
"Makanan apa itu..?" Tanya permaisuri
"Ayam geprek, permaisuri..." Jawab pengawal itu
"Geprek? Apa itu ayam geprek?" Tanya kaisar dan permaisuri bingung
"Hamba tidak tau yang mulia, hamba belum pernah melihat dan memakannya" jelas pengawal kaisar
"Aku jadi ingin mencobanya" jawab permaisuri dan kaisar yang tidak sengaja mengucapkan dengan bersamaan
Mereka tertawa kecil karena menginginkan masakan dari xianfei
__o0o__
Dari ratusan orang yang mengikuti sayembara untuk mengambil bunga edelwes hanya sisa 20 orang yang tersisa karena medan yang sangat sulit untuk menuju puncak gunung
Huo zi seorang pemuda yatim piatu berhasil mengambil bunga edelwes dari puncak gunung, meskipun badannya terluka tetapi dia bersikeras untuk menyelesaikannya dan dia segera ke istana untuk mengambil imbalan sekantong koin emas dari perdana mentri li
"Mohon maaf yang mulia kaisar, di depan ada seorang pemuda yang berhasil membawa bunga edelwes untuk nyonya li" ucap salah satu pengawal
"Bawa dia masuk. Dan kau beritahu perdana mentri li tentang ini" ucap kaisar
Pemuda itu pun dibawa masuk ke depan kamar nyonya li untuk bertemu perdana mentri li
KEDIAMAN NYONYA LI
"Tuan...seorang pemuda bernama huo zi berhasil mendapatkan obat untuk nyonya li" ucap pelayan istana
"Bawa dia kemari,dan kau ambilkan sekantong koin emas untuk pemuda itu" perintah perdana mentri li
Pemuda itu masuk dan memberi hormat kepada perdana mentri li
"Hamba menghadap tuan li,hamba telah berhasil mendapatkan bunga edelwes ini" ucap huo zi sambil menyerahkan bunga edelwes ke perdana mentri
"Syukurlah..terimaksih.. Dan ini imbalan untukmu anak muda" ucap perdana menti seraya menyerahkan sekantong koin emas untuk hou zi
"Terimaksih tuan" ucap huo zi yang kemudian undur diri meninggalkan kediaman
__ADS_1
"Tabib cepat obati istriku" perintah perdana mentri li.
"Baik tuan..akan kuusahakan yang terbaik" jawab tabib istana
Tabib istana segera membuat obat dari bunga edelwes dibantu dengan pelayannya.. Mereka merawat nyonya li sepanjang malam
KEDIAMAN ROUYAN
"Nona.. Seorang pemuda telah berhasil mendapatkan bunga edelwes untuk ibu nona" ucap pelayan rouyan yang menghampiri rouyan di dalam kamarnya
"Benarkah?? Syukurlah ibuku akan sembuh. Dan akan ku buat menderita si jalang itu" smirk rouyan
"Dimana si jalang itu berada?" Tanya rouyan
"Menjawab nona, nona tertua sedang berada dengan pangeran tian dan putra mahkota" jawab pelayan
"Apa?? Pangeran mahkota? Sialan..dasar jalang...dia selalu merebut apa yang seharusnya jadi milikku" marah rouyan
Rouyan sedang merencanakan sesuatu untuk mencelakai xianfei
KEDIAMAN XIANFEI
"Jangan marah xianfei..biarin kita disini yaaa" ucap pangeran tian
"Ihh... Buang tampang polosmu itu.." Jijik xianfei
"Benar..aku..ehh gue belum puas mabar ini" lanjut pangeran mahkota
Sambil terus mengotak atik benda persegi di tangannya
"lo tuh masih banyak kerjaan,balik sono ke kediaman lo" usir xianfei sambil menarik narik baju pangeran tian dan putra mahkota
"Gak mauu..!!!!" Ucap mereka kompak
"Yakkk...kalian ini mau kuhajar ha???" Amuk xianfei
"Hahaha..lo mau hajar gue? Gak takut tuh.."sombong pangeran mahkota
__ADS_1
"Yakkkk..." Xianfei langsung menarik tangan putra mahkota kebelakang dan membanting nya
Para pelayan dan pengawal segera berlarian untuk membantu pangeran mahkota berdiri
"Yang mulia putra mahkota" teriak pelayan dan pengawal
"Hahahha...dasar lemah" ejek xianfei
"yaaakk..bagaimana bisa kau membantingku? Seni beladiri dari mana itu? Kenapa aku tak perbah melihat" tanya pangeran mahkota
"Kepo...." Ucao xianfei yang lalu pergi meninggalkan pangeran mahkota dan pangeran tian yang masih terdiam karena kaget seorang gadis bisa menguasi teknik beladiri
"Adik...apakah kau tau jika xianfei bisa bela diri?" Tanya pangeran mahkota
"Tidak kakak... Adik baru tau jika xianfei bisa beladiri" jawab pangeran tian jujur
"Berapa banyak lagi rahasia yang kau sembunyikan xianfei?" Gumam pangeran mahkota
"Xianfei akan kembali ke kediaman perdana mentri li malam ini atau besok pagi?" Tanya putra mahkota
"Malam ini kak" jawab pangeran tian
"pelayan..cepat kau kembali ke kediaman xianfei, bilang jika dia akan kembali ke kediaman perdana mentri li besok pagi" titah pangeran mahkota
"Baik yang mulia putra mahkota" jawab pelayan
Pelayan putra mahkota segera menuju ke kediaman nona tertua perdana mentri li untuk memberi tahu titah pangeran mahkota
"Baiklah ayo pergi kak" ajak pangeran tian
"Ayo..aku lelah" jawab pangeran mahkota
Pangeran mahkota dan pangeran tian meninggalkan kediaman xianfei dan pergi ke kediaman masing masing
Yuhuuu.....author nongol lage ini..
Cinnnnntakuuu suciii... Satu hanya untuk dirimu.. Ku percaya padamu kasih...ku akan menunggumu...
__ADS_1
Hak...e hak...e hak.e...hak...e hak..e hak..e.... 💃💃💃💃