RAJA TERAKHIR

RAJA TERAKHIR
MENGALAHKAN RAJA NAGAIRENG


__ADS_3

Segera koromuko pergi menjauh dari tempat itu setelah sudah cukup kenyang makan dua ikan bakar hasil tangkapan sendiri.


Sementara itu sangura masih terbakar oleh api merah, seluruh tubuh sangura mengeluarkan asap api.


Hingga sampai di kerajaan otaram.


Sangura melompati pintu gerbang istana kerajaan otaram langsung ditembaki dengan semburan api naga.


"Api lawan api tak berarti !" Sangura membalas dengan semburan api yang keluar dari dalam mulutnya.


Menyemburkan api membakar semua yang ada di depannya.


"Dimana koromuko ?! Keluar kau !!" Sangura memanggil manggil koromuko,mengira koromuko masih ada di istana kerajaan otaram.


Pasukan monster aneh bermunculan menghadang sangura di depan ruang istana kerajaan otaram.


Bermunculan manusia serangga berterbangan disekitar tempat itu, tubuhnya manusia kepalanya berbentuk serangga mempunyai sayap-sayap,siap menyerang sangura.


"Serang..!!" Suara dari atas pohon sawo terdengar, manusia serangga menyerang


Ribuan manusia serangga menggigit tubuh sangura hingga hampir tubuhnya penuh benjolan gigitan monster manusia serangga.


Hanya sekejap saja ribuan macam jenis monster mati disembur dengan api.


Muncul raja baru yang ada di kerajaan otaram yaitu raja nogoireng.


"Siapa kamu ?! Berani datang ke sini !" Raja nogoireng melangkah menuju sangura lebih dekat hanya berjarak dua langkah kaki dari sangura.


"Kalian sudah waktunya kembali ke tempatnya !" Sangura duduk bersila, seluruh tubuhnya tidak lagi mengeluarkan asap api.


Duduk bersila dan memejamkan kedua matanya,tenang menghembuskan nafas perlahan.


"Apa yang akan kamu lakukan disini ?" Raja nogoireng mundur beberapa langkah menjauh dari sangura untuk berjaga-jaga akan ada serangan yang berbahaya.


Sangura menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkan asap dari mulutnya hingga seluruh istana kerajaan otaram penuh dengan asap tebal dan gelap saat itu kedua matanya terbuka langsung melompat menembus keruang raja nogoireng, nogoireng berubah menjadi naga raksasa berwarna hitam.


Sangura mencengkeram leher naga raksasa berwarna hitam, mengangkatnya lalu di banting dengan cepat membentur tanah kering.


"Terakhir permainan ini !!! " Sangura melompat ke bagian belakang tubuhnya naga raksasa hitam, memegang ujung ekornya dan melemparnya ke arah batu besar hingga hancur berantakan tubuh naga raksasa hitam mati hancur darah merah gelap mengalir terus yang keluar dari tubuh naga raksasa hitam, saat itu pula tubuh naga raksasa lambat Laun semakin mengerut jadi naga kecil dan berubah menjadi sebuah keris pusaka.


"Naga raksasa hitam itu berubah menjadi keris berkepala naga hitam." Sangura segera pergi menuju ke arah keris naga itu berada.

__ADS_1


Diambil keris itu dan disimpan dibalik bajunya.


"Sepi suasana di dalam ruang ini ? Kemana koromuko pergi ?!" Sangura melompat tinggalkan tempat itu.


Saat melompat ke luar istana kerajaan otaram melesat naga raksasa menyerang sangura dari belakang.


Mencengkram lehernya sangura dan membawa pergi terbang melayang tinggi di awan biru, entah dibawa kemana.


Leher sangura dicengkeram dengan kuat oleh naga raksasa berwarna kuning keemasan, terbang tinggi menembus awan gelap.


Sangura berputar balik hingga ada di punggungnya naga raksasa, diambilnya keris sakti naga Ireng.ditikam naga itu dari belakang punggung naga.


Naga meronta kesakitan.


"Aaakkk...!!!' suara naga meronta kesakitan tak mampu untuk terbang tinggi hingga jatuh menukik kebawah dengan cepat,hancur terbelah.


Kemudian naga raksasa kuning keemasan menyala diatas tanah keluar asap putih berubah menjadi gelang kuning keemasan menyala bersinar.


"Naga emas itu jadi gelang menyala, aku pakai saja." Sangura memakai gelang naga .. tiba-tiba tubuhnya sangura panas dingin demam tak karuan jatuh tersungkur lemas tak berdaya,tak sadarkan diri, pingsan untuk beberapa waktu kemudian.


Waktu berjalan begitu cepat hingga suatu hari sangura terbangun dari pingsannya.


"Hah..?!! Ada banyak hewan berbahaya mengelilingi tempatku disini..???" Sangura heran kenapa ada begitu banyak hewan beracun atau berbisa.


Ular, kalajengking, kalamenthel,dan kelabang.


"Tapi anehnya hewan itu semua tidak menyerangku satupun ."sangura segera berdiri dan melompat keluar dari lingkaran hewan beracun.


"Seperti seluruh tubuhku terasa kaku,aliran darahku mengalir tidak lancar,oh...."sangura mencoba melompat namun tidak bisa terjatuh.


"Apa yang terjadi pada tubuhku ? diriku tak ada tenaga sama sekali !" sangura mencoba bergerak cepat tak mampu dan terjatuh lagi, bahkan mencoba berlari terjatuh terus.. aneh.


kemudian keris yang ada di balik saku keluar sendiri dan menusuk kaki kanan hingga berdarah.setelah di pegang kaki kanan yang berdarah jadi beku tidak mengalir lagi darahnya.


"Seperti seluruh tubuhku terasa kaku,aliran darahku mengalir tidak lancar,oh...."sangura mencoba melompat namun tidak bisa terjatuh.


"Apa yang terjadi pada tubuhku ? diriku tak ada tenaga sama sekali !" sangura mencoba bergerak cepat tak mampu dan terjatuh lagi, bahkan mencoba berlari terjatuh terus.. aneh.


kemudian keris yang ada di balik saku keluar sendiri dan menusuk kaki kanan hingga berdarah.setelah di begang kaki kanan yang berdarah jadi beku tidak mengalir lagi darahnya.


Tiba-tiba ada yang menyambar sangura begitu cepat, kecepatannya melebihi kecepatan cahaya melesat membawa pergi.

__ADS_1


Entah darimana muncul bayangan itu membawanya pergi jauh dari tempat itu.


Sementara koromuko melintasi samudera hanya sekejap.


Melintasi samudera hingga sampai di suatu tempat yang tidak pernah diketahui.


"Ada sebuah istana kerajaan..." Koromuko melangkah menuju ke arah istana kerajaan yang belum tahu namanya.


Tidak jauh dari koromuko dua pasang mata mengamati.


"Mau kemana koromuko? Itu ada hutan yang belum pernah di jamah manusia.." estano mengikuti langkah koromuko dari jarak tidak begitu jauh.


Terlanjur koromuko masuk kedalam dunia lain,estano mengejarnya dan melewati batas dunia yang berbeda.


Sejauh perjalanan yang tak pernah dipikirkan begitu jauhnya.


Waktu juga berbeda di dunia nyata setahun di dunia lain cuma sehari..


Estano berjalan mendekati koromuko dan menepuk pundaknya dari belakang...


Mau kemana kamu ?? ini berbeda dan sangat berbahaya..." estano melihat sekeliling nampak terang benderang seperti kondisi siang hari padahal tadi dilihat malam hari.


"kita ada dimana ?" koromuko nampak mulai menyadari keberadaan dirinya.


"jangan banyak tanya, mari tinggalkan tempat ini..! " estano mengajak koromuko segera pergi tinggalkan tempat berbahaya.


"Ayo segera tinggalkan tempat ini !" Estano mengajak koromuko pergi tinggalkan tempat misterius itu.


"Aku tadi jalan biasa tidak menemukan hal yang aneh.." koromuko bergerak bersama estano tinggalkan tempat itu..


Namun ..


"Jalan yang mana tadi ??? " Apa lewat sini ." Koromuko bertanya kepada estano.


"Tidak aku yakin itu jalan keluarnya..nampak sedikit berbeda pada warna tanah..." Estano meyakinkan koromuko untuk berjalan kearah pintu keluar dari dunia lain.


Mereka sepakat untuk berjalan melewati jalan itu..dan benar mereka berhasil keluar dar batas dunia yang berbeda...


"Tapi..? Kenapa kita menjadi lebih tua dari sebelumnya..?? Padahal cuma sebentar kita pergi kesana !" Koromuko kaget juga heran kenapa melihat dirinya di air danau itu nampak jadi lebih cepat tua seperti kakek padahal berjalan sebentar.


"Dunia nyata dengan dunia lain berbeda waktunya.. saat kita berada di dunia nyata setahun disana cuma sehari..." Estano segera melompat pergi tinggalkan daerah itu bersama koromuko.

__ADS_1


__ADS_2