banyusegoro.." Patih iwaklemu memberi tahu kepada raja nogosegoro.
"Kabarnya kedatangan makhluk aneh dari karangbolong.." Nilawati menambahi ucapan patih iwaklemu.
__ADS_1
"Makhluk aneh atau makhluk stok terbatas... hihihi.." cidatsono menyeletuk begitu saja.
"Atau sejenis kutu banyu ?! Lalalaaa...." Cidatsini menambahi ocehan begini begitu.
"Sudah !! Sudah!! Bukan waktu serius !! Eh bercanda..!" Patih iwaklemu sedikit banyak jengkel dengan celoteh mereka berdua yaitu cidatsono dan cidatsini.
Raja nogosegoro hanya melihat dua bocah waton itu bicara sesuka perut mereka, cidatsono dan cidatsini.
"Segera tangkap makhluk aneh itu dan segera kendalikan suasana !!" Raja nogosegoro memerintahkan patih iwalemu beserta prajurit kerajaan watuijo.
"Siap laksanakan,raja nogosegoro.." Patih iwaklemu berjalan keluar istana kerajaan watuijo bersama prajurit kerajaan watuijo.
"Kita cari suasana baru.." cidatsono mengajak cidatsini pergi keluar istana kerajaan watuijo cari angin segar.
"Ayoooo...kita jalan jalan bersama leleono gak ? Atau bersama nilawati..?" Cidatsini berlari kecil kecil sambil lompat - lompat tak karuan dilihat oleh raja nogosegoro dan yang lainnya.
"Wuss..!! Gak usah macam macam,semacam saja !" Cidatsono langsung melesat pergi,nampak licin seperti barusan diberi pelumas yang licin- licin.
"Bantu Patih iwaklemu saja menghadapi makhluk tanpa nama itu !" Leleono mengikuti patih iwaklemu.
Disuatu wilayah kerajaan watuijo, makhluk aneh yang tanpa nama mengobrak abrik tempat itu hingga banyak yang kena bisa racun yang disengatkan oleh unname.
"Kamu siapa? Berani dan mampu berada di dalam kerajaan watuijo ?" Patih iwaklemu menghalangi sesosok makhluk aneh dan asing membuat kekacauan di sini.
"Aku ingin bertemu raja nogosegoro sekarang !!" Bentak unname kepada Patih iwalemu.
Iwaklemu yang benar-benar empuk itu berjalan mendekati unname sambil mengscungkan pedang kearah unname.
"Apa maumu ?! Datang ke kerajaan watuijo?" Iwaklemu membentaknya sambil mengacungkan pedang dileher unname.
Namun apa yang terjadi diluar dugaan unname hanya cengar cengir sambil membagikan sebuah tawa kepada iwaklemu dan para pengikutnya.
"Hahaha aaa... Kalian bisa keracunan menyentuh tubuhku..!!!" Unname langsung menyemburkan cairan bisa racun ke tubuh iwaklemu hingga terjatuh berguling guling ditanah karena panas sekaligus gatal terkena bisa racun yang disemburkan dari dalam mulutnya.
"Aduhh..!!!" Wajah ku.. tubuhku...panas..! ..gatal tak karuan...!!!" Patih iwaklemu berlari menjauh mencari sumber air untuk membersihkan cairan racun yang menempel pada wajah dan tubuhnya.
"Itu permainan apa ??? Kok pakai sembur segala!!!" Cidatsini menyeletuk sekaligus mencoba maju untuk melawan unname namun dicegah oleh kakaknya yang bernama cidatsono
"Jangan main-main itu berbahaya!!!" Cidatsono menarik tangan adiknya cidatsini pergi menjauh dari makhluk aneh misterius dan beracun.
'kamu tidak akan bisa melawan dia !" Cidatsono pergi bersama cidatsini ke istana kerajaan watuijo menemui raja nogosegoro.
__ADS_1
Pasukan naga terbang tak satupun mampu mengalahkan unname bahkan sebaliknya mati berjatuhan terkena semburan racun.