RAJA TERAKHIR

RAJA TERAKHIR
NAGA API TERBANG


__ADS_3

"Sudah dipastikan kita siap menghadapi kerajaan genibiru dan kerajaan otaram.." raja semudut yakin akan kemenangannya.


"Pasukan Lapis terakhir mana ? Sektino melihat pasukan kerajaan wesikuat yang terakhir belum dilihatnya.


"Pasukan terakhir tak terlihat oleh mata telanjang..eh mata kasat alias hanya terlihat oleh mata batin kita.." raja semudut sedikit membantu menjelaskan tentang pasukan kerajaan wesikuat yang berbeda karena tak terlihat oleh mata namun ada.


"Sulit untuk dipahami....sulit untuk dibuktikan..apa kamu bisa bantu aku untuk melihat apa yang tuan raja semudut katakan sebagai pasukan tak terlihat oleh mata dari kerajaan wesikuat?" Sektino penasaran ingin melihat hal tak terlihat.


"Sesuatu yang tak terlihat jika dilihat bisa gila jika tidak kuat.. karena bukan dunia manusia."raja semudut mencoba untuk membuat sektino tidak ingin melihat hal itu.


"Sebenarnya kamu sudah melihat sebelumnya.. seperti itu !" Raja semudut menunjuk ke arah raja randualas,raja raksasa dari hutan randualas.


"Oh..aku benar tak menyadari akan hal itu."sektino berpikir bahwa raja randualas adalah sama dengan dirinya.


"Ternyata aku sudah ada di dunia mereka dan tak menyadari.."sektino berkata dalam hati, juga sekaligus telah jauh melangkah ke dunia yang berbeda.


"Sudah terlanjur..dan sudah terlanjur basah,aku harus tetap pada rencana semula meskipun resiko aku hadapi apapun itu.." sektino terus menerus bertekad dengan rencana semula meskipun melewati jalan hidup yang lebih berbahaya bagi dirinya.


"Besuk pagi semua sudah siap pada posisi yang telah diatur !" Raja semudut memberikan arahan kepada pasukan pertama hingga pasukan terakhir yang tak terlihat oleh mata manusia.


"Mari kita kembali ke ruang istana kerajaan wesikuat.." raja semudut mengajak raja randualas dan sektino untuk beristirahat sebelum esok pagi sudah berangkat ke kerajaan genibiru dan kerajaan otaram untuk melakukan penyerangan.


"Mari tuan raja.." raja randualas berjalan bersama mereka.


Malam terasa begitu cepat tanpa terasa pagi hari hadir menyapa suasana...


Sementara itu di kerajaan genibiru nampak pasukan kerajaan genibiru sudah lengkap melakukan penjagaan seperti biasa.


"Pagi ini terasa ada yang berbeda.." kakek cenkethox melihat diluar istana kerajaan genibiru,ada goresan dipikiran kakek cenkethox.


"Iya.. ada yang akan di hadapi oleh kerajaan genibiru.." ucap kakek guru kepada kakek cenkethox.


"Prajurit ..! panggil pendekar utarono dan pertapa banyuputih datang kesini .!" Kakek cenkethox menyuruh salah satu prajurit untuk memanggil pendekar utarono dan pertapa banyuputih datang.


"Siap ! kakek cenkethox !" Salah satu prajurit kerajaan genibiru segera berjalan menemui pendekar utarono dan pertapa banyuputih.


Beberapa saat kemudian mereka sudah datang menemui kakek cenkethox dan kakek guru.

__ADS_1


"Kita bersiap akan ada yang akan bermain dengan kita, kerajaan genibiru..!" Kakek cenkethox memulai pembicaraan kepada mereka.


"Permainan yang berbahaya ! Itu yang kamu maksud kakek cenkethox?!" Pertapa banyuputih mulai merasakan energi negatif mendekati kerajaan genibiru.


"Karena aku dapat info bahwa sektino sudah pergi ke kerajaan wesikuat, kerajaan wesikuat yang berbeda juga suka menjajah kerajaan lain ! Seperti dulu raja Bogato dilano.." pendekar utarono menambahi pembicaraan mereka.


"Bagaimana kita bisa melakukan perlawanan terhadap pasukan kerajaan asing jika kekuatan kita berkurang? " Pendekar utarono mengetahui bahwa empat senjata pusaka kerajaan genibiru telah hilang atau pergi entah kemana.


"Jangan kawatir pendekar utarono..,kita masih punya kemampuan untuk melawan pasukan prajurit kerajaan asing..!" Raja nogogeni mendatangi mereka berkumpul di depan istana kerajaan genibiru.


"Tuan raja nogogeni.."pendekar utarono mempersilahkan untuk bergabung dengan mereka.


"Kekuatan kita tidak hanya pada empat senjata pusaka kerajaan genibiru tetapi ada hal yang masih terlewatkan." Pertapa banyuputih menimpali pembicaraan mereka.


"Ya..ada kakek cenkethox, kakek guru, pendekar utarono, pertapa banyuputih dan sangura yang bisa menjadi kekuatan untuk melawan prajurit asing." Raja nogogeni meyakinkan pada semua yang hadir disitu.


"Sangura ??? Apa dia sudah benar-benar pulih dari sakitnya." Pendekar utarono bertanya kepada raja nogogeni.


"Iya, sangura sudah baik-baik saja, tak perlu ada yang dikawatirkan tentang kondisi tubuhnya."kakek cenkethox menimpali pembicaraan pendekar utarono dan raja nogogeni.


"Aku juga tahu kondisi sangura memang mempunyai kekuatan yang diluar perkiraan kita.." pertapa banyuputih meyakinkan akan hal itu.


"Ternyata kamu sudah tahu bahwa sangura itu adalah adik kamu ." Pendekar utarono mengira bahwa pertapa banyuputih belum mengetahuinya.


"Sudahlah !! Kakek cenkethox dan kakek guru yang telah menceritakan semua tentang kami, sanguri , aku dan sangura yang terakhir."pertapa banyuputih sudah mengetahui siapa dirinya.


"Aku dengar ada pasukan tak terlihat oleh mata, bagai siluman.." raja nogogeni berhati-hati menjaga istana kerajaan genibiru bersama prajurit kerajaan genibiru.


"Mungkin kita juga perlu pasukan naga terbang dari kerajaan watuijo..?" Pendekar utarono memberikan pendapatnya untuk melawan pasukan musuh yang tak terlihat oleh mata.


"Betul kakakku raja nogosegoro pasti mau membantu kita melawan pasukan prajurit kerajaan wesikuat !!" Raja nogogeni ingat bahwa kakaknya raja nogosegoro mempunyai pasukan naga terbang yang hebat juga sangar.


"Sudah memberi tahu kepada raja nogosegoro???" Pendekar utarono bertanya kepada raja nogogeni.


"Belum ! Tapi memberikan sebuah tanda letusan di udara, seperti kembang api..raja nogosegoro pasti akan mengetahui bahwa kerajaan genibiru membutuhkan bantuan." Raja nogogeni segera memerintahkan prajuritnya untuk membuat letusan diudara seperti kembang api tinggi di langit.


Suara letusan diudara dilangit pagi menjelang siang memberikan sebuah tanda kepada raja nogosegoro yang ada di dalam laut, istana kerajaan watuijo.

__ADS_1


Di dalam istana kerajaan watuijo...


"Hei..ada tanda letusan kembang api di langit sana.. pasti ini dari kerajaan genibiru butuh bantuan!!" Raja nogosegoro segera pergi menemui patih iwaklemu dan prajurit kerajaan watuijo.


"Siap ! Raja nogosegoro apa yang harus dilakukan?" Patih iwaklemu memberi hormat kepada raja nogosegoro.


"Adikku raja nogogeni di kerajaan genibiru butuh bantuan ditandai dengan asap dan seperti api dilangit."raja nogosegoro memberikan perintah kepada patih iwaklemu menyiapkan kekuatan untuk melawan musuhnya.


"Pasukan naga terbang sudah siap dengan kekuatan yang dimilikinya." Patih iwaklemu berjalan mendekati kendaraannya berupa naga terbang dengan ukuran naga terbang itu sebesar gajah dewasa.


"Cidatsono dan cidatsini ikut ?" Raja nogosegoro bertanya kepada Patih iwaklemu sembari menaiki naga terbang juga.


"Ikut..itu dibelakang sendiri bersama dengan nilawati.." Patih iwaklemu menunjuk ke arah belakang sendiri setelah prajurit kerajaan watuijo berbaris.


"Hihihi.. mereka selalu membuat ulah, kumpulan iwak-iwik.." Patih iwaklemu melihat mereka sambil melambaikan tangan kanannya kepada cidatsono, cidatsini dan nilawati.


"Ayo !! Kalian sudah siap terbang!!" Raja nogosegoro menarik tali pada ikatan dikepalainya naga terbang seperti ikatan pada tali kuda.


"Siap !!!! " Semua berteriak serentak dengan suara keras juga penuh keyakinan dan juga keberanian untuk melawan musuhnya.


Mereka terbang naik naga terbang meliuk-liukkan tubuhnya naga terbang di udara menembus awan gelap,awan biru lalu lenyap tak terlihat dari bawah.


Sementara itu pasukan kerajaan wesikuat sudah mulai bergerak menuju ke kerajaan genibiru.


"Apa kamu mencium bau seperti ada yang terbakar ??" Raja semudut berpaling ke belakang pasukan kerajaan wesikuat,raja semudut tidak melihat ada yang aneh, atau terbakar seperti udara yang dicium baunya api.


"Tidak ada yang terbakar! Semua aman.."Patih blekedut meyakinkan kepada raja semudut sekaligus berjalan mengitari pasukan kerajaan wesikuat, dan tidak ditemukan ada yang terbakar atau aroma api.


"Bau asap namun tidak ada asap .. aneh??"sektino berpikir ada sesuatu terjadi namun belum terlihat oleh mereka ataupun dilihat dirinya.


"Berhenti !! Lihat diatas sana, dilangit ada sesuatu yang bergerak gerak..??" Raja semudut menghentikan langkah kaki kendaraan berupa hewan aneh berukuran besar dan menunjuk keatas langit ada yang aneh.


"Aku tahu itu pasti pasukan khusus naga terbang milik kerajaan watuijo !!" Sektino melihat ke langit.


Tiba-tiba terdengar jeritan kesakitan di barisan belakang pasukan kerajaan wesikuat.


"Oooohh..!!! Sakit !!!" Salah satu prajurit wesikuat terbakar pada punggungnya, entah darimana munculnya sinar api menyerang prajurit wesikuat itu.

__ADS_1


"Kita sudah diserang dari arah atas !!" Patih blekedut berteriak keras-keras.


"Siapkan tameng untuk melindungi hujan api dari naga terbang!!" Raja semudut memerintahkan prajuritnya untuk menjaga gempuran hujan api dari naga terbang.


__ADS_2