RAJA TERAKHIR

RAJA TERAKHIR
MISTERI KERAJAAN HUTAN ANGKER


__ADS_3

Suatu hari disuatu tempat entah dimana didekat lereng gunung terdapat hutan yang masih asli belum terjamah oleh tangan-tangan manusia yang coba mendekati ataupun merusaknya.


Malam hari didalam hutan angker bermunculan bangunan yang begitu aneh berdiri kokoh dan megah di tengah hutan angker itu.


Bangunan istana kerajaan hutan angker itu begitu luas dan besar, didepan istana kerajaan anger dalam hutan itu terdapat dua patung kepala naga didepan gerbang pintu masuk istana kerajaan misteri.


Raja dalam istana kerajaan hutan angker itu bernama reksoireng dan patih bernama reksolegi.


Istana kerajaan hutan angker itu tidak begitu nampak terlihat oleh siapapun namun terkadang muncul begitu saja di waktu malam hari tertentu.


Seorang berjalan memasuki hutan angker itu, nampaknya orang tersebut tersesat arah jalan pulang.


Hingga orang itu berputar putar saja melalui jalan yang itu saja tak pernah berubah arah seperti diputar putar oleh makhluk penunggu hutan angker itu.


Hingga hilang tak tentu arah.


Hari berikutnya orang yang tersesat jalan masuk hutan itu sudah ada di atas pohon tersangkut disela-sela ranting pohon besar.


Sementara itu di dalam hutan yang paling dalam di istana kerajaan hutan angker


Istana kerajaan angker.


"Nampaknya akan ada yang datang ke istana ini..." Patih reksolegi mendengar suara langkah seseorang yang telah berani memasuki wilayah istana kerajaan hutan angker ini.


"Coba lihat ketepian hutan ini.. orang itu terlalu berani datang memasuki wilayah kerajaan hutan angker ini.." raja reksoireng memerintahkan patihnya untuk melihat siapa yang telah berani datang ke wilayahnya..


"Biar aku dan dua prajurit ini akan menemani aku melihat keadaan di tepi hutan ini."Patih reksolegi yang merupakan perwujudan dari senjata pusaka tombak nogolegi.


"Hem siapa yang begitu berani memasuki wilayah istana kerajaan para rekso yang menguasai hutan angker..!" Reksolegi berjalan menuju tepian hutan ini bersama dengan dua prajurit para rekso.


"Huhu..itu dia manusia yang begitu berani memasuki wilayah hutan kekuasaan para rekso .

__ADS_1


" Patih reksolegi menghampiri orang yang sedang berdiri menatap hutan dengan tatapan kosong.


"Apa yang kamu lakukan disini?!" Patih reksolegi bertanya kepada orang itu sambil menepuk bahu orang itu.


Orang itupun kaget tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya padahal tidak ada siapapun disekitar tepi hutan itu.


Kedua matanya orang itu nampaknya telah dibuat terbalik kearah dunia lain,dunia makhluk jenis berbeda dengan manusia,jenis makhluk halus.


Orang itu ternyata adalah pendekar utarono yang melarikan diri dari kejaran para prajurit kerajaan otaram.


"Aku..... butuh bantuan kalian untuk menghadapi kerajaan otaram dan khususnya para tokoh kerajaan otaram,raja sangura dan lainnya.


"Apa kamu punya imbalan atas apa yang kamu inginkan.." Patih reksolegi perlahan berubah wujud menjadi manusia berjubah hitam yang awalnya berwujud Patih reksolegi raksasa kini jadi manusia berukuran sama dengan manusia.


"Tumbal banyak disana bisa jadi santapan kalian para raksasa..ataupun kekuasaan dapat istana kerajaan otaram." Pendekar utarono memberikan tawaran kepada Patih reksolegi.


"Aku bantu ..ambil seluruh kekuasaan kerajaan otaram jadi milikmu.." Patih reksolegi membawanya ke istana kerajaan para rekso di dalam istana kerajaan dalam hutan.


"Apa yang akan kalian lakukan padaku?" Pendekar utarono sedikit ragu akan ajakan para raksasa penghuni hutan angker itu.


"Jangan kira kami akan membunuhmu dijadikan tumbal.." Patih reksolegi mencoba meyakinkan pendekar utarono.


Beberapa waktu kemudian pendekar utarono telah sampai di dalam hutan angker terdapat istana kerajaan para rekso.


"Selamat datang pendekar utarono.."raja reksoireng nampaknya telah mengenal pendekar utarono sebelumnya.


"Apa yang membawa dirimu datang kesini? Pendekar utarono?"raja reksoireng kembali menyapa dan bertanya kepada pendekar utarono.


"Aku ingin bantuan untuk mendapatkan kekuatan dan kemampuan yang


Aku inginkan.." pendekar utarono memberi hormat kepada raja reksoireng dan para rekso lainnya.

__ADS_1


"Kekuatan dan kemampuan tidak begitu saja dapat didapatkan, perlu waktu yang cukup lama mendapatkannya.."raja reksoireng menambahkan ucapannya.


"Butuh berapa lama? Dan apa pasti bisa mendapatkan kekuatan yang aku inginkan?' pendekar utarono mulai merasakan hal yang aneh pada dirinya menghadapi para raksasa istana kerajaan hutan angker itu.


"Apa kamu yakin akan keinginanmu itu?" Patih reksolegi menimpali pembicaraan mereka.


Pendekar utarono tidak mengetahui bahwa mereka adalah empat senjata pusaka kerajaan genibiru yang keluar dari kerajaan otaram dan berubah wujudnya menjadi raksasa dan menguasai wilayah hutan angker mendirikan istana kerajaan setelah mengalahkan penunggu hutan sebelumnya.


"Apa yang telah menjadi keinginanmu pendekar utarono? Dan kenapa ingin mengusik ketenangan istana kerajaan otaram?" Patih reksolegi masih belum mengerti mengapa dirinya ingin melakukan perlawanan terhadap kerajaan otaram.


Sementara itu raja sangura telah dibawa oleh bayangan putih kesuatu tempat.


"Dimana aku ini sekarang? Dan siapa kamu?" Raja sangura melihat sekeliling tempat itu dan melihat bayangan putih nampak begitu putih tidak begitu jelas siapa dirinya karena membelakangi raja sangura.


Raja sangura sesaat kemudian merasa energi yang berbeda dengan sekitarnya,udara dingin mengitari sekitar raja sangura berada begitu aneh yang terjadi pada dirinya.


"Udara sekitar diriku dingin..tapi saat beranjak dari tempat ini dan melangkah beberapa langkah dari tempat ini terasa berbeda lebih hangat dari tempat aku berdiri sebelumnya.." raja sangura heran dengan apa yang telah dialami dirinya.


"Tak usah dipikirin tentang apa yang kamu rasakan seperti itu.." bayangan putih berputar berbalik arah melihat raja sangura berdiri dihadapannya.


"Oh.. ternyata kamu..."raja sangura mengenal sesosok bayangan putih yang kini perlahan terlihat begitu jelas wujudnya.


"Aku hampir melewati hal tidak baik namun bisa dilewati.."raja sangura berjalan bersama pertapa siamdy menuju tempat pertapaan.


"Aku tidak mengira bahwa pendekar utarono melakukan hal yang sama sekali tak pernah terbayangkan oleh diriku..." Raja sangura memberi tahu kepada pertapa siamdy.


"Memang kita tak pernah menyangka bahwa terdekat dengan kita bisa melakukan hal yang tak pernah dibayangkan.."Pertapa siamdy memahami apa yang telah dirasakan raja sangura menghadapi pendekar utarono yang melakukan penyerangan terhadap kerajaan otaram.


"Dia mencoba mengambil keempat senjata pusaka kerajaan genibiru yang disimpan di istana kerajaan otaram.."raja sangura menceritakan tentang kejadian sesungguhnya kepada pertapa siamdy.


Namun pertapa siamdy sudah mengetahui apa yang telah terjadi pada kerajaan otaram saat itu.

__ADS_1


"Aku yakin pendekar utarono tak akan pernah bisa membawa ataupun mengambil senjata pusaka kerajaan genibiru itu..kini keempat senjata pusaka telah keluar dari dalam istana kerajaan otaram.." raja sangura khawatir jika terjadi sesuatu pada istana kerajaan otaram.


__ADS_2