
Dua prajurit kerajaan genibiru belum datang memberikan informasi tentang kondisi raja nogosegoro atau keadaan istana kerajaan watuijo.
Saat malam tiba...
Raja sangura belum mampu untuk memejamkan kedua matanya, pikirannya masih tersisa tentang berita yang akan diberikan oleh kedua prajurit kerajaan genibiru.
"Tak biasanya cuaca begitu gerah.." raja sangura mencoba memejamkan kedua matanya untuk tidur.
Tiba-tiba pikiran melayang mengembara kedunia yang berbeda hingga begitu kuat perjalanan pengembaraan pikirannya, seperti ada beban yang menumpuk ruang pikiran raja sangura.
Beban itu membuat berupa ngantuk tak terkira dan...
Raja sangura tertidur dan bermimpi...
"Aku berada di dunia yang berbeda,bebas tanpa batas.." raja sangura berjalan pada jalan yang lurus terus seperti tak ada ujungnya.
Hingga suatu ketika ada sinar melesat diudara lalu jatuh ketanah seketika muncul kakek cenkethox dan menghampiri raja sangura yang sesaat terkejut akan kehadiran kakek cenkethox, dalam pikiran raja sangura bahwa kakek cenkethox sudah pulang lebih dulu tapi mendadak muncul dihadapan raja sangura, sesaat kemudian menghilang kembali entah kemana kakek cenkethox.
Sekelebat bayangan hitam muncul dihadapan raja sangura dari jarak cukup jauh.
Raja nogogeni orang tuanya sangura muncul di kejauhan dan berjalan mendekati anaknya raja sangura berdiri memandangi kejadian mengejutkan saat itu.
"Kakakku raja nogosegoro telah pergi bersama istana kerajaan watuijo.."nogogeni menyampaikan sesuatu tentang istana kerajaan watuijo kepada raja sangura.
"Apa ?? Raja nogosegoro pergi ? Maksudnya apa dengan pergi?" Raja sangura masih belum mengerti apa yang dimaksud nogogeni.
"Istana kerajaan watuijo telah di makan monster raksasa hewan laut.." raja nogogeni menjelaskan maksud perkataannya.
"Semua termakan? Tertelan ? Istana kerajaan watuijo? Raja nogosegoro, Patih iwaklemu, cidatsono dan cidatsini serta yang lain.. prajurit seluruh wilayah istana kerajaan watuijo habis??" Raja sangura hampir tak percaya apa yang telah dikatakan oleh raja nogogeni bapaknya.
"Ini seperti pertanda atau memberikan sesuatu berita yang belum ku ketahui.. sebenarnya." raja sangura merenung.
"Benar istana kerajaan watuijo sudah lenyap tak terlihat tak berbekas sedikitpun di sana.." raja nogogeni mengatakan kepada anaknya raja sangura yang kini masih menunggu kabar dari prajurit kerajaan genibiru.
Usai berbincang bincang sebentar kepada sangura raja nogogeni hilang lenyap entah kemana tidak diketahui perginya.
"Kemana raja nogogeni pergi ??aku tidak melihat perginya?? " Raja sangura berjalan menuju sumber cahaya terang yang ada di balik bukit.
__ADS_1
Cidatsono dan cidatsini juga terlihat dihadapan raja sangura.
"Istana kerajaan watuijo sudah lenyap hilang di telan monster raksasa laut .."cidatsono sekilas menceritakan tentang keadaan istana kerajaan watuijo waktu itu.
"Ini benar atau hanya kabar dan cerita mereka tentang akhir dari istana kerajaan watuijo."raja sangura masih belum percaya dan yakin apa yang telah diceritakan oleh raja nogogeni dan cidatsono.
Beberapa waktu berlalu..
"Ada sinar datang dari arah sana.. nampak seperti Kakek cenkethox? Apa benar Kakek cenkethox?"raja sangura berjalan melewati rumput ilalang tinggi menghijau.
"Iya ..benar terlihat kakek cenkethox sedang duduk di batu sekitar dekat tepi jalan.
"Kakek cenkethox....mengapa ada disini ?" Raja sangura tak mengerti akan keberadaan kakek cenkethox.
"Tadi barusan ketemu raja nogogeni yang telah menceritakan tentang keadaan istana kerajaan watuijo.." raja sangura meneruskan ucapannya.
"Aku memang sengaja datang kesini untuk menemui dirimu, sangura." Kakek cenkethox nampak terlihat lebih putih dan pucat tetap semangat.
"Apa ada yang perlu disampaikan kakek cenkethox?" Raja sangura melihat kakek cenkethox terlihat berbeda tidak seperti dilihat sebelumnya.
"Seperti yang tadi ayahmu atau raja nogogeni katakan bahwa memang benar istana kerajaan yang ada di dalamnya semua telah lenyap terbawa pusaran air laut yang begitu besar ditarik oleh monster raksasa laut menelan semua isi istana kerajaan watuijo.." kakek cenkethox menceritakan tentang keadaan istana kerajaan watuijo,seperti melihat semuanya namun tak mampu menolongnya karena sudah dulu pergi tinggalkan mereka semua.
"Jangan pergi dari.. percuma ke istana kerajaan watuijo karena sudah tidak ada lagi yang tersisa, lenyap tak berbekas.." kakek cenkethox memanggil cucunya yaitu sangura untuk tidak perlu ke sana.
"Sudah waktunya.."kakek cenkethox menambahi ucapannya kepada raja sangura.
"Sudah waktunya apanya? Kakek cenkethox ?" Raja sangura tidak mengerti apa yang dimaksud kakek cenkethox.
"Sudah waktunya menghilang..."kakek cenkethox menambahi ucapannya.
Raja sangura pergi berlalu dari hadapan kakek cenkethox menuju sebuah jalan keluar dari dunia lain.
Raja sangura terbangun dari tidurnya keluar dari alam mimpinya.
"Masih terasa gelap.. nampaknya belum pagi masih malam hari.."raja sangura berdiri mendekati jendela dan membuka tirai jendela dilihat masih malam hari.
"Ternyata masih malam hari,aku pikir sudah pagi..'raja sangura kemudian kembali tidur.
__ADS_1
Dalam tidur raja sangura bermimpi kembali.
Ada banyak pasukan tak terlihat oleh mata raja sangura namun begitu terdengar suara derap langkah kaki mereka.
"Aku mendengar suara begitu banyak derap langkah kaki namun tidak melihat keberadaan mereka.." raja sangura melihat sepi tidak ada siapapun.
"Aneh..ada suara langkah kaki namun tidak ada siapapun."raja sangura terus berjalan kearah ujung tebing batu karang.
"Tak kutemukan jalan keluar.." raja sangura duduk di batu karang besar kepalanya menengadah ke atas.
Begitu mengejutkan begitu banyak pasukan prajurit kerajaan watuijo berlarian menjauh dan menghilang ditelan oleh awan gelap.
"Pasukan prajurit kerajaan watuijo hilang." Raja sangura hanya bisa melihat dari jauh duduk di batu karang.
Mimpi itu nampak seperti nyata apa yang dilihat raja sangura.
Raja sangura belum mengetahui kejadian yang sesungguhnya bahwa istana kerajaan watuijo sudah hilang.
"Bersiaplah istana kerajaan genibiru selanjutnya .." muncul suara misterius disekitar tempat raja sangura duduk di batu karang besar ditepi jurang.
"Apa maksudmu!! Suara aneh muncullah!! Jangan sembunyi begitu..!!"raja sangura berdiri dari duduknya batu karang besar ditepi jurang.
Raja sangura mengeluarkan keris nogoireng dan melepaskan hingga terbang keris nogoireng menembus awan dan sekejap hilang dari pandangan mata raja sangura.
Keris nogoireng muncul kembali dari balik awan gelap menukik ke bawah begitu cepat menuju ke arah raja sangura.
Raja sangura kaget keris nogoireng malah menyerang dirinya sendiri..
"Lho..!! Kok Keris Ku nogoireng malah mau menyerang diriku sendiri?" Raja sangura menghindari namun keris terus mengejar dirinya hingga raja sangura lompat ke dalam jurang yang dalam.
Raja sangura terus jatuh kedalam jurang yang begitu dalam juga gelap.
Keris nogoireng tetap mengejar raja sangura meskipun raja sangura jatuh ke dalam jurang yang dalam dan gelap.
raja sangura terjatuh dan terbangun dari mimpinya.
melihat sudah nampak pagi menjelang.
__ADS_1
"nampaknya mimpiku memberikan tanda-tanda tentang keadaan istana kerajaan watuijo." raja sangura sudah mendapatkan jawaban atas pertanyaan tentang keadaan istana kerajaan watuijo saat ini.