RAJA TERAKHIR

RAJA TERAKHIR
KERAJAAN WATUIJO


__ADS_3

Malam hari...


Sementara itu di atas awan gelap sana ada sesuatu yang berbeda dan bergerak gerak entah apa tidak begitu lama seperti kilat petir di langit dan melesat turun ke bawah tidak diketahui apa itu namun seperti benda yang terbuat dari logam mulia,terus menukik kebawah begitu cepat menuju ke bumi.


Dua anak muda santai duduk di bawah pohon besar sambil menikmati pemandangan bulan purnama di danau sembari memancing.


"Malam ini cuaca cerah ada cahaya bulan purnama dilangit sana."sang pemancing malam hari yang bernama wajiru.


"Iya..tapi tadi aku lihat sekilas ada kilatan petir dilangit pertanda akan turun hujan..." Sang pemancing yang bernama wajiro.


"Aku merasa ada sesuatu yang tidak mengenakkan hati dan pikiran... sesuatu mungkin akan terjadi di sini di danau ini." wajiru merasa ada energi kuat mendekati tempat mereka berada di danau itu.


"Ya..siap siap untuk berkas jika nanti turun hujan deras langsung pergi dari sini.


"Lha .. wajiru,kamu sudah dapat ikan ?" Wajiro mulai siap berkemas, memasukan bekal umpan cacing kedalam tas kecil.


"Tadi hampir dapat ikan besar.. kayaknya begitu, karena berat tarikan hingga putus tali senar pancingku." Wajiru juga sama membereskan peralatan lainnya.


Tak begitu lama suasana tenang dan sepi berubah menjadi kacau, sesuatu seperti benda jatuh dari atas menuju ke air danau hingga suara keras terdengar sampai jarak jauh.benturan air danau menyebabkan gelombang air naik tinggi..


Dua pemuda yang asyik mancing kaget terpental cukup jauh kena energi benda yang jatuh juga dorongan gelombang air danau akibat benturan air dengan benda asin itu.


Dua pemancing itu wajiru dan wajiro seperti terangkat keatas melayang diudara seperti ada yang mengangkat tapi tak terlihat oleh mata.


Hingga Waktu berlalu seperti tidak terjadi sesuatu apapun di sekitar danau itu dan dua pemuda pemancing wajiru dan wajiro hilang lenyap entah kemana tak diketahui keberadaannya.


Hari berganti...


Hingga sang mentari pagi hadir..


pagi hari yang begitu cerah,angin dingin hadir menyapa suasana pagi hari.


Disebuah kerajaan yang bernama kerajaan watuijo.


Kerajaan watuijo berada didasar laut.


Bangunan kerajaan watuijo didominasi warna hijau dan bahan bangunan berupa batu kali dan batu karang.


Pada tiang penyangganya juga bertumpukan batu kali diukir dengan motif klasik dan modern dengan gambar daun menjulur pada tiang bangunan juga terdapat gambar naga terbang

__ADS_1


Disisi kanan dan sisi kiri terdapat patung naga terbang saling berhadapan.


Pada posisi tengah terdapat kolam melingkar seperti ular ikan laut.


Pada depan kolam terdapat tiang bendera kerajaan watuijo.


Bentuknya bendera kerajaan watuijo background putih terdapat gambar permata batu hijau dan pada posisi kanan juga kiri terdapat gambar naga terbang saling berhadapan


Didepan gerbang istana kerajaan watuijo terdapat seperti rumah kecil penjaga istana kerajaan watuijo.


Raja kerajaan watuijo bernama raja nogosegoro.


Raja nogosegoro kakaknya raja nogogeni.


Ada Patih kerajaan watuijo yang bernama Patih iwaklemu.


Tubuhnya patih iwaklemu tidak kurus juga tidak gemuk tapi tubuhnya sehat karena sering bergoyang goyang disetiap pagi untuk membakar kalori dalam tubuhnya juga kesehatan tetap terjaga dengan pola makan,pola hidup asalkan tidak kebanyakan polah..


Patih iwaklemu kulitnya tidak gelap juga tidak terang tapi sedikit remang-remang pokonya terlihat wujudnya.


Wajahnya Patih iwaklemu berbentuk seperti bulat telur dengan kedua matanya bulat kecil berwarna kuning keemasan, mulutnya berwarna merah muda tidak terlalu tua.


Sifatnya Patih iwaklemu tidak begitu jelas karena tidak pernah dijelaskan dengan apapun jua.


Tapi yang pasti patih iwaklemu tidak terlalu serius dan tidak bercanda,patih iwaklemu tahu segalanya tapi terkadang segalanya tidak pernah tahu.


Patih iwaklemu berjalan menyusuri waktu yang berjalan disetiap nafas kehidupan.


Patih iwaklemu tak sengaja bertemu dengan sekumpulan iwak-iwik ditepi pantai saat cuaca tak menentu.


Selalu membuat suasana menjadi berbeda dengan cerita yang dibawa oleh kumpulan iwak-iwik yaitu cidatsono dan cidatsini.


Dan satu lagi yang sering tertinggal yaitu nilawati, mereka sering bersama sama.


Nilawati tidak ada yang perlu digambarkan tentang nilawati karena terlalu menonjol.. menonjol di segala bidang..tapi bukan bidang goreng yang sering dinikmati saat cuaca hujan ataupun cuaca dingin di sore hari.


Cidatsono bertubuh tinggi berkumis mirip ikan lele, berpenampilan biasa.


Sedangkan cidatsini hampir sama tapi tak terlalu berbeda jauh, tubuh tinggi semampai, kulit coklat matang sama dengan cidatsono.mereka selalu bersama meskipun cara pandang yang berbeda tentang sesuatu hal.

__ADS_1


"Sedang apa kalian disini? Ditepi pantai?" Patih iwaklemu memulai pembicaraan dengan cidatsono dan cidatsini.


"Biasa sedang menikmati hidup.."cidatsono menjawab pertanyaan patih iwaklemu sembari berjalan jalan ditepi pantai.


"Apa tidak butuh hiburan??" Patih iwaklemu melontarkan suatu pertanyaan yang membuat cidatsono dan cidatsini lompat lompat tak tentu arah bagai serangan mematikan menyerang mereka.


Namun nilawati hanya melihat mereka berdua nampak aneh.


"Hiburan itu menjaga kewarasan tetap terjaga." Cidatsono melanjutkan perjalanan ke tempat rencana semula bising melintasi tempat mereka namun tak terlihat apapun.


Sekejap bermunculan senjata rahasia menyerang keberadaan mereka.


"Awas!!! Ada senjata menyerang kita!!" Patih iwaklemu berteriak memberi tahu cidatsono, cidatsini dan nilawati.


"Aneh ! Senjata dan serangan mengarah pada kita sama dengan cara menyerang dari kerajaan genibiru.


"Ini tidak mungkin pasukan khusus kerajaan genibiru melakukan penyerangan terhadap kerajaan watuijo." Patih iwaklemu mencoba menangkap senjata rahasia yang dilepaskan oleh pasukan khusus penyerang gelap.


"Betul, tidak mungkin itu terjadi atau dilakukan oleh mereka pasukan khusus kerajaan genibiru.." cidatsono dan cidatsini juga sependapat dengan apa yang telah dikatakan


Patih iwaklemu.


"Mereka begitu cepat bergerak begitu cepat menghilang!" Cidatsono dan cidatsini tidak mampu untuk melihat gerakan mereka.


"Tunggu disini,aku akan tangkap salah satu dari mereka!" Patih iwaklemu melesat terbang tinggi mengamati bayangan hitam dari atas awan.


"Hem.. nampaknya ada lagi yang mencoba bermain petak umpet dengan patih iwaklemu !" Patih iwaklemu menangkap bayangan hitam melesat dan bersembunyi dibalik awan hitam.


"Nah !! Itu dia bersembunyi disana !!"Patih iwaklemu langsung menyergap bayangan hitam itu dengan sekali pukulan melumpuhkan.


"Oooohh !! " Bayangan itu terdorong kebelakang dan jatuh meluncur ke bawah begitu cepat namun entah darimana ada sesuatu yang lebih kuat dan cepat menyambar penyerang gelap yang jatuh itu.


"Ini ada yang membantu !! Siapa dia ??"Patih iwaklemu melihat kekuatan yang dimilikinya sangat berbeda dan belum melihat sebelumnya.


"Dia patih iwaklemu!! Masih berani memasuki wilayah terlarang !" Sesosok tubuh tinggi besar bernama baratmejo menangkap angin dan waktu terasa diperlambat oleh baratmejo.


Baratmejo penguasa danau es yang hilang dari waktu ke waktu.


"Hem.. tunjukkan wujudmu ..?" Patih iwaklemu membuat sesosok tinggi besar keluar dari kegelapan..awan gelap.

__ADS_1


__ADS_2