Rebirth of cowardly women

Rebirth of cowardly women
ji


__ADS_3

Lou feifei seorang agen rahasia yang cantik namun mematikan. Tak pernah pandang bilu saat menghabisi musuh"nya tua maupun muda di dunia mafia bahkan tak segan segan memisahkan kepala dari tubuhnya. Lou feifei terkenal dengan julukan lady devil.



Saat dia menerima misi untuk membunuh seorang ketua geng Along Adamson penguasa dunia bawah, lelaki berdarah dingin yang menguasai dunia persenjataan didunia mafia.




"Heyy dasar bastard menyerahlah pada malaikat mautmu ini" seringai feifei sambil bergulat dengan adamson namun sudah cukup lama mereka bergulat tapi belum ada tanda tanda ada yang menyerah, "cihh..gadis kecil jangan sombong,aku takkan kalah dari bocah sepertimu!"


sambil mengarahkan pistol ke arah feifei


Selama hidupnya lou feifei tak pernah sekalipun gagal dalam misinya dan berhasil membantai musuh musuhnya namun sekarang..



Duarr..!! Duarr...!! suara tembakan bergema diseluruh ruangan. peluru feifei tepat mendarat di jantung adamson tapi peluru adamson juga menembus ke kepala feifei.



"hah..aku seorang lady devil pembunuh paling hebat dan ahli beladiri di seluruh asia bisa kalah dari seorang adamson? ketua gengster keparatt ituu.. " gumam feifei


akhh...pusing..gelapp..aduh kepalakuu.. namun sebuah cahaya masuk sampai menusuk ke mata..silau..sangat menyilaukan



Bersamaan dengan datangnya cahaya seperti ada sebuah film yang berputar putar memperlihatkan kejadian yang menyedihkan dimana seorang gadis tengah menangis meringkuk menahan siksaan pukulan dari beberapa orang menggunakan rotan hinggah sekujur tubuhnya penuh luka, baju berwarna putih hingga berubah warna karena penuh dengan darah. tubuh yang kurus kering dan kukit yang pucat sungguh menyedihkan


namun disiai lain tubuh feifei serasa terguncang..


akhh..pusing ..engghh..


"Xiaoji sudah sadar? xiaoji tidak apa apa kan, nubi ini takut nona kenapa kenapa lebih dari seminggu nona tidak sadarka diri


nubi takut nona.. huaa...hua..."tangis pelayan itupun pecah



Feifei terbangun menatap seorang gadis berusia 14tahun sedang menangis, entah menangisi apa.. kamar ini kenapa terlihat kuno banget sih ini dimana? seperti drama drama kolosal ya, batin feifei



"Siapa kau,dan dimana aku ini?" tanya feifei bingung


"nubi ini pelayan xiaoji dari kecil...apa nona lupa dengan nubi? apa kepala nona terbentur saat jatuh ke danau?" tanya pelayan khawatir



Hahh..tenggelam? nubi xiaoji?? kenapa aku bisa berada di tempat kuno ini? bukannya aku sudah mati tertembak adamson Keparatt itu! kenapa aku bisa berakhir disini



"akhh..kepalaku.." erang feifei


seberkas ingatan yang tadi dilihat seperti film itupun kembali muncul.


" Ohh aku mengerti,aku sekarang terlempar ke masalalu dan rohku berada didalam tubuh gadis yang menyedihkan tadi" Tatapan mata feifei berubah menjadi dingin dan penuh kebencian.


Para pelayan yang melihat tatapan dingin nonanya hingga mengeluarkan aura yang mencekam membuat kaki mereka gemetar lemas karena takut.


Nonanya yang selama ini terkenal penakut dan pengecut berubah setelah sadar dari komanya.



Tenang saja Xianfei..saat ini tubuhmu menjadi milikku karena aku yang menempati tubuhmu ini, akan ku balas orang orang yang menyiksamu hingga kau tiada,Batin feifei marah


"Kau pelayan, siapa namamu tadi?" tanya feifei dengan suara yang dingin


"Menjawab nona, hamba nubi bianfei dan ini adik hamba bianmei nona.."


"hem bianfei sekarang ceritakan tentang kehidupanku selama ini, jangan ada yang ditutup tutupi ceritakan padaku apaadanya" sakas feifei


" Menjawab nona, nona adalah putri tertua di kediaman Li ini anak dari Perdana mentri Li Yuan xi. Ayah nona tidak pernah perduli dengan nona bahkan sampai sekaraang ayah nona tidak pernah mengunjungi kediaman nona untuk menjenguk dan melihat keadaan nona..Perdana mentri lebih menyayangi Li Rouyan anak dari selir Dafu xian yang sekarang menjadi permaisuri menggantikan ibu nona yang telah meninggal. Saudara tiri nona sangat jahat, dia sering menyiksa nona bahkan mengusir non dari kediaman putri tertua yang sekarang di tempati olehnya"



"Lalu apa ayahku tidak melakukan apapun saat aku diaiksa?" potong xianfei

__ADS_1


"tidak nona..perdana mentri Li menutup mata saat nona disiksa oleh putri kesayangannya itu. bahkan kemarin saat nona tenggelam dan koma berhari-hari tidak sekalipun ayah nona menjenguk atau menanyakan keadaan nona" jawab bianfei yang berkaca-kaca


"cukup bianfei,sekarang aku sudah tau apa yang terjadi dulu dan apa yang harus aku lakukan. Tunggu saja permainan ini akan segera dimulai !" seringai Xianfei



Kabar tentang sadarnya nona tertua Perdana mentri menjadi perbincangan hangat bagi para pelayan. Ada yang bersyukur karena nona tertua telah sadar dan ada juga yang tidak suka karena nona tertua terkenal gadis sampah yang pengecut dan penakut bahkan wajahnya buruk rupa.



*KEDIAMAN PERMAISURI



"ibuu.. jalang itu sudah sadar bu, kenapa dia harus sadar kenapa tidak mati saja.." keluh rouyan ke ibunya


"anakku sayang tenang saja nak,meskipun jalang itu tidak mati tapi masih bisa jadi mainanmu untuk kau siksa lagi kan sayang??" seringai Dafu xian


"ohhh ibuku memang pintarr" jawab rouyan dengan mata berbinar



*KEDIAMAN PERDANA MENTRI



Pelayan berjalan menuju meja dimana perdana mentri Li berada "Maafkan hamba tuan,hamba memberi kabar tentang nona tertua. Nona Xianfei telah sadar tadi pagi,apakah tuan tidak melihat nona tertua?" tanya kasim dengan hati-hati



"ohh sudah sadar" jaawab perdana mentri Li acuh tak acuh lalu kelanjutkan kembali pekerjaannnya. "kalu begitu hamba mohon undur diri tuan" pamit pelayan menuju pintu keluar


Perdana mentri Li sangat tidak menyukai Xianfei karena xianfei penakut dan pengecut bahkan saat bertemu perdana mentri Li dia tidak pernah berani berbicara dan terus menunduk, pernah sekalipun berbicara itu juga dengan gemetar dan terbata-bata.


Perdana mentri lebih menyayangi Rouyan karena dia cantik,pemberani dan serta pandai hingga membuat dia menjadi kesyaangan dan statusnya pun lebih tinggi daripada xianfei hingga para pelayan lebih menghormati rouyan daripada xianfei.



Saat menjelang makan malam para pelayan sedang sibuk untuk menyiapkan hidangan di meja makan namun selama ini xianfei tidk pernah ikut makan malam bersama karena dia terlalu takut untuk bertemu banyak orang




"Xiaoji sudah waktunya makan malam, nubi akan mengambil makan di dapur untuk makan malam nona" namun xianfei segera menjawab bianfei


"tidak usah bianfei, xiaoji ini akan makan malam bersama ayah" jawab xianfei dengan tenang


"tapi selama ini nona tidak pernah makan di ruang makan,apa tidak apa-apa nona?" tanya bianfei yang terkejut karena selama ini nonanya tidak pernah keluar dari kediaman karena takut dengan keramaian


"Sekarang bantu aku ganti pakaian dan bersiap-siap untuk ke ruang makan" perintah xianfei


"tapi nona.. " jawab bianfei bingung


"Tidak usah membantah! turuti saja perkataanku" jawab xianfei penuh penekanan dan dengan suara dingin



Bianfei telah mempersiapkan pakaian xianfei dengan hanfu berwarna biru kuda polos yang warnanya nampak sedikit memudar dengan sedikit memoles wajaahnya dengan riasan tipis namun terlihat sangat cantik, rambut yang di tata dengan tatanan sederhana dengan jepit rambut giok polos namun tidak mengurangi kadar kecantikan xianfei.


bahkan terlihat sangat cantik dan elegan.


Xianfei memiliki kulit putih seputih susu namun agak pucat,mata kecil yang bulat, bulu mata yang lentik dan bibir mungil yang merah semerah cerry namun dengan tatapan yang berbeda dari hiasanya, mata elang yang dingin setajam pisau.



*RUANG MAKAN



Perdana mentri,istri dan Rouyan memasuki ruangan dengan angkuh dan berjalan menuju kursi masing-masing.


Rouyan duduk disamping ibundanya Dafu xiann yang sedang bermanja manja dengan Perdana mentri Li. Namun saat akan memulai sesuap nasi ke dalam mulut mereka, Seorang gadis cantik terlihat sedang berjalan memasuki ruang makan. Xianfei berjalan dengan sangat anggun dan berwibawa dengan dagu terangkat dan tubuh tegap menuju Perdana mentri


"Hormat xiaoji kepada Ayah dan Ibu" nada suara yang dingin namun elegan.


Seisi ruangan terkejut para pelayan berbisik bisik bagaimana tidak,nona tertua mereka yang terkenah samapah dan pengecut datang ke ruang makan. Dafu xian dan Rouyan tak kalah terkejut.


"Bukannya pelacur itu sudah mati tenggelam di sungai" gumam Rouyan

__ADS_1


"ohh Xianfei ada apa kau datang kesini nak? bukannya kau takut berada di keramaian?" tanya perdana mentri Li



Kening Perdana mentri berkerut ia yang terkejut dengan kedatangan putri pengecutnya itu . Xianfei tersenyum dingin dan membalas pertanyaan ayahnya "Tentu saja untuk makan malam bersama ayah, tidakkah ayah rindu kepada Xiaoji ini?". Perdana mentri segera berdiri namun dengan enggan menarik xianfei untuk duduk di samping nya


"duduklah putriku mari makan bersama" Rouyan yang mendengar ayahnya mengijinkan xianfei untuk makan bersama terbakar amar


"Jie-jie bukankah biasanya selalu makan malam di kediaman,kenapa hari ini makan disini dan tidak pernah keluar?" tanya rouyan dengan nada menghina


"Apa mei-mei keberatan jika Xiaoji ini makan malam disini? bukankah xiaoji ini nona tertua disini dan anak sah dari perdana mentri Li, kau yang seorang anak selir beraninya berbicara tidak sopan kepada xiaoji ini?" sarkastik xianfei dengan suara dingin dan tatapan yang tajam


Rouyan yang mendengar kata kata xianfei terkejut karena selama ini dia tidak pernah membalas atau berkata apapun saat rouyan menghina bahkan menyiksanya bertubi-tubi tapi saat ini dia menjawab bahkan dengan terang terangan menghina dirinya didepan banyak orang.


Dafu xian mengeram marah namun masih tetap menunjukkan sikap tenangnya,dia masih bisa menahan diri dan segera berkata


" Maafkan mei-mei mu ini Xiaoji,dia masih kecil dan ibu yang salah karena kurang mendidik rouyan". "Sudahlah cukup mari lanjutkan makan" potong perdana mentri Li



Diam-diam Perdana mentri Li memperhatikan xianfei saat makan,dia terlihat sangat anggun, tenang yang membuat hatinya terenyuh teringat mendiang permaisuri ibunya xianfei. Xianfei sangat jauh berbeda dari dulu yang saat bertemu dengan ayahnyapun tak berani bicara hanya bisa menunduk,sangat penakut dan pengecut hingga membuatnya menjauhi xianfei.



Setelah makan, Perdana mentri mengumumkan bahwa dalam waktu dua hari lagi kita akan berangkat ke istana untuk menghadiri pesta ulang tahun Putra Mahkota. Namun saat mendengar Putra Mahkota disebut pandangan xianfei menjadi sangat dingin penuh dengan kebencian. Rouyan yang menyadari tersenyum licik "Apakah jie jie tidak akan menghadiri pesta itu karena takut bertemu Putra Mahkota yang telah membatalkan pertunangannya denganmu?"



*FLASHBACK*


Putra Mahkota yang tahu jika dirinya ditunangkan dengan putri tertua Perdanaa Mentri Li segera bergegas menemui ayahnya untuk memberikan dekrit tentang pembatalan pertunangan dengan anak perdana mentri. Putra Mahkota tidak ingin menikah dengan seorang gadis yang rumornya terkenal sampah,penakut dan pengecut bahkan beredar rumor jika anak terua perdana mentri Li buruk rupa.



Saat dekrit kekaisaran diturunkan segera kasim pergi menuju kediaman Perdana Mentri Li untuk memberitahuakan pembatalan pertunangan antara Putra Mahkota dengan Putri tertua Perdana Mentri Li Xianfei. Xianfei yang terkejut tentang pembatalan pertunangannya segera lari kearah danau dia menangis ter isak isak hingga terhuyung dan jatuh kedalam danau hingga meregang nyawa dan roh Lou feifei dari abad 21 bersemayam di dalam tubuhnya.



*FLASHBACK OFF*


"Tentu saja Xiaoji ini akan datang" jawab xianfei tenang. "Ayah xiaoji akan kembali ke kediaman untuk ber istirahat". segera perdana mentri Li menjawab "Tentu putriku,bergegaslah dan istirahat yang baik" Xiaoji tersenyum dan segera memberi hormat kepada Ayah dan ibunya untuk meninggalkan ruang makan.


Xiaoji berjalan menuju kediaman dengan anggun, aura kepemimpinannya sangat terpancar.


Ditengah perjalanan Xianfei dihampiri seorang pelyan berusia sekitar 14 tahun "Putri sampah putri penakut dan pengecut kita lewat hahaha hhaa" tawa ejekan pelayan itu


"Lancang sekali kau beraninya seorang pelayan rendahaan sepertimu menghina Xiaoji nona tertua Perdana Mentri Li,apak kau sudah bosan bernafas ha! " bentak xianfei dengan dingin



Pelayan yang awalnya angkuh terkejut karena selama ini dia menyiksa dan menghina nona teruanya ini namun tidak pernah melawan,tetapi sekarang apa yang baru saja dia dengar tadi tatapan tajam yang menusuk hingga kemata dan kata kata tajamnya itu membuatnya gemetar.


"Bianmei, tampar pelayan itu 30 kali!" perintah xianfei


"Baik nona" jawab bianmei segera ia menampar pelayan yang angkuh itu tanpa ampun Plakk..Plakkk..Plakk.. suara tamparan yang sangat keras hingga membuat pipi pelayan itu benfkah dan memerah dan disudut bibirnya keluar darah karena sobek terkena tamparan.


"Ampun Xiaoji maafkan nubi yang lancang ini,nubi berjanji tidak akan mengulanginya lagi" pelayan itu melakukan kwotow (posisi hormat dengan membenturkan dahi ke lantai) hingga dahinya berdarah


"ingat ini..bagi siapa saja yang berani lancang dan kurang ajar kepada Xiaoji ini akan menerima akibatnya bahkan lebih daripada ini!" ancam Xianfei


Xianfei kemudian pergi dan melanjutkan perjalanan ke kediamannya yang diikuti para pelayan di belakangnya .



Para pelayan tertunduk ketakutan melihat kejadian yang baru pertama kali mereka lihat. Nona tertua mereka sangat mengerikan dan menakutkan, Mereka bersumpah tidak akan pernah menyinggung nona nya itu. Sesampainya di kediaman Xianfei langsung menuju kamar dan dibantu bianfei dan juga bianmei untuk mengganti pakaian untuk tidur.


"Bianfei Siapkan baju untuk menghadiri pesta ulang tahun putra mahkota, dan bianmei siapkan giok untuk hadiah ulang tahun putra mahkota" perintah xianfei dengan suara dingin kepada pelayan pribadinya


"Baik Xiaoji" jawab mereka bersamaan .


mereka pun keluar dari kamar dan membiarkan nona nya untuk beristirahat



Xianfei menuju ke tempat tidur dan berusaha memejamkan matanya untuk berkompromi agar tidur namun matanya masih saja terbuka. Pandangannya menyapu ke seluruh isi ruangan, dia baru sadar jika kamar yang dia tempati tidaka ada perabotan hanya ada meja rias dan ranjang yang sudah tua ini...



Next ya... gimana lanjuttt????

__ADS_1


__ADS_2