
"Mengerti nona..hamba laksanakan"
Wuusshhhhh Ding pergi terlebih dahulu untuk mencari kedai yang diminta nonanya
Sementara Dang menyeret mayat pelayan yang mati di kediaman nonanya dan membuang di sungai kota
"Nubi akan membuang sup ini dulu nona" ucap bianfei lalu pergi dengan membawa mangkuk sup beracun tadi
_o0o_
"Duduklah dong.." Ucap xianfei
Dong segera duduk berhadapan dengan xianfei
"Ada apa nona? Apa yang perlu pengawal ini lakukan untuk nona?" Tanya Dong penasaran karena jarang sekali raut wajah nona terliha serius seperti ini
"Besok pagi pagi sekali temani aku berlatih pedang" jawab xianfei
"Berlatih pedang? Bukannya nona jago beladiri, pedang dan juga memanah?" Ucap Dong
"Ya tapi aku tak ingin berdiam diri.. Ingat di atas langit masih ada langit. Aku mungkin hebat tapi masih banyak orang yang lebih hebat dariku" jelas xianfei panjang lebar
"Baik nona..besok pagi kita akan betlatih pedang..dan bagaimana dengan Dang nona?" Tanya Dong dengan memiringkan kepalanya
"Ada apa denganku??" Ucap Dang tiba tiba yang telah kembali dari membuang mayat pelayan
__ADS_1
"Duduklah Dang" pinta xianfei
"Ada apa nona?" Tanya Dang lalu duduk di dekat Dong
"Besok pagi pagi Dong akan menemaniku belajar pedang dan kau cari ah bukan beli duapuluh budak gadis yang parasnya cantik untuk ku"
Perintah xianfei
"Untuk apa gadis gadis itu nona? Bukankah disini sudah banyak pelayan yang di berikan pangeran tian dan pangeran mahkota?" Tanya Ding penasaran
"Memang akan ku jadikan pelayan..tapi pelayan di kedai ku nanti" jawab xianfei
"Oo begitu rupanya.. Baik nona siap!!" Ucap Ding meniru gaya bicara nonanya
"Hahaha oke oke... Sekarang kalian istirahatlah aku akan pergi tidur..jangan lupa besok bangunkan aku pagi pagi" ucap xianfei sambil berjalan menuju kamar entah menyuruh siapa untuk membangunkan dirinya
KEDIAMAN PANGERAN TIAN
"Hamba menghadap yang mulia pangeran tian" ucap pengawal khusus yang pangeran tempatkan sebagai mata mata sekaligus pengawal xianfei
"Bangunlah..ada kabar apa dari kediaman xianfei?" Tanya pangeran sambil meletakkan kertas kertasnya karena sejak dari pagi pangeran tian sibuk bergelut dengan setumpuk urusan istana
"Lapor pangeran, Tadi ada dua orang pelayan yang mengantarkan sup beracun kepada nona xianfei namun di ketahui oleh nona xianfei sendiri, salah satu pelayan dipaksa meminum sup yang dia bawa sesaat setelah meminum sup dia langsung terkapar kesakitan hingga meninggal di tempat. Dan pelayan satunya di lepaskan oleh nona xianfei dengan syarat agar dia menjadi mata matanya" jelas pengawal dari kediaman xianfei
"Apa? Sup beracun!!!! Siapa yang berani mencelakai xianfei!" Marah pangeran tian sambil menggebrak meja
__ADS_1
"Nona kedua perdana mentri li, nona rouyan pangeran.." Jawab pengawal
"Lalu apa yang terjadi?" Tanya pangeran tian
"Setelah pelayan itu kembali ke kediaman datang ketiga pengawal bayangan nona xianfei yang bertugas menyingkirkan mayat pelayan dan ada yang pergi dan tinggal di kediaman nona..hamba tidak bisa mencari tahu pangeran..ampuni hamba" ucap pengawal
"Tak apa.. Cukup kau memberiku informasi tentang xianfei..lanjutkan pekerjaanmu dan terus awasi..ingat!!! Jangan sampai satu helai rambut xianfei terluka atau kau akan kehilangkan kepalamu!!" Ancam pangeran tian
"Baik pangeran hamba mengerti..hamba pamit undur diri dulu" ucap pengawal lalu pergi kembali ke kediaman xianfei
"Pangeran sangat menakutkan!! Tapi saat bersama nona xianfei sikapnya sangat berubah menjadi lembut" batin pengawal
Author: ne ne ne ne... TEMOLA..temola...temola...huhuhuuuuuuuuuuuu
Netizenmahabenar: apasihhh thor!! Lu tu ngapain!!!
Authot: gua nyanyi woyy!!!
Netizenmahabenar: setdahhh!! Nyanyi apa kek gitu coba temola temola... Thor!!
Author: yeeee!!! Gua nyanyi tapi gak tau lyric nya, tau nya TEMOLA doang.. Buahahhahahaha
Netizenmahabenar: gila lu thor!! Gilaaa
Author: sesama gila jangan saling menghujat wkekekekke
__ADS_1
Tak mesemi hihihi