
"Sudah banyak prajurit kerajaan genibiru yang berjatuhan tak berdaya, tinggal beberapa kita tangkap.." raja semudut bersama Patih blekedut membawa pasukan siluman memasuki ruang raja nogogeni.
"Dari tadi aku belum melihat keberadaan sangura?" Raja semudut melihat sekitar istana kerajaan genibiru.
"Aku dengar kabar bahwa sangura sedang dalam perawatan di dalam ruang kecil istana kerajaan genibiru.." Patih blekedut menjawab pertanyaan raja semudut sembari berjalan mencari ruang sangura berada.
"Apa sangura masih sakit atau sudah sembuh ??" Raja semudut melangkah perlahan ke suatu tempat yang nampak berbeda dengan tempat lainnya.
"Apakah ini ? Tempat sangura dirawat?" Raja semudut mencoba mendekati pintu salah satu ruang istana kerajaan genibiru.
"Hati-hati raja semudut !! Jangan langsung buka pintu itu !"Patih blekedut mencegah raja semudut untuk mencoba membuka salah satu ruang istana kerajaan genibiru.
"Kenapa !!!" Raja semudut langsung memegang gagang pintu kamar dan langsung membukanya.
Tiba-tiba ada energi kuat sehingga keduanya terpental sejauh sepuluh langkah dari tempat itu.
"Oooohh..!! Sakit kepalaku." Raja semudut dan patih blekedut tersungkur merasakan energi yang dipancarkan dari dalam ruang kecil itu.
"Ini pasti ada sesuatu yang aneh !!" Patih blekedut terduduk di lantai depan tubuh terasa lemas seperti tak ada tenaga apapun yang mengalir dalam tubuhnya.
"Aku juga merasa tak berdaya, juga kedua mataku perih,panas terkena sesuatu yang keluar dari dalam kamari itu." Raja semudut mencoba untuk bangkit berdiri namun tak mampu bergerak terasa kaku kedua kakinya.
Sesaat kemudian ada bayangan hitam melesat begitu cepat hingga keduanya tak mampu untuk melihat siapa bayangan hitam itu, bayangan hitam itu keluar dari dalam ruang kecil.
Begitu cepatnya tangan mereka,raja semudut dan patih blekedut kena sambaran sinar api hingga terbakar.
"Oh..aduh ah..!!"raja semudut merintih kesakitan terkena sambaran api yang begitu cepat tak terlihat oleh kedua matanya.
Begitu pula dengan patih blekedut juga tidak luput terkena sambaran api dari bayangan hitam melesat sangat cepat melintasi mereka berdua.
"Ampun !! Hentikan !! Aku menyerah !! " Raja semudut berteriak meronta-ronta kesakitan kedua tangannya terbakar dan tak bisa pergi dari tempat itu karena tubuhnya terasa lemas tak berdaya.
__ADS_1
"Aku .. mohon hentikan !! " Patih blekedut juga memohon untuk tidak menyinari tubuhnya dengan sinar api lagi.
Bayangan hitam itu perlahan mulai terlihat bentuknya.
Ternyata bayangan hitam itu adalah sangura yang sudah pulih dari sakit dan kini semakin kuat energi yang dipancarkan.
"Sudah waktunya untuk kalian berdua kembali ke asalnya..!!!" Sangura merunduk kedua tangannya menyentuh tanah dan keduanya terbakar hebat hingga keduanya,raja semudut dan patih blekedut berubah menjadi asp mengepul.
"Sudah saatnya aku ambil senjata pusaka yang hilang.."sangura menarik sesuatu yang keluar perlahan dari dalam tanah hingga terlihat jelas berupa senjata keris nogoireng.
"Keris nogoireng sudah dalam genggaman tangan kananku !"sangura menarik asap tebal dari raja semudut yang terbakar hingga masuk kedalam keris nogoireng dan lenyap raja semudut masuk ke dalam senjata pusaka keris nogoireng.
"Tinggal satu lagi Patih blekedut!!" Sangura melihat disampingnya ada sesuatu yang keluar dari dalam tanah berupa senjata tombak,lalu sangura melompat dan menariknya keluar dari dalam tanah.sedangkan Patih blekedut yang terbakar keluar asap putih masuk kedalam senjata tombak nogolegi.
"Kini sudah ada dua senjata pusaka kerajaan genibiru berhasil kembali.." sangura berjalan keluar ruangan istana kerajaan genibiru.
"Dimana semua?? Kok nampak sepi ?" Sangura berjalan mendekati pintu keluar gerbang istana kerajaan genibiru.
"Dimana kakek cenkethox dan kakek guru ?" Sangura melihat sekeliling luar istana kerajaan genibiru.
"Ada apa kek cenkethox?? Nampaknya terluka.." sangura segera mendekati kakek cenkethox dan memapah menuju ke tempat yang aman.
"Prajurit bawa kakek cenkethox ke ruang pengobatan.."sangura memerintahkan prajuritnya membawa kakek cenkethox keruang pengobatan istana kerajaan genibiru.
"Kakek guru dimana..?? " Sangura bertanya tanya dalam hati sembari berjalan mengelilingi istana kerajaan genibiru.
Beberapa waktu kemudian raja nogogeni dan raja nogosegoro membawa kakek guru.
"Bawa Kakek guru keruang pengobatan istana kerajaan genibiru! " Perintah raja nogogeni kepada prajurit kerajaan genibiru.
"Mereka hanya kelelahan melawan pasukan siluman yang dipimpin raja semudut !" Raja nogogeni berjalan mendekati pintu keluar gerbang istana kerajaan genibiru.
__ADS_1
"Raja semudut sudah mati ! Dan masuk dalam senjata pusaka keris nogoireng.. sedangkan patih blekedut juga mati kembali ke tombak nogolegi.." sangura menunjukkan senjata pusaka kerajaan genibiru yang sudah kembali dua yaitu keris nogoireng dan tombak nogolegi, masih kurang dua lagi yang belum kembali yaitu pedang welutlistrik serta teken jebolnyowo.
"Masih ada banyak pasukan siluman yang menguasai istana kerajaan genibiru..."raja nogogeni tidak bisa melihat ataupun melawan pasukan siluman dari kerajaan wesikuat.
"Jadi gimana ini ???? " Sangura tak bisa berbuat apa-apa karena tak bisa melihat gerakan mereka, mereka pasukan siluman yang menyusup dan menyerang para prajurit kerajaan genibiru.
"Dimana pertapa banyuputih sekarang?" Tanya sangura kepada raja nogogeni sembari berjalan mengamati keadaan tempat itu.
"Pertapa banyuputih sedang melawan pasukan siluman di luar istana kerajaan genibiru."raja nogogeni melihat pertapa banyuputih bertarung melawan pasukan siluman sendirian diluar istana kerajaan genibiru.
"Bagaimana aku bisa membantu pertapa banyuputih jika tidak bisa melihat keberadaan mereka.." sangura bertanya lagi kepada raja nogogeni.
"Lebih baik temui saja kakek cenkethox dan kakek guru di ruang perawatan istana kerajaan genibiru." Pendekar utarono mengajak sangura menemui kakek cenkethox dan kakek guru.
Sangura bergegas pergi ke ruang perawatan kakek cenkethox dan kakek guru bersama dengan pendekar utarono.
Sebelum sangura dan pendekar pergi menemui kakek cenkethox dan kakek guru ditengah perjalanan mereka diganggu oleh pasukan siluman.
"Hem...sangura dan pendekar utarono akan menemui kakek cenkethox dan kakek guru di ruang perawatan.." siluman itu mendengar pembicaraan mereka meskipun mereka tidak dapat melihat keberadaan pasukan siluman.
"Jegal saja kakinya biar terjatuh!! " Ucap siluman yang berada di depan mereka.
Melompat dari luar istana kerajaan genibiru , pertapa banyuputih mengejar salah satu prajurit siluman yang coba menembus dinding kerajaan genibiru.
"Jangan tapi tarik saja baju mereka ." Ucap para siluman.
"Ayo segera pergi tinggalkan tempat ini..!!" Pendekar utarono berlari bersama dengan sangura menuju ruang perawatan kakek cenkethox dan kakek guru berada.
Sesampainya di tempat kakek cenkethox dan kakek guru dirawat.
"Oh.. ini berguna untuk melawan para siluman diluar sana.." kakek cenkethox memberi sebuah cincin batu permata yang mempunyai kekuatan, dapat melihat keberadaan pasukan siluman yang berada di istana kerajaan genibiru.
__ADS_1
"Segera pakai cincin batu permata itu ." Kakek cenkethox mencoba untuk membuat sangura mau memakainya dan mampu melihat gerakan para siluman.
"Ini juga pakai gelang sakti untuk melawan pasukan siluman." Kakek guru memberikan gelang sakti kepada sangura.