
"Raja sangura segera lawan mereka! Hantam dengan kekuatan yang kamu punya!!" Pertapa siamdy melihat raja sangura nampak terdiam tak bergerak seperti ada sesuatu yang merubah jiwanya dan seluruh tubuhnya bagai kaku terdiam seperti patung.
"Nampaknya raja sangura telah mengalami perubahan perilaku....
.... entah apa yang telah sedang terjadi.." pertapa siamdy mengangkat jari-jari raksasa telah yeng menekan tubuhnya pertapa siamdy hingga hampir tertutup.
Pertapa siamdy menembus jari-jari telapak tangan kanan raksasa hutan angker itu.
Namun raksasa itu tak begitu saja membiarkan pertapa siamdy lolos dari genggamannya.
Seperti menepuk seekor nyamuk pertapa siamdy ditepuk oleh tangan raksasa dari dalam hutan angker itu.
Namun usaha raksasa untuk menepuk pertapa siamdy tidak berhasil bahkan pertapa siamdy berhasil lolos dar telapak tangannya raksasa dan menyambar raja sangura yang terkapar di tanah.
"Raja sangura ada di bawah sana...aku harus segera menolongnya, sebelum raksasa itu menginjak raksasa hutan angker itu."
Pertapa siamdy melesat turun ke bawah tanah menyambar raja sangura yang nampak tak sadarkan diri, seperti patung.
Raksasa hutan angker itu melompat meraih pertapa siamdy yang terbang keluar dari dalam hutan angker namun sia-sia saja karena pertapa siamdy sudah terlanjur terbang begitu cepat membawa raja sangura keluar dari dalam hutan angker itu.
"Raksasa penguasa hutan angker itu sudah tidak bisa menangkap diriku dan raja sangura karena sudah terlalu jauh tinggalkan tempat hutan angker itu..."Pertapa siamdy pergi jauh melesat tinggalkan hutan angker itu.
"Sudah cukup jauh...tapi aku merasa ada yang mengikuti langkah kakiku....
.... sesuatu yang tahu apa yang telah terjadi." Pertapa siamdy membawa raja sangura dalam keadaan yang seperti kaku, seperti patung tak bisa bergerak seperti manusia biasa.." pertapa siamdy berhenti di perbukitan yang hijau dengan hamparan pemandangannya.
__ADS_1
"Raja sangura nampak terganggu oleh sesuatu yang tak terlihat oleh diriku...biar aku coba lihat apa yang telah terjadi pada dirinya.." pertapa siamdy memejamkan kedua matanya dan mencoba melihat apa yang telah terjadi pada dirinya.
Beberapa waktu kemudian...
"Hem, ternyata ada yang telah merasuki tubuhnya... ini pasti setelah jatuh di dalam hutan angker itu...coba untuk mengeluarkan hal negatif dari dalam dirinya.." pertapa siamdy mengerahkan seluruh kemampuan untuk mengusir sesuatu yang ada di dalam dirinya.
Pukulan keras menghantam raja sangura tepat dipundaknya hingga dia terhentak dari sadarnya juga mengeluarkan sesuatu dari mulutnya berupa asap hitam.
"Itu dia sudah keluar dari dalam tubuh raja sangura! Sesuatu yang menggangu.." Pertapa siamdy melompat dan mengejar bayangan hitam yang telah keluar dari dalam tubuh raja sangura itu.
"Jangan coba lari dari penglihatan ku !!!" Pertapa siamdy menggempur bayangan hitam itu namun sia-sia karena tidak mempan oleh pukulan yang dilancarkan pertapa siamdy.
"Aku harus segera memulihkan kondisi tubuh raja sangura.."Pertapa siamdy bergerak cepat kearah raja sangura yang mulai sadar namun masih duduk terdiam.
"Nampaknya raja sangura sudah mengalami perubahan perilaku lebih baik dari sebelumnya... tidak seburuk sebelumnya.."Pertapa siamdy membawanya kembali ke istana kerajaan otaram.
Dan ketika mereka berdua berhenti sesuatu yang mengikuti juga ikut berhenti dengan posisi jarak cukup jauh.
Sementara itu di dalam istana kerajaan para rekso para raksasa hutan angker itu..
"Tadi sempat aku tangkap keduanya yang saat melintasi hutan ini diatas daerah terlarang hutan angker ini..."Patih reksolegi berbicara kepada raja reksoireng,tapi sayangnya ada yang membantu raja sangura...entah siapa dia ? Punya kemampuan dan kekuatan sakti mampu melepaskan genggamanku bahkan meloloskan diri dan juga membawa raja sangura.." Patih reksolegi menceritakan kejadian yang telah terjadi pada raja reksoireng.
"Aku baru lihat dia penolong raja sangura...!" Patih reksolegi menambahi ucapannya kepada raja reksoireng.
"Jangan khawatir ada yang menempel pada diri raja sangura dan akan terus mengikuti kemana perginya meskipun sudah terlepas atau di keluarkan dari dalam tubuhnya raja sangura.." prajurit rekso istana kerajaan para rekso hutan angker itu.
__ADS_1
"Apa mereka berdua benar-benar tidak mengetahui keberadaan sesuatu pengintai itu..?" Raja reksoireng mempertanyakan kemampuan pengintai misterius itu.
"Pengintai misterius itu namanya siapa? Punya kemampuan untuk melakukan pengejaran dengan kecepatan tinggi? Bisa dijelaskan pada kami prajurit rekso?" Patih reksolegi juga masih belum mengetahui apa yang telah dilakukan oleh prajurit rekso dari hutan angker itu.
"Benda sakti yang dikendalikan oleh kekuatan berbeda dan pengintai misterius itu tanpa nama hanya disebut pengintai misterius..." Prajurit rekso sedikit memberikan penjelasan dan gambaran tentang pengintai misterius itu.
"Semacam benda pusaka atau senjata rahasia? Yang melakukan tugas semacam itu???" Raja reksoireng bertanya kembali kepada prajurit reksoireng.
"Bisa dikatakan semacam itu dan masih sebuah rahasia kerajaan kita, kerajaan para rekso di dalam hutan angker."prajurit rekso menambahi ucapannya.
"Ada berapa jumlah yang dimiliki senjata rahasia misterius itu?"Patih reksolegi berjalan keluar istana kerajaan rekso di dalam hutan angker itu bersama beberapa prajurit para rekso.
"Sekarang apa yang harus aku lakukan? " Pendekar utarono ikut keluar bersama patih reksolegi dan beberapa prajurit para rekso.
"Kita akan langsung melakukan penyerangan terhadap istana kerajaan otaram dan menguasai seluruhnya tanpa terkecuali.."Patih reksolegi bergerak bersama para prajurit kerajaan hutan angker dan pendekar utarono menuju istana kerajaan otaram.
"Apa kamu yakin akan kemampuan yang kita miliki saat ini.. untuk menguasai istana kerajaan otaram?" pendekar utarono mempertanyakan tentang kekuatan yang dimiliki prajurit para rekso dari kerajaan para rekso hutan angker.
"Tak perlu ditanyakan lagi tentang hal itu! lihat saja nanti !" Patih reksolegi menunjuk pasukan hutan angker dengan berbagai bentuk yang seram dari berbagai macam bentuk pasukan prajurit kerajaan para rekso hutan angker.
"Hem, mereka tak terlihat seperti manusia biasa, tapi dari para raksasa kerajaan hutan angker." pendekar utarono mampu melihat mereka prajurit kerajaan hutan angker karena sudah diberikan penglihatan oleh patih reksolegi untuk mampu melihat para raksasa itu.
"Bisa hancur berantakan jika istana kerajaan otaram digempur atau di hancurkan dimasuki para rekso kerajaan raksasa hutan angker itu." pendekar utarono berbicara dalam hati.
"Jadi.... apa yang kamu pikirkan tentang pasukan prajurit kerajaan para raksasa hutan angker itu..?!' Patih reksolegi mendekati pendekar utarono sembari menepuk pundaknya dengan pandangan penuh kecurigaan terhadap pendekar utarono yang merasa belum yakin dan percaya akan kemampuan yang dimiliki para pasukan khusus kerajaan rekso para raksasa hutan angker itu.
__ADS_1
"Yaya....aku masih belum percaya jika belum ada bukti yang kalian berikan kepada diriku!" pendekar utarono nampak belum yakin benar apa yang dimiliki oleh para rekso kerajaan hutan angker itu.
"